Kamis, 08 Oktober 2026
12:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Supernova tipe I

Supernova tipe I

jenis ledakan supernova

Bagikan:
250px-Accretion_Disk_Binary_System.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi supernova tipe Ia,yang terjadi ketika sepasang bintang yang salah satunya katai putih, menghisap gas terlalu banyak dari pendampingnya yang menghasilkan supernova.

Supernova tipe I adalah ledakan termonuklir dari bintang tua bermassa rendah. Supernova tipe I tidak menunjukkan garis hidrogen dalam spektrumnya. Supernova tipe I dapat disubklasifikasi lebih lanjut menjadi tiga subkelompok: supernova tipe Ia, supernova tipe Ib/c. Supernova tipe Ia, dan supernova yang tidak menunjukkan fitur ini; kelompok terakhir ini disebut sebagai supernova tipe Ib/c berdasarkan spektrumnya. Supernova tipe Ia merupakan ledakan nuklir perlarian yang tidak memancarkan neutrino sementara supernova tipe Ib/c mengalami keruntuhan inti seperti supernova tipe II dan memancarkan neutrino.[1][2][3][4]

Pembentukan

Untuk supernova tipe Ia, terjadi dalam sistem biner, di mana satu bintang dalam pasangan ini adalah katai putih. Bintang pendamping dapat berupa bintang jenis lain, seperti bintang raksasa merah, deret utama, atau bahkan katai putih lainnya. Yang penting adalah mereka cukup dekat sehingga katai putih dapat mencuri materi dari pasangannya, dan membangunnya seperti selimut potensi ledakan yang menutupinya. Ketika jumlah yang dicuri mencapai massa Chandrasekhar, 1,4 kali massa Matahari, terganggu oleh fusi termonuklir karbon-oksigen, katai putih meledak sebagai supernova dan menguap sepenuhnya.[5][6]

Supernova tipe Ib/Ic terbentuk ketika sebuah bintang masif runtuh karena gravitasinya sendiri. Bedanya, pada supernova tipe Ib, selubung terluarnya yang berisi hidrogen terlepas dari bintang ini. Supernova tidak memiliki garis silikon. Sementara supernova tipe Ic adalah bintang-bintang yang memiliki lapisan hidrogen dan helium yang terkelupas selama hidup mereka. Supernova ini tidak memiliki silikon dan juga helium.[6][7]

Referensi

  1. ↑ "What are Supernovae?". spider.ipac.caltech.edu. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-11-14. Diakses tanggal 2020-09-24.
  2. ↑ "A Field Guide to Supernova Spectra". Sky & Telescope (dalam bahasa American English). 2006-07-21. Diakses tanggal 2020-09-24.
  3. ↑ "Supernova". www.sun.org. Diakses tanggal 2020-09-24.
  4. ↑ "Supernova - Type I supernovae". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-09-24.
  5. ↑ "What are the Different Kinds of Supernovae?". Universe Today (dalam bahasa American English). 2016-03-14. Diakses tanggal 2020-09-24.
  6. 1 2 Hillebrandt, Wolfgang; Niemeyer, Jens C. (2000-09-01). "Type Ia Supernova Explosion Models". Annual Review of Astronomy and Astrophysics. 38 (1): 191–230. doi:10.1146/annurev.astro.38.1.191. ISSN 0066-4146. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-03-04. Diakses tanggal 2020-09-24.
  7. ↑ "Professor Robert B. Laughlin, Department of Physics, Stanford University". large.stanford.edu. Diakses tanggal 2020-09-24.

Lihat pula


Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan