Dalam matematika, Teorema Midy, dinamai dari ahli matematika Prancis E. Midy,[1] adalah sebuah pernyataan tentang ekspansi desimal dari pecahan a/p di mana p adalah suatu bilangan prima dan a/p memiliki bilangan desimal berulang dengan periode genap (barisan A028416 pada OEIS). Jika periode dari representasi desimal a/p adalah 2n, sehingga
a
p
=
0.
a
1
a
2
a
3
…
a
n
a
n
+
1
…
a
2
n
¯
{\displaystyle {\frac {a}{p}}=0.{\overline {a_{1}a_{2}a_{3}\dots a_{n}a_{n+1}\dots a_{2n}}}}
maka digit pada paruh kedua dari periode desimal berulang merupakan komplemen 9 dari digit yang bersesuaian pada paruh pertamanya. Dengan kata lain,
a
i
+
a
i
+
n
=
9
{\displaystyle a_{i}+a_{i+n}=9}
a
1
…
a
n
+
a
n
+
1
…
a
2
n
=
10
n
−
1.
{\displaystyle a_{1}\dots a_{n}+a_{n+1}\dots a_{2n}=10^{n}-1.}
Sebagai contoh,
1
13
=
0.
076923
¯
dan
076
+
923
=
999.
{\displaystyle {\frac {1}{13}}=0.{\overline {076923}}{\text{ dan }}076+923=999.}
1
17
=
0.
0588235294117647
¯
dan
05882352
+
94117647
=
99999999.
{\displaystyle {\frac {1}{17}}=0.{\overline {0588235294117647}}{\text{ dan }}05882352+94117647=99999999.}
Teorema Midy yang diperluas
Jika k adalah suatu pembagi dari h (di mana h adalah banyaknya digit periode dari ekspansi desimal a/p (di mana p kembali merupakan bilangan prima)), maka teorema Midy dapat digeneralisasi sebagai berikut. Teorema Midy yang diperluas[2] menyatakan bahwa jika bagian berulang dari ekspansi desimal a/p dibagi menjadi angka-angka yang masing-masing terdiri dari k digit, maka jumlahnya merupakan kelipatan dari 10k – 1.
Sebagai contoh,
1
19
=
0.
052631578947368421
¯
{\displaystyle {\frac {1}{19}}=0.{\overline {052631578947368421}}}
memiliki periode 18. Membagi bagian berulang menjadi angka-angka 6 digit dan menjumlahkannya menghasilkan
052631
+
578947
+
368421
=
999999.
{\displaystyle 052631+578947+368421=999999.}
Demikian pula, membaginya menjadi angka-angka 3 digit dan menjumlahkannya menghasilkan
052
+
631
+
578
+
947
+
368
+
421
=
2997
=
3
×
999.
{\displaystyle 052+631+578+947+368+421=2997=3\times 999.}
Teorema Midy pada basis lain
Teorema Midy dan perluasannya tidak bergantung pada sifat khusus ekspansi desimal, melainkan bekerja sama baiknya pada basis b apa pun, asalkan kita mengganti 10k – 1 dengan bk – 1 dan melakukan penjumlahan dalam basis b.
Sebagai contoh, dalam oktal
1
19
=
0.
032745
¯
8
032
8
+
745
8
=
777
8
03
8
+
27
8
+
45
8
=
77
8
.
{\displaystyle {\begin{aligned}&{\frac {1}{19}}=0.{\overline {032745}}_{8}\\[8pt]&032_{8}+745_{8}=777_{8}\\[8pt]&03_{8}+27_{8}+45_{8}=77_{8}.\end{aligned}}}
Dalam dozenal (menggunakan dua dan tiga terbalik untuk sepuluh dan sebelas)
-
1
19
=
0.
076
E
45
¯
∗
12
[
8
p
t
]
076
∗
12
+
E
45
12
=
E
E
E
∗
12
[
8
p
t
]
07
∗
12
+
6
E
∗
12
+
45
∗
12
=
E
E
12
{\displaystyle {\begin{aligned}&{\frac {1}{19}}=0.{\overline {076{\mathcal {E}}45}}*{12}[8pt]&076*{12}+{\mathcal {E}}45_{12}={\mathcal {EEE}}*{12}[8pt]&07*{12}+6{\mathcal {E}}*{12}+45*{12}={\mathcal {EE}}_{12}\end{aligned}}}
Pembuktian Teorema Midy
Pembuktian singkat dari teorema Midy dapat diberikan menggunakan hasil dari teori grup. Namun, teorema Midy juga dapat dibuktikan menggunakan aljabar elementer dan aritmetika modular:
Misalkan p bilangan prima dan a/p pecahan antara 0 dan 1. Misalkan ekspansi a/p pada basis b memiliki periode ℓ, sehingga
a
p
=
[
0.
a
1
a
2
…
a
ℓ
¯
]
b
⇒
a
p
b
ℓ
=
[
a
1
a
2
…
a
ℓ
.
a
1
a
2
…
a
ℓ
¯
]
b
⇒
a
p
b
ℓ
=
N
+
[
0.
a
1
a
2
…
a
ℓ
¯
]
b
=
N
+
a
p
⇒
a
p
=
N
b
ℓ
−
1
{\displaystyle {\begin{aligned}&{\frac {a}{p}}=[0.{\overline {a_{1}a_{2}\dots a_{\ell }}}]_{b}\\[6pt]&\Rightarrow {\frac {a}{p}}b^{\ell }=[a_{1}a_{2}\dots a_{\ell }.{\overline {a_{1}a_{2}\dots a_{\ell }}}]_{b}\\[6pt]&\Rightarrow {\frac {a}{p}}b^{\ell }=N+[0.{\overline {a_{1}a_{2}\dots a_{\ell }}}]_{b}=N+{\frac {a}{p}}\\[6pt]&\Rightarrow {\frac {a}{p}}={\frac {N}{b^{\ell }-1}}\end{aligned}}}
di mana N adalah bilangan bulat yang ekspansinya dalam basis b adalah string a1a2...aℓ.
Perhatikan bahwa bℓ – 1 merupakan kelipatan p karena (bℓ – 1)a/p adalah bilangan bulat. Juga bn – 1 bukan kelipatan p untuk nilai n yang lebih kecil dari ℓ, karena jika tidak periode berulang dari a/p akan kurang dari ℓ.
Sekarang misalkan ℓ = hk. Maka bℓ – 1 merupakan kelipatan dari bk – 1. (Untuk melihat ini, gantikan x untuk bk; maka bℓ = xh dan x – 1 adalah faktor dari xh – 1.) Misalkan bℓ – 1 = m(bk – 1), sehingga
a
p
=
N
m
(
b
k
−
1
)
.
{\displaystyle {\frac {a}{p}}={\frac {N}{m(b^{k}-1)}}.}
Tetapi bℓ – 1 merupakan kelipatan p; bk – 1 **bukan** kelipatan p (karena k kurang dari ℓ ); dan p prima; sehingga m harus merupakan kelipatan p dan
a
m
p
=
N
b
k
−
1
{\displaystyle {\frac {am}{p}}={\frac {N}{b^{k}-1}}}
adalah bilangan bulat. Dengan kata lain,
N
≡
0
(
mod
b
k
−
1
)
.
{\displaystyle N\equiv 0{\pmod {b^{k}-1}}.}
Sekarang bagi string a1a2...aℓ menjadi h bagian sama panjang k, dan biarkan ini merepresentasikan bilangan bulat N0...Nh–1 dalam basis b, sehingga
N
h
−
1
=
[
a
1
…
a
k
]
b
N
h
−
2
=
[
a
k
+
1
…
a
2
k
]
b
⋮
N
0
=
[
a
l
−
k
+
1
…
a
l
]
b
{\displaystyle {\begin{aligned}N_{h-1}&=[a_{1}\dots a_{k}]_{b}\\N_{h-2}&=[a_{k+1}\dots a_{2k}]_{b}\\&{}\ \ \vdots \\N_{0}&=[a_{l-k+1}\dots a_{l}]_{b}\end{aligned}}}
Untuk membuktikan teorema Midy yang diperluas pada basis b, kita harus menunjukkan bahwa jumlah dari h bilangan Ni merupakan kelipatan dari bk – 1.
Karena bk kongruen dengan 1 modulo bk – 1, maka setiap pangkat bk juga kongruen dengan 1 modulo bk – 1. Maka
N
=
∑
i
=
0
h
−
1
N
i
b
i
k
=
∑
i
=
0
h
−
1
N
i
(
b
k
)
i
{\displaystyle N=\sum _{i=0}^{h-1}N_{i}b^{ik}=\sum _{i=0}^{h-1}N_{i}(b^{k})^{i}}
⇒
N
≡
∑
i
=
0
h
−
1
N
i
(
mod
b
k
−
1
)
{\displaystyle \Rightarrow N\equiv \sum _{i=0}^{h-1}N_{i}{\pmod {b^{k}-1}}}
⇒
∑
i
=
0
h
−
1
N
i
≡
0
(
mod
b
k
−
1
)
{\displaystyle \Rightarrow \sum _{i=0}^{h-1}N_{i}\equiv 0{\pmod {b^{k}-1}}}
yang membuktikan teorema Midy yang diperluas di basis b.
Untuk membuktikan teorema Midy yang asli, ambil kasus khusus di mana h = 2. Perhatikan bahwa N0 dan N1 keduanya direpresentasikan oleh string k digit pada basis b, sehingga keduanya memenuhi
0
≤
N
i
≤
b
k
−
1.
{\displaystyle 0\leq N_{i}\leq b^{k}-1.}
N0 dan N1 tidak mungkin keduanya sama dengan 0 (jika tidak a/p = 0) dan tidak mungkin keduanya sama dengan bk – 1 (jika tidak a/p = 1), sehingga
0
<
N
0
+
N
1
<
2
(
b
k
−
1
)
{\displaystyle 0<N_{0}+N_{1}<2(b^{k}-1)}
dan karena N0 + N1 adalah kelipatan dari bk – 1, maka dapat disimpulkan bahwa
N
0
+
N
1
=
b
k
−
1.
{\displaystyle N_{0}+N_{1}=b^{k}-1.}
Korolari
Dari hal di atas,
a
m
p
{\displaystyle {\frac {am}{p}}}
adalah bilangan bulat
Maka
m
≡
0
(
mod
p
)
{\displaystyle m\equiv 0{\pmod {p}}}
Dan untuk
k
=
ℓ
2
{\displaystyle k={\frac {\ell }{2}}}
b
ℓ
/
2
+
1
≡
0
(
mod
p
)
{\displaystyle b^{\ell /2}+1\equiv 0{\pmod {p}}}
Untuk
k
=
ℓ
3
{\displaystyle k={\frac {\ell }{3}}}
dan merupakan bilangan bulat
b
2
ℓ
/
3
+
b
ℓ
/
3
+
1
≡
0
(
mod
p
)
{\displaystyle b^{2\ell /3}+b^{\ell /3}+1\equiv 0{\pmod {p}}}
dan seterusnya.
Referensi
- ↑ Leavitt, William G. (Juni 1967). "A Theorem on Repeating Decimals". The American Mathematical Monthly. 74 (6). Mathematical Association of America: 669–673. doi:10.2307/2314251. JSTOR 2314251. MR 0211949.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Bassam Abdul-Baki, Extended Midy's Theorem, 2005.
Sumber
- Rademacher, H. dan Toeplitz, O. The Enjoyment of Mathematics: Selections from Mathematics for the Amateur. Princeton, NJ: Princeton University Press, hlm. 158–160, 1957. MR0081844
- E. Midy, "De Quelques Propriétés des Nombres et des Fractions Décimales Périodiques". College of Nantes, France: 1836.
- Ross, Kenneth A. "Repeating decimals: a period piece". Math. Mag. 83 (2010), no. 1, 33–45. MR2598778
Pranala luar
- (Inggris)Weisstein, Eric W. "Midy's Theorem". MathWorld.