Senin, 28 September 2026
15:09 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan

Thomas Americo

Thomas Americo
Data diri
Nama asliThomas Americo
KelasSuper Lightweight
Kebangsaan Indonesia
Lahir(1958-12-24)24 Desember 1958
Bobonaro, Timor Portugis
Meninggal7 September 1999(1999-09-07) (umur 40)
Dili, Timor Timur
Catatan pertandingan
Total tanding15
Menang8
Kalah6
Imbang1

Thomas Americo (24 Desember 1958 – 7 September 1999) adalah petinju amatir asal Timor Timur (kini Timor Leste). Ia dilahirkan oleh seorang perempuan dari suku Tetun, penduduk asli Timor Timur. Ayahnya Mamel Borgis berasal dari Angola. Thomas tidak pernah mengenal ayahya karena semenjak dalam kandungan ayahnya telah kembali ke Angola. Thomas diangkat anak oleh Killin Sidabalok, seorang laki-laki kelahiran Pulau Samosir dan berpangkat kapten TNI-AD. Ia dibawa oleh Killin Sidabalok ke Malang, Jawa Timur pada tahun 1976 dan diserahkan ke sasana arek Malang.

Thomas Americo dikenal dengan nama panggilan Jimmy. Ia tidak pernah sempat menamatkan pendidikan SD-nya. Ketika terjadi pergolakan di Tim-Tim, ia menggabungkan diri dengan Tenaga Bantuan Operasi yang bertugas mengangkut perbekalan.

Setelah lima bulan berlatih di sasana tinju Sucipto Murni di Sasana Arek Malang, Jimmy naik ring melawan Key Siong dari sasana Sawunggaling. Jimmy menang dan menerima bayaran Rp 6.000.

Jimmy pun sempat bergabung dengan sasana tinju di Jakarta, yaitu Sasana Waringin, Jakarta (1978), tetapi ia tidak betah, Jimmy kembali lagi ke Malang. Ia memilih Sasana Gajayana, asuhan Wali kota Sugiyono. Satu tahun kemudian, yaitu pada tahun 1979 ia mengalahkan Wongso Suseno. Wongso Suseno adalah petinju Indonesia pertama yang menjadi juara Orien Pacific Boxing Federation (OPBF).

Setelah berkali-kali mendapatkan kemenangan demi kemenangan, Thomas semakin terkenal. Nama Thomas Americo semakin menjulang setelah ia berhasil merebut gelar juara OPBF, untuk kelas welter ringan di Gedung Go Skate, Surabaya 1980, Thomas Americo berhasil memukul KO juara sebelumnya, yakni Sang Mo Koo, seorang petinju yang berasal dari Korea Selatan. Saat itu Thomas menerima Rp 6 juta, sebuah bayaran tertinggi petinju prof Indonesia ketika itu.

Sebelum mengalahkan Sang Mo Koo, Thomas mengalahkan Mike de Guzman, seorang petinju dari Filipina dan Eddi Button petinju dari Australia. Thomas mendapatkan gelar kampium OPBF, di mana ia memiliki kesempatan terbuka untuk menantang juara dunia.[1]

Referensi

  1. ↑ TEMPO, Majalah Berita Mingguan (1983). Apa & Siapa sejumlah orang Indonesia 1983 - 1984. Jakarta: P.T. Grafiti Pers.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan