Jumat, 16 Oktober 2026
13:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo

Tatanama trinomial

Bagikan:

Pada biologi, tatanama trinomial merujuk pada taksa di bawah pangkat spesies. Nama ini memiliki tiga bagian. Penggunaannya berbeda di zoologi dan botani.

Pada zoologi

Artikel utama: trinomen

Untuk hewan, nama ilmiah diatur oleh Peraturan Internasional bagi Tata Nama Zoologi. Hanya satu peringkat yang diizinkan di bawah peringkat spesies: subspesies. Sebagai contoh, Buteo jamaicensis borealis adalah salah satu subspesies dari spesies elang berekor merah, Buteo jamaicensis.

Pada botani

Artikel utama: nama infraspesifik

Untuk alga, jamur, tanaman, dan fosil mereka, ada jumlah peringkat infraspesifik yang tidak ditentukan yang diizinkan di bawah tingkat spesies. Peringkat sekunder di bawah peringkat spesies adalah variasi dan bentuk, dan lebih banyak peringkat dapat dibuat dengan menggunakan awalan "sub" untuk membuat subspesies, subvariasi, dan subforma. Sangat jarang bentuk dibuat, seperti supersubspesies. Tidak semua pangkat ini diharuskan untuk dispesifikkan, contohnya, beberapa penulis memilih untuk membagi spesies tanaman ke subspesies, dan yang lain memilih variasi.[1]

Pangkat-pangkat ini merupakan bagian dari klasifikasi biologis, contohnya Corylopsis sinensis var. calvescens f. veitchiana adalah nama ornamental tanaman kebun.[2] Tetapi, sebuah nama tidak sama seperti klasifikasi, dan nama ini adalah trinomial dengan hanya tiga bagian,[3] dua bagian dari nama spesies tersebut Corylopsis sinensis, ditambah julukan bentuk veitchiana, untuk dinamai Corylopsis sinensis f. veitchiana.

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Hamilton, C.W.; Reichard, S.H. (1992). "Current practice in the use of subspecies, variety, and forma in the classification of wild plants". Taxon. 41 (3): 485–498. doi:10.2307/1222819. JSTOR 1222819.
  2. ↑ "Royal Horticultural Society Plant Selector". Diarsipkan dari asli tanggal 2019-12-14. Diakses tanggal 2019-06-29.
  3. ↑ McNeill, J.; Barrie, F.R.; Buck, W.R.; Demoulin, V.; Greuter, W.; Hawksworth, D.L.; Herendeen, P.S.; Knapp, S.; Marhold, K.; Prado, J.; Prud'homme Van Reine, W.F.; Smith, G.F.; Wiersema, J.H.; Turland, N.J. (2012). International Code of Nomenclature for algae, fungi, and plants (Melbourne Code) adopted by the Eighteenth International Botanical Congress Melbourne, Australia, July 2011. Vol. Regnum Vegetabile 154. A.R.G. Gantner Verlag KG. ISBN 978-3-87429-425-6. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-12-25. Diakses tanggal 2019-06-29. article 24.1
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan