Selasa, 20 Oktober 2026
06:11 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Tanah Angkola

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025)

Tanah Angkola (Surat Batak:ᯞᯮᯀᯖ᯲ ᯀᯰᯄ᯦ᯬᯞ, translit. Luat Angkola) adalah wilayah-wilayah yang termasuk ke dalam tanah ulayat marga-marga yang berkuasa di wilayah Tapanuli Bagian Selatan. Marga-marga tersebut tersebar di wilayah Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Padang Lawas Utara, Kabupaten Padang Lawas, dan sebagian Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Kabupaten Labuhan Batu, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Utara, dan Kabupaten Mandailing Natal. Adapun marga-marga tersebut adalah Siregar (Silo, Sormin, Baumi, Dongoran, Sigurda, Salak, Sijoman, Datupatna, Pahu, Silali, Ritonga, dan Siagian), Harahap, Hasibuan, Rambe, Dalimunthe, Daulay, Hutasuhut, Dasopang, Pulungan, dan Sitorus Pane. Marga-marga tersebut berkuasa di daerah-daerah sebagai berikut:

  1. Siregar Dongoran, berkuasa atas daerah Sipirok, Saipar Dolok Hole, Mandala Sena, di Tapanuli Selatan, kecamatan Simangumban, dan Pahae Julu, Pahae Jae, Garoga, di Tapanuli Utara dan Hajoran, Batu Gana, dan beberapa daerah lainnya di Padang Lawas Utara. Dongoran di Sipirok kemudian membentuk sebuah konfederasi kerajaan yang disebut Harajaon Natolu yang terdiri atas 3 kerajaan, yaitu Sipirok Godang, Parausorat, dan Baringin.
  2. Siregar Baumi, berkuasa atas daerah kecamatan Marancar, Tapanuli Selatan dan wilayah-wilayah di kaki gunung Lubuk Raya, Tapanuli Selatan.
  3. Siregar Silali, berkuasa atas daerah kecamatan Pinangsori, Tapanuli Tengah dan daerah di sekitarnya.
  4. Ritonga, berkuasa atas daerah kecamatan Aek Bilah, Tapanuli Selatan dan daerah-daerah dataran tinggi di Labuhan Batu dan Padang Lawas Utara.

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik Batak ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan