Minggu, 01 November 2026
16:57 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Tipat cantok

Tipat cantok

salah satu jenis hidangan nasi

Bagikan:
Tipat
250px-Tipat_Cantok_3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tipat cantok
SajianJajanan
Tempat asalIndonesia
DaerahBali,Denpasar
Suhu penyajianSuhu ruang
Bahan utamaKetupat dan sayuran disajikan dengan bumbu kacang

Tipat cantok merupakan salah satu makanan khas Denpasar yang terbuat dari sayuran rebus dan ketupat serta disajikan dengan bumbu kacang. Dalam bahasa Bali, tipat memiliki pengertian "ketupat" dan cantok memiliki pengertian "diuleg/ dihaluskan dengan cobek". Sayuran yang digunakan pada umumnya adalah kacang panjang, tauge, dan kangkung.[1] Makanan ini ikut berperan dalam mengembangkan pariwisata dan perekonomian di Bali.[2][3]

  • Tipat cantok
  • Tipat cantok di restoran
    Tipat cantok di restoran
  • Tipat cantok di warung sederhana
    Tipat cantok di warung sederhana

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Destriyana. 7 Desember 2012. Merdeka, Tipat cantok, sajian ketupat ala Bali.
  2. ↑ I Nyoman Darma Putra. 2014. Empat Srikandi Kuliner Bali: Peran Perempuan dalam Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan. Makalah disampaikan dalam seminar Pariwisata Berkelanjutan, program Doktor (S-3) Kajian Pariwisata, Pascasarjana Universitas Udayana, Denpasar, 2 Mei 2013. JUMPA 1 (1): 65-94.
  3. ↑ I.A. Trisna Eka Putri, A. Sri Sulistyawati, F. Maharani Suark, dan N. M. Ariani. 2013. Pengembangan Makanan Khas Bali sebagai Wisata Kuliner (Culinary Tourism) di Desa Sebatu Kecamatan Tegalalang Gianyar. Udayana Mengabdi 12 (1): 10-12. ISSN: 1412-0925.


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan atau minuman Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan