Rabu, 21 Oktober 2026
07:25 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Tuhan nasional

Bagikan:

Tuhan/dewa nasional adalah sebuah kelas ilahi penjaga yang mengkhususkan perhatian dalam perlindungan dan kebagian sebuah kelompok etnis (bangsa), dan para pemimpin kelompok tersebut. Ini ditahbiskan dengan figur penjaga lainnya seperti dewa keluarga yang bertanggung jawab untuk kebaikan klan atau profesi individual, atau dewa personal yang bertanggung jawab untuk kebaikan para individual. Peran-peran penjaga tersebut menjalankan fungsi yang sebuah keilahian lain miliki (kebijaksanaan, kesehatan, perang, dan lain-lain).

Tuhan/dewa nasional

Pada zaman kuno (dan beberapa masih berlanjut sampai sekarang), agama menjadi karakteristik budaya regional, bersama dengan bahasa, adat istiadat, tradisi, dll. Beberapa agama etnis tersebut meliputi tuhan/dewa dalam panteon mereka, seperti

Masa modern

Para misionaris Kristen berulang kali menafsirkan ulang Tuhan-Tuhan nasional dalam hal Allah Kristen. Kenyataan ini terefleksi dalam nama Tuhan pada berbagai bahasa dari suku bangsa yang di-Kristenisasi, seperti Shangdi atau Shen pada umat Kristen Tionghoa, Ngai pada sejumlah suku Kenya, Bathalang Maykapal untuk orang Tagalog di Filipina, dll.

Pada konteks modern, istilah "Tuhan nasional" ditujukan pada gereja-gereja nasional dalam Kekristenan. Tendensi ini "menasionalisasikan" Allah Kristen, khususnya dalam konteks gereja-gereja nasional yang sedang berperang melawan negara Kristen lainnya saat Perang Dunia II, yang dianggap bidah oleh Karl Barth.[2]

Referensi

  1. ↑ A Dictionary of Ancient Near Eastern Mythology
  2. ↑ Barth, Ethnics, ed. Braun, transl. Bromiley, New York, 1981, p. 305.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan