Minggu, 08 November 2026
20:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Kutu air

Kutu air

Bagikan:
Untuk penyakit kulit di kelamin (dan sela-sela jari), lihat Kutu air (penyakit).
Cladocera
250px-Daphnia_pulex.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daphnia pulex
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Subfilum:
Kelas:
Subkelas:
Ordo:
Cladocera

Latreille, 1829
Subordo
Artikel takson sembarang

Kutu air adalah sebutan awam bagi sejumlah krustasea kecil penghuni air. Kutu air bukan serangga dan tidak hidup sebagai parasit, sebagaimana banyak kutu yang hidup di luar air. Secara taksonomi, hewan yang disebut kutu air termasuk dalam genera Daphnia (paling umum), Cyclops, Bosmina, dan Diaptomus. Kutu air merupakan bagian dari Zooplankton.

Etimologi

Kutu Air dalam istilah ilmiahnya adalah "Cladocera" (cla•doc•er•an: klə-dðs◜ər-ən) yg berasal dari dua suku kata bahasa Bahasa Yunani Kuno yaitu κλάδος (kládos) yg berarti branch atau tanduk, dan κέρας (kéras) yg berarti horn atau tanduk.[1]

Fisik

Kutu air berukuran panjang kurang dari setengah milimeter, sebagian besar panjang mereka pada kisaran 02–60 mm (0,08–2,36 in), dengan pengecualian Leptodora, yg panjangnya dapat mencapai 18 mm (0,71 in) long.[2], dan pakannya adalah berbagai fitoplankton dan juga sisa-sisa makanan hewan lainnya (detritus).

Ekologi

250px-Evadne_spinifera.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Evadne spinifera, salah satu jenis dari beberapa spesies cladocera.

Sebagian besar Cladocera hidup di air tawar , dengan hanya delapan spesies yang benar-benar hewan lautan.[3] Spesies lautnya kesemuanya ada di dalam famili Podonidae, dengan pengecualian genus Penilia.[3] Beberapa cladocera menghuni daun yg berguguran (serasah daun).[4]

Konservasi

Beberapa spesies kutu air dianggap terancam punah. Beberapa spesies yang sudah dianggap sebagai rentan oleh IUCN. diantaranya adalah: Daphnia nivalis, Daphnia coronata, Daphnia occidentalis, dan Daphnia jollyi.

Catatan kaki

  1. ↑ (Inggris) "Cladoceran". Webster's II New College Dictionary (Edisi 3rd). Houghton Mifflin Harcourt. 2005. hlm. 211. ISBN 978-0-618-39601-6.
  2. ↑ L. Forró; N. M. Korovchinsky; A. A. Kotov; A. Petrusek (2008). "Global diversity of cladocerans (Cladocera; Crustacea) in freshwater" (PDF). Hydrobiologia. 595 (1): 177–184. doi:10.1007/s10750-007-9013-5. S2CID 45363782. DOI:10.1007/978-1-4020-8259-7_19
  3. 1 2 (Inggris) Denton Belk (2007). "Branchiopoda". Dalam Sol Felty Light; James T. Carlton (ed.). The Light and Smith Manual: Intertidal Invertebrates from Central California to Oregon [Invertebrata intermiten mulai dari California tengah sampai Oregon] (Edisi 4th). University of California Press. hlm. 414–417. ISBN 978-0-520-23939-5.
  4. ↑ (Inggris) Rubbo, Michael J., and Kiesecker (2004). "Leaf litter composition and community structure: translating regional species changes into local dynamics". Ecology. vol.85 (9): 2519–2525.{{cite journal}}: |volume= memiliki teks tambahanPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan