Sabtu, 10 Oktober 2026
07:16 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Tuberkulum genital

Tuberkulum genital

Bagikan:
Tuberkulum genital
330px-Human_genitalia_-_development_1.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tahap-tahap perkembangan organ kelamin luar pada pria dan wanita.
Rincian
PendahuluSomatopleura[1]
Bentuk lanjutanKlitoris atau penis
SistemSistem reproduksi
Pengidentifikasi
Bahasa Latintuberculum phallicum; tuberculum genitale
TEgenital_by_E5.7.4.0.1.0.1 E5.7.4.0.1.0.1
Daftar istilah anatomi

Tuberkulum genital, tuberkulum falus, struktur klitorofalus,[2] atau cukup disebut falus, adalah massa jaringan yang terbentuk dalam perkembangan sistem reproduksi amniota.[3] Struktur ini terbentuk di daerah ventral dan kaudal pada embrio mamalia dari kedua jenis kelamin, hingga akhirnya berkembang menjadi falus primordial. Pada janin manusia, tuberkulum genital berkembang sekitar minggu keempat gestasi, dan pada minggu kesembilan, sudah tampak jelas berkembang menjadi klitoris atau penis. Struktur ini tidak boleh dikelirukan dengan tuberkulum sinus, yang merupakan proliferasi endoderm yang diinduksi oleh saluran paramesonefrik. Bahkan setelah falus berkembang (baik sebagai batang penis maupun batang klitoris),[4] istilah tuberkulum genital tetap digunakan, tetapi hanya merujuk pada bagian ujung terminalnya,[5] yang berkembang menjadi glans penis atau glans klitoridis.

Dalam perkembangan janin laki-laki, kedua sisi tuberkulum saling mendekat secara ventral membentuk tabung berongga yang melapisi uretra laki-laki. Kedua sayap glans menyatu di garis tengah membentuk septum glandis.[6] Pada janin perempuan, tuberkulum menempel pada lipatan vestibulum yang tetap terpisah, membentuk labia minora dan vestibulum vagina di antaranya.[7] Tuberkulum genital peka terhadap dihidrotestosteron dan kaya akan 5-alfa-reduktase, sehingga jumlah testosteron janin yang ada setelah bulan kedua menjadi penentu utama ukuran falus saat lahir.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Netter, Frank H.; Cochard, Larry R. (2002). Netter's Atlas of human embryology. Teterboro, N.J: Icon Learning Systems. hlm. 159. ISBN 0-914168-99-1.
  2. ↑ Skinner, Michael K. (2018). Encyclopedia of Reproduction: Volume 1. Elsevier Science. hlm. 445. ISBN 978-0-12815-145-7.
  3. ↑ Prum, Richard O. (2023). Performance All the Way Down: Genes, Development, and Sexual Difference. University of Chicago Press. hlm. 219. ISBN 978-0-22682-978-4.
  4. ↑ Netter, Frank (2022). Netter Atlas of Human Anatomy: Classic Regional Approach - Ebook. Elsevier Health Sciences. hlm. 194. ISBN 978-0-32379-375-9. Diakses tanggal Oktober 9, 2023.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Urogenital Development - External Genitalia 24 of 28". Units of Embryo Images. UNC School of Medicine. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Apr 11, 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Joseph, Diya B.; Vezina, Chad M. (2018), "Male Reproductive Tract: Development Overview", Encyclopedia of Reproduction (dalam bahasa Inggris), Elsevier, hlm. 248–255, doi:10.1016/B978-0-12-801238-3.64366-0, ISBN 9780128151457, diakses tanggal 2023-01-04
  7. ↑ Baskin, Laurence; Shen, Joel; Sinclair, Adriane; Cao, Mei; Liu, Xin; Liu, Ge; Isaacson, Dylan; Overland, Maya; Li, Yi; Cunha, Gerald R. (2018). "Development of the human penis and clitoris". Differentiation; Research in Biological Diversity. 103: 74–85. doi:10.1016/j.diff.2018.08.001. ISSN 1432-0436. PMC 6234061. PMID 30249413.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan