Senin, 28 September 2026
17:22 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Trikiasis

Trikiasis
SpesialisasiOftalmologi Sunting ini di Wikidata

Trikiasis adalah sebuah istilah medis yang mengacu kepada bulu mata dengan posisi yang tidak normal dan tumbuh ke belakang ke arah mata, sehingga menyentuh kornea dan mengakibatkan iritasi. Hal ini dapat disebabkan oleh infeksi, radang, kondisi autoimun, faktor turunan, agenesis kelopak mata, dan trauma fisik seperti luka di kelopak mata. Trikiasis sering kali disebabkan oleh infeksi trakoma yang berulang kali terjadi.[1]

Kondisi ini umumnya ditangani dengan mengeluarkan atau menghancurkan bulu mata yang tidak normal melalui elektrologi, laser khusus, atau operasi. Namun, masalah ini bisa kembali muncul beberapa minggu saat bulu matanya tumbuh kembali.

Referensi

  1. ↑ Rabiu M, Alhassan MB, Ejere HOD, Evans JR (2012). "Environmental sanitary interventions for preventing active trachoma". Cochrane Database Syst Rev. 2: CD004003. doi:10.1002/14651858.CD004003.PUB4. PMC 4422499. PMID 22336798.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Kelopak mata
Inflamasi
Bulu mata
Aparatus lakrimalis
Orbita
Konjungtiva
Tunika fibrosa
Sklera
Kornea
Tunika vaskuler
Koroid
Lensa
Retina
Lain-lain
Saraf optik
Diskus optikus
Neuropati optik
Strabismus
Otot ekstraokuler
Penglihatan binokuler
Akomodasi
Strabismus paralitik
kelumpuhan
Strabismus lainnya
Binokuler lainnya
Refraksi
Gangguan penglihatan
Kebutaan
Anopsia
subyektif
Pupil
Lainnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan