Dalam aljabar, teorema faktor adalah teorema yang menghubungkan faktor-faktor dari suatu polinomial dengan nilai dari akar-akarnya. Lebih tepatnya, jika
f
(
x
)
{\displaystyle f(x)}
merupakan polinomial univariat, maka
(
x
−
a
)
{\displaystyle (x-a)}
merupakan faktor dari
f
(
x
)
{\displaystyle f(x)}
jika dan hanya jika nilai
f
(
a
)
=
0
{\displaystyle f(a)=0}
(atau dengan kata lain,
a
{\displaystyle a}
merupakan akar dari polinomial
f
{\displaystyle f}
). Teorema ini adalah kasus khusus dari teorema sisa polinomial.[1][2]
Teorema ini berasal dari sifat dasar operasi penjumlahan dan perkalian. Dengan demikian, teorema faktor juga berlaku ketika elemen
a
{\displaystyle a}
dan setiap koefisien dari
f
(
x
)
{\displaystyle f(x)}
merupakan anggota dari sembarang gelanggang komutatif, tidak hanya lapangan.
Faktorisasi polinomial
Dua masalah yang sering melibatkan teorema faktor ialah pemfaktoran polinomial dan pencarian nilai akar dari suatu persamaan polinomial; teorema faktor mengakibatkan bahwa kedua masalah ini pada dasarnya setara.
Teorema faktor juga digunakan untuk menyingkirkan nilai-nilai akar yang telah diketahui dari polinomial yang diberikan, sembari membiarkan nilai-nilai akar yang belum diketahui, sehingga menghasilkan polinomial berderajat lebih rendah yang nilai-nilai akarnya mungkin saja lebih mudah untuk dicari. Secara umum, metodenya ialah sebagai berikut:[3]
- Dengan menggunakan teorema akar rasional, tentukan kandidat nilai akar
a
{\displaystyle a}
dari polinomial f ( x ) {\displaystyle f(x)}
berdasarkan koefisien utamanya (yaitu a n {\displaystyle a_{n}}
) serta suku konstantanya (yaitu a 0 {\displaystyle a_{0}}
).
- Gunakan teorema faktor untuk menyimpulkan bahwa
(
x
−
a
)
{\displaystyle (x-a)}
merupakan faktor dari f ( x ) {\displaystyle f(x)}
.
- Carilah polinomial
g
(
x
)
=
f
(
x
)
x
−
a
{\displaystyle g(x)={\dfrac {f(x)}{x-a}}}
dengan menggunakan pembagian bersusun atau pembagian sintetik.
- Simpulkan bahwa setiap nilai akar
x
≠
a
{\displaystyle x\neq a}
dari f ( x ) {\displaystyle f(x)}
juga merupakan akar dari g ( x ) {\displaystyle g(x)}
. Oleh karena derajat polinomial g {\displaystyle g}
ialah satu kurangnya dari derajat polinomial f {\displaystyle f}
, maka lebih "sederhana" untuk mencari nilai-nilai akar yang tersisa dengan meninjau polinomial g ( x ) {\displaystyle g(x)}
.
Proses ini dilanjutkan hingga polinomial
f
{\displaystyle f}
terfaktorkan sepenuhnya, dimana semua faktornya taktereduksi pada
R
[
x
]
{\displaystyle \mathbb {R} [x]}
atau
C
[
x
]
{\displaystyle \mathbb {C} [x]}
.
Contoh
Untuk mencari faktor-faktor dari
p
(
x
)
=
x
3
+
7
x
2
+
8
x
+
2
{\displaystyle p(x)=x^{3}+7x^{2}+8x+2}
, perhatikan bahwa konstanta pada
p
(
x
)
{\displaystyle p(x)}
ialah 2 sedangkan koefisien utamanya ialah 1, sehingga berdasarkan teorema akar rasional, terdapat 4 kandidat akar rasional dari
p
(
x
)
{\displaystyle p(x)}
, yaitu
±
1
{\displaystyle \pm 1}
dan
±
2
{\displaystyle \pm 2}
. Setelah melalui proses coba-coba, maka diperoleh
−
1
{\displaystyle -1}
sebagai akar dari polinomial
p
(
x
)
{\displaystyle p(x)}
:
p
(
−
1
)
=
(
−
1
)
3
+
7
(
−
1
)
2
+
8
(
−
1
)
+
2
=
−
1
+
7
−
8
+
2
=
0
{\displaystyle p(-1)=(-1)^{3}+7(-1)^{2}+8(-1)+2=-1+7-8+2=0}
Akibatnya,
(
x
−
(
−
1
)
)
{\displaystyle (x-(-1))}
(atau
(
x
+
1
)
{\displaystyle (x+1)}
) merupakan faktor dari
p
(
x
)
{\displaystyle p(x)}
. Dengan membagi
p
(
x
)
{\displaystyle p(x)}
oleh
(
x
−
1
)
{\displaystyle (x-1)}
, maka diperoleh polinomial
x
2
+
6
x
+
2
{\displaystyle x^{2}+6x+2}
, sehingga dapat disimpulkan bahwa
p
(
x
)
=
(
x
2
+
6
x
+
2
)
(
x
+
1
)
{\displaystyle p(x)=(x^{2}+6x+2)(x+1)}
Faktor kuadrat dari
p
(
x
)
{\displaystyle p(x)}
dapat difaktorkan lebih lanjut dengan menggunakan rumus kuadrat, yang menghasilkan akar-akar kuadrat
−
3
±
7
{\displaystyle -3\pm {\sqrt {7}}}
. Dengan demikian, tiga faktor linier dari
p
(
x
)
{\displaystyle p(x)}
ialah
x
+
1
{\displaystyle x+1}
,
x
−
(
−
3
+
7
)
{\displaystyle x-(-3+{\sqrt {7}})}
, dan
x
−
(
−
3
−
7
)
{\displaystyle x-(-3-{\sqrt {7}})}
.
Bukti
Terdapat beberapa cara untuk membuktikan teorema faktor.
Jika
x
−
a
{\displaystyle x-a}
merupakan faktor dari
f
(
x
)
{\displaystyle f(x)}
, maka jelas bahwa
f
(
a
)
=
0
{\displaystyle f(a)=0}
, sehingga semua pembuktian berikut akan membahas bagian kedua dari teorema faktor.
Bukti 1
Pertama, akan ditunjukkan bahwa teorema faktor berlaku untuk kasus
a
=
0
{\displaystyle a=0}
. Dengan kata lain, akan ditunjukkan bahwa untuk setiap polinomial
f
(
x
)
{\displaystyle f(x)}
dengan
f
(
0
)
=
0
{\displaystyle f(0)=0}
, maka terdapat suatu polinomial
g
(
x
)
{\displaystyle g(x)}
sedemikian sehingga
f
(
x
)
=
x
⋅
g
(
x
)
{\displaystyle f(x)=x\cdot g(x)}
. Diketahui bahwa
f
(
x
)
{\displaystyle f(x)}
adalah suatu polinomial, maka
f
{\displaystyle f}
memiliki bentuk umum
f
(
x
)
=
c
0
+
c
1
x
+
c
2
x
2
+
c
3
x
3
+
…
+
c
n
x
n
{\displaystyle f(x)=c_{0}+c_{1}x+c_{2}x^{2}+c_{3}x^{3}+\ldots +c_{n}x^{n}}
Berdasarkan bentuk umum tersebut, perhatikan bahwa
f
(
0
)
=
c
0
{\displaystyle f(0)=c_{0}}
. Oleh karena
f
(
0
)
=
0
{\displaystyle f(0)=0}
, maka diperoleh
c
0
=
0
{\displaystyle c_{0}=0}
. Akibatnya, diperoleh
f
(
x
)
=
c
0
+
c
1
x
+
c
2
x
2
+
c
3
x
3
+
…
+
c
n
x
n
=
c
1
x
+
c
2
x
2
+
c
3
x
3
+
…
+
c
n
x
n
=
x
(
c
1
+
c
2
x
+
c
3
x
2
+
…
+
c
n
x
n
−
1
)
{\displaystyle {\begin{aligned}f(x)&=c_{0}+c_{1}x+c_{2}x^{2}+c_{3}x^{3}+\ldots +c_{n}x^{n}\\&=c_{1}x+c_{2}x^{2}+c_{3}x^{3}+\ldots +c_{n}x^{n}\\&=x\left(c_{1}+c_{2}x+c_{3}x^{2}+\ldots +c_{n}x^{n-1}\right)\end{aligned}}}
sehingga dengan memilih
g
(
x
)
{\displaystyle g(x)}
sebagai polinomial
c
1
+
c
2
x
+
c
3
x
2
+
…
+
c
n
x
n
−
1
{\displaystyle c_{1}+c_{2}x+c_{3}x^{2}+\ldots +c_{n}x^{n-1}}
, maka teorema faktor untuk kasus
a
=
0
{\displaystyle a=0}
terbukti benar.
Selanjutnya, akan dibuktikan teorema faktor untuk sembarang nilai
a
{\displaystyle a}
dengan memanfaatkan kebenaran kasus
a
=
0
{\displaystyle a=0}
. Diketahui bahwa
f
(
x
)
{\displaystyle f(x)}
adalah suatu polinomial dengan
f
(
a
)
=
0
{\displaystyle f(a)=0}
. Perhatikan bahwa polinomial
f
(
x
+
a
)
{\displaystyle f(x+a)}
memiliki akar di
x
=
0
{\displaystyle x=0}
. Berdasarkan kasus sebelumnya, maka terdapat suatu polinomial
h
(
x
)
{\displaystyle h(x)}
sedemikian sehingga
f
(
x
+
a
)
=
x
⋅
h
(
x
)
{\displaystyle f(x+a)=x\cdot h(x)}
. Akibatnya,
f
(
x
)
=
f
(
(
x
−
a
)
+
a
)
=
(
x
−
a
)
⋅
h
(
x
−
a
)
{\displaystyle f(x)=f((x-a)+a)=(x-a)\cdot h(x-a)}
Dengan kata lain, terbukti bahwa
(
x
−
a
)
{\displaystyle (x-a)}
merupakan faktor dari
f
(
x
)
{\displaystyle f(x)}
.
Bukti 2
Jika
R
{\displaystyle R}
adalah gelanggang komutatif, maka untuk sembarang
k
∈
N
{\displaystyle k\in \mathbb {N} }
dan untuk setiap
x
{\displaystyle x}
,
y
∈
R
{\displaystyle y\in R}
, berlaku identitas
x
k
−
y
k
=
(
x
−
y
)
(
x
k
−
1
+
x
k
−
2
y
+
x
k
−
3
y
2
+
…
+
x
2
y
k
−
3
+
x
y
k
−
2
+
y
k
−
1
)
{\displaystyle x^{k}-y^{k}=(x-y)\left(x^{k-1}+x^{k-2}y+x^{k-3}y^{2}+\ldots +x^{2}y^{k-3}+xy^{k-2}+y^{k-1}\right)}
Hal ini dapat dibuktikan dengan menjabarkan ruas kanan dari persamaan tersebut.
Diambil sembarang gelanggang komutatif
R
{\displaystyle R}
dan sembarang polinomial
f
(
x
)
∈
R
[
x
]
{\displaystyle f(x)\in R[x]}
. Oleh karena
f
(
x
)
{\displaystyle f(x)}
adalah polinomial, maka
f
(
x
)
{\displaystyle f(x)}
dapat dinyatakan sebagai
f
(
x
)
=
c
0
+
c
1
x
+
c
2
x
2
+
c
3
x
3
+
…
+
c
n
x
n
{\displaystyle f(x)=c_{0}+c_{1}x+c_{2}x^{2}+c_{3}x^{3}+\ldots +c_{n}x^{n}}
Diketahui bahwa
f
(
a
)
=
0
{\displaystyle f(a)=0}
. Akibatnya, didapatkan
f
(
x
)
=
c
0
+
c
1
x
+
c
2
x
2
+
c
3
x
3
+
…
+
c
n
x
n
f
(
a
)
=
c
0
+
c
1
a
+
c
2
a
2
+
c
3
a
3
+
…
+
c
n
a
n
−
f
(
x
)
−
f
(
a
)
=
0
+
c
1
(
x
−
a
)
+
c
2
(
x
2
−
a
2
)
+
c
3
(
x
3
−
a
3
)
+
…
+
c
n
(
x
n
−
a
n
)
{\displaystyle {\begin{array}{rccccccccccclcr}f(x)&=&c_{0}&+&c_{1}x&+&c_{2}x^{2}&+&c_{3}x^{3}&+&\ldots &+&c_{n}x^{n}&&\\f(a)&=&c_{0}&+&c_{1}a&+&c_{2}a^{2}&+&c_{3}a^{3}&+&\ldots &+&c_{n}a^{n}&&-\\\hline f(x)-f(a)&=&0&+&c_{1}(x-a)&+&c_{2}(x^{2}-a^{2})&+&c_{3}(x^{3}-a^{3})&+&\ldots &+&c_{n}(x^{n}-a^{n})\end{array}}}
Dengan menggunakan notasi Sigma serta identitas
x
k
−
y
k
{\displaystyle x^{k}-y^{k}}
yang telah dibahas sebelumnya, maka
f
(
x
)
−
f
(
a
)
=
∑
k
=
1
n
c
n
(
x
k
−
a
k
)
f
(
x
)
=
∑
k
=
1
n
c
n
(
x
−
a
)
(
x
k
−
1
+
x
k
−
2
a
+
x
k
−
3
a
2
+
…
+
x
2
a
k
−
3
+
x
a
k
−
2
+
a
k
−
1
)
=
(
x
−
a
)
⋅
∑
k
=
1
n
c
n
(
x
k
−
1
+
x
k
−
2
a
+
x
k
−
3
a
2
+
…
+
x
2
a
k
−
3
+
x
a
k
−
2
+
a
k
−
1
)
{\displaystyle {\begin{aligned}f(x)-f(a)&=\sum _{k\,=\,1}^{n}c_{n}(x^{k}-a^{k})\\f(x)&=\sum _{k\,=\,1}^{n}c_{n}(x-a)\left(x^{k-1}+x^{k-2}a+x^{k-3}a^{2}+\ldots +x^{2}a^{k-3}+xa^{k-2}+a^{k-1}\right)\\&=(x-a)\cdot \sum _{k\,=\,1}^{n}c_{n}(x^{k-1}+x^{k-2}a+x^{k-3}a^{2}+\ldots +x^{2}a^{k-3}+xa^{k-2}+a^{k-1})\end{aligned}}}
sehingga terbukti bahwa
(
x
−
a
)
{\displaystyle (x-a)}
merupakan faktor dari
f
(
x
)
{\displaystyle f(x)}
.
Bukti 3
Diberikan suatu polinomial
F
(
x
)
{\displaystyle F(x)}
sedemikian sehingga
F
(
a
)
=
0
{\displaystyle F(a)=0}
. Berdasarkan teorema pembagian polinomial, maka terdapat suatu polinomial
H
(
x
)
{\displaystyle H(x)}
dan
S
(
x
)
{\displaystyle S(x)}
sedemikian sehingga
F
(
x
)
=
(
x
−
a
)
⋅
H
(
x
)
+
S
(
x
)
{\displaystyle F(x)=(x-a)\cdot H(x)+S(x)}
dengan
deg
(
S
)
<
deg
(
x
−
a
)
{\displaystyle \deg(S)<\deg(x-a)}
. Oleh karena
deg
(
x
−
a
)
=
1
{\displaystyle \deg(x-a)=1}
, maka
S
{\displaystyle S}
merupakan suatu fungsi konstan. Dengan menyubstitusikan
x
=
a
{\displaystyle x=a}
ke persamaan di atas, perhatikan bahwa
F
(
a
)
=
S
(
a
)
{\displaystyle F(a)=S(a)}
. Diketahui bahwa
F
(
a
)
=
0
{\displaystyle F(a)=0}
dan
S
{\displaystyle S}
merupakan suatu fungsi konstan, maka didapatkan
S
(
x
)
=
0
{\displaystyle S(x)=0}
untuk setiap nilai
x
{\displaystyle x}
. Akibatnya,
F
(
x
)
=
(
x
−
a
)
⋅
H
(
x
)
{\displaystyle F(x)=(x-a)\cdot H(x)}
Pembagian bersisa di atas dapat dilakukan pada setiap gelanggang komutatif, sebab
(
x
−
a
)
{\displaystyle (x-a)}
merupakan polinomial monik, sehingga proses pembagian bersusun polinomialnya tidak melibatkan operasi pembagian pada koefisien-koefisien polinomialnya.
Referensi
- ↑ Sullivan, Michael (1996). Algebra and Trigonometry [Aljabar dan Trigonometri] (dalam bahasa Inggris). Prentice Hall. hlm. 381. ISBN 0-13-370149-2.
- ↑ Sehgal, V K; Gupta, Sonal (September 2009). Longman ICSE Mathematics Class 10 (dalam bahasa Inggris). Dorling Kindersley (India). hlm. 119. ISBN 978-81-317-2816-1.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Bansal, R. K. Comprehensive Mathematics IX (dalam bahasa Inggris). Laxmi Publications. hlm. 142. ISBN 81-7008-629-9..