Minggu, 11 Oktober 2026
00:16 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Surya Sahetapy

Surya Sahetapy

aktor asal indonesia

Bagikan:
Ini adalah nama Maluku, Ambon, marganya adalah Sahetapy
Surya Sahetapy
250px-Surya_Sahetapy_on_Quran_Indonesia_Project%2C_2018.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Surya pada tahun 2018
Lahir
Panji Surya Putra Sahetapy

21 Desember 1993 (umur 32)
Jakarta, Indonesia
PendidikanInstitut Teknologi Rochester
Pekerjaan
Ayah
KeluargaMerdianti Octavia (ipar)

Panji Surya Putra Sahetapy (lahir 21 Desember 1993) adalah aktivis, penerjemah, dan aktor berkebangsaan Indonesia. Surya merupakan anak ketiga dari mantan pasangan suami-istri pemeran Dewi Yull dan Ray Sahetapy. Surya terlahir tuli.[1]

Pada 2019, Surya menyelesaikan pendidikan diploma di Institut Teknologi Rochester, New York dengan gelar Cum Laude.[2]

Kehidupan awal

Surya lahir pada 21 Desember 1993 dari pasangan aktor Ray Sahetapy dan aktris-penyanyi Dewi Yull. Selain itu, Surya juga merupakan generasi ke-5 Tirto Adhi Soerjo, tokoh pers dan tokoh kebangkitan nasional Indonesia.[3] Surya divonis tuli sejak usianya 2 tahun. Namun, keterbatasan tersebut tak membuatnya menyerah. Ia pun belajar berkomunikasi dengan belajar bahasa isyarat sejak kecil karena memiliki kakak dan paman yang juga Tuli, terapi berbicara bersama Ibunya dan Instruktur dari sekolah, membaca gerak bibir lawan bicaranya serta komunikasi tulisan. Surya kemudian membuktikan walaupun tak mendengar, ia mampu menguasai Bahasa Indonesia lisan, tulis, bahasa isyarat Indonesia, Bahasa Isyarat Amerika, isyarat internasional, serta Bahasa Inggris tulis.[4]

Pada awalnya, Surya masuk jenjang TK dan SD di sekolah khusus bagi penyandang disabilitas pendengaran. Namun, ketika Surya masuk ke SMP umum, ia merasa ada banyak hambatan, tidak seperti sekolah khusus penyandang disabilitas pendengaran, hingga kemudian ia memutuskan untuk bersekolah di rumah (home schooling).[2]

Surya memiliki keinginan untuk ke luar negeri, namun ia menyadari bahwa ia tidak bisa berbahasa Inggris. Alih-alih menghindar, ia malah mengambil jurusan pendidikan bahasa Inggris sewaktu sempat berkuliah di Universitas Siswa Bangsa Internasional (Sampoerna University), Jakarta Selatan. Setelah cuti kuliah selama 1,5 tahun hingga akhirnya ia berhasil untuk bersekolah di Institut Teknologi Rochester (RIT), National Technical Institute for the Deaf, Amerika Serikat dan mendapatkan gelar diploma (D3) pada 2019 jurusan Applied Liberal Arts (Konsentrasi: Bahasa Isyarat dan Kajian Tuli) dengan predikat Cum Laude. Ia pun menyelesaikan pendidikannya untuk meraih sarjana (S1) Studi Internasional di RIT dengan predikat Magna Cum Laude demi bisa kembali untuk membangun Indonesia.[2]

Aktivisme

250px-Surya_Sahetapy_Private_Lesson_of_Sign_Language_on_GoGirl_TV.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Surya saat memeragakan bahasa isyarat, 2016.

Sebelumnya Surya sempat aktif di Gerakan Untuk Kesejahteraan Disabilitas Pendengaran Indonesia (Gerkatin), suatu organisasi yang berfokus untuk memperjuangkan hak disabilitas pendengaran dan linguistik-budaya, seperti akses bahasa Indonesia melalui teks, akses bahasa isyarat, akses kesetaraan dalam pekerjaan, akses kesehatan, akses pendidikan, dan sebagainya. Dia sempat menyelesaikan program magang di kantor Gubernur DKI Jakarta.[5] Bersama rekan-rekannya, Surya juga membuka kelas bahasa isyarat Indonesia (BISINDO) di beberapa kota di Indonesia.[5][6] Pada tahun 2018, Surya dan kawan-kawannya mendirikan yayasan Handai Tuli untuk memajukan kesetaraan di antara masyarakat Tuli sebagai disabilitas linguistik-budaya dan masyarakat dengar di Indonesia.[7]

Pencapaian

Surya beberapa kali jadi perwakilan Indonesia di kompetisi dan kongres tingkat dunia. Pada Oktober 2013 lalu, ia mendapat peringkat ketiga dalam kompetisi Global IT for Youth with Disabilities di Bangkok, Thailand. Ia juga pernah jadi pembicara di VII World Congress of The World Federation of The Deaf di Istanbul, Turki. Surya juga pernah berkunjung ke markas NASA di Amerika Serikat sebagai delegasi tunarungu Indonesia.[8]

Pada 2014, Surya pernah mendapat undangan dari Ratu Elizabeth II ke Inggris, untuk menghadiri The Event Celebrated Our Work Towards a World Where Every Person is Equally Valued.[8]

Pada 2015, Surya mengikuti program magang di kantor Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI Jakarta. Surya mendaftar untuk program magang periode Desember 2015 hingga Maret 2016. Ketika itu Surya masih menempuh semester IV di Universitas Siswa Bangsa Internasional (SBI) Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris.[9]

Pada tahun 2018, Presiden Joko Widodo merekrut Surya Sahetapy sebagai salah satu staf khusus kepresidenan. Namun, saat sudah diterima, Surya ternyata meraih beasiswa studi di Amerika Serikat. Jokowi pun meminta Surya untuk menyelesaikan pendidikannya terlebih dulu untuk kemudian bergabung dengan staf khusus kepresidenan.[10]

Pendidikan

Filmografi

Film

Serial web

Referensi

  1. ↑ idntimes.com (2020-09-8). "10 Fakta Keren Surya Sahetapy, Aktivis Tuli Penuh Prestasi". idntimes.com. Diakses tanggal 2020-07-17.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  2. 1 2 3 Sandi, Elisabeth Diandra (26 Oktober 2020). Yohanes Enggar Harususilo (ed.). "Kisah Inspiratif Surya Sahetapy, Belajar Bangun Indonesia Inklusif hingga ke Amerika". Kompas.com. Diakses tanggal 5 April 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Raditya, Iswara N (8 Desember 2018). "Peran Besar Tirto Adhi Soerjo dalam Sejarah Pergerakan Nasional". tirto.id. Diakses tanggal 26 November 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Profil Surya Sahetapy: Indonesian Deaf Activist, Content Creator". DBS.com. Diakses tanggal 5 April 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 "Surya Sahetapy, Putra Dewi Yull yang Aktivitas Tuli". Liputan6.com. 6 Oktober 2017. Diakses tanggal 5 April 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Tim Sindonews (8 September 2019). "Surya Sahetapy, Perjuangkan Akses Komunikasi bagi Penyandang Tuli". Sindonews.com. Diakses tanggal 5 April 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Masih Minim, Akses Pendidikan untuk Kaum Tuli". Balipost.com. 29 September 2021. Diakses tanggal 2 Januari 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 Amida, Yuni Ayu (12 Mei 2020). "5 Fakta Surya Sahetapy, Tunarungu Jadi Stafsus Presiden hingga Lulus Cum Laude". Hai Bunda. Diakses tanggal 5 April 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Pangerang, Andi Muttya Keteng (3 Mei 2016). "Cerita Putra Dewi Yull yang Magang di Kantor Ahok". Kompas.com. Diakses tanggal 5 April 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Madinah (4 November 2018). "Kenalkan Surya Sahetapy, Anak Dewi Yull Calon Stafsus Jokowi". Suara.com. Diakses tanggal 5 April 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ Rismoyo, Mauludi (12 Mei 2020). "Unggah Riwayat Pendidikan, Surya Sahetapy Ingin Jadi Peneliti Tuli". Detik.com. Diakses tanggal 5 April 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan