Kamis, 01 Oktober 2026
11:39 WIB
TERKINI
Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama

Fotofobia

gangguan pada mata

Bagikan:
Photophobia
SpesialisasiNeurologi, Psikiatri

Fotofobia adalah rasa takut abnormal pada cahaya.[1] Fotofobia dapat menyebabkan mata menjadi sakit bahkan dalam kondisi cahaya yang relatif rendah.[2] Fotofobia adalah gejala yang sangat umum ketika terjadi migrain dan fotobia sebenarnya merupakan salah satu kriteria yang digunakan untuk mendiagnosis terjadinya migrain.[3] Namun, beberapa orang mengalami fotofobia setiap hari. Selain itu, fotobia juga terjadi pada orang yang albino.[1]

Penyebab fotofobia

  • Iritis atau uveitis (peradangan di dalam mata yang sudah akut)[2]
  • Nyeri di bagian kornea, iris atau di belakang mata[3]
  • Luka bakar di mata[2]
  • Abrasi kornea[2]
  • Kondisi neurologis, seperti tumor hipofisis dan meningitis (radang pada selaput otak)[3]
  • Obat-obatan (amfetamin, atropin, kokain, cyclopentolate, idoxuridine, phenylephrine, skopolamin, trifluridine, tropikamid dan vidarabine)[2]
  • Pemakaian lensa kontak yang berlebihan atau pemakaian lensa kontak yang dipasang dengan buruk[2]
  • Penyakit mata, cedera atau infeksi (seperti chalazion, episkleritis dan glaukoma)[2]
  • Mata kering[3]
  • Migrain[2][3]
  • Blepharospasm (gangguan gerakan yang menyebabkan mata sering berkedip)[3]

Referensi

  1. 1 2 Ichtiar Baru Van Hoeve; Hasan Shadily. Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7. Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Inggris) "Photophobia". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-07-05. Diakses tanggal 2 Juni 2014.
  3. 1 2 3 4 5 6 (Inggris)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan