Minggu, 11 Oktober 2026
00:12 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Sultan Hadlirin

Sultan Hadlirin

Bagikan:
Bagian ini kemungkinan memuat masalah hak cipta. Teks yang dicurigai saat ini telah disembunyikan dari publik, tetapi masih dapat diakses melalui riwayat halaman. Jangan menghapus peringatan ini atau mengembalikan konten yang dikosongkan sampai masalah diselesaikan oleh pengurus atau agen VRT.

Informasi lebih lanjut dapat melihat utas pada permintaan perhatian masalah hak cipta.

Kecuali jika status hak cipta teks ini terbukti kompatibel dengan lisensi yang digunakan di Wikipedia, teks yang bermasalah hak cipta tersebut dapat dihapus sekurang-kurangnya satu minggu setelah diajukan.

Bagaimana saya bisa membantu menyelesaikan masalah ini?
  • Jika Anda pemilik hak cipta teks, silakan melisensikannya agar kompatibel di Wikipedia.
    1. Pastikan bahwa Anda mengizinkan teks ini dilisensikan dengan lisensi Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional Creative Commons (CC BY-SA 4.0) dan lisensi Dokumentasi Bebas GNU (GFDL) (tanpa versi, tanpa bagian invarian, tanpa sampul depan, dan tanpa sampul belakang).
    2. Silakan membicarakan rencana perizinan lisensi tersebut pada halaman pembicaraan artikel ini.
    3. Silakan konfirmasi perizinan Anda, Anda dapat menampilkan pemberitahuan mengenai hal ini di lokasi publikasi asli atau mengirim email dari alamat yang terkait dengan publikasi asli tersebut ke info-id@wikimedia.org atau boleh mengontak langsung Wikimedia Foundation. Pesan-pesan ini harus secara eksplisit mengizinkan penggunaan berdasarkan lisensi CC BY-SA dan GFDL. Lihat Wikipedia:Menyumbangkan materi berhak cipta.
    4. Tulislah artikel dengan sudut pandang netral dan harus dapat dipastikan dalam sumber pihak ketiga yang telah dipublikasikan; pertimbangkan apakah, terlepas dari masalah hak cipta, teks Anda sesuai untuk Wikipedia.
  • Anda boleh menunjukkan bahwa teks ini berada dalam domain publik atau sudah berada di bawah lisensi yang sesuai untuk Wikipedia. Jelaskan di halaman pembicaraan artikel ini, dengan rujukan ke bukti yang relevan.
  • Silakan menulis ulang teks dengan kata-katamu sendiri. Revisi Anda harus ditempatkan di halaman ini, dengan revisi tersebut akan tersedia bagi pengurus untuk ditinjau pada akhir periode pencatatan. Ikuti pranala ini untuk membuat subhalaman sementara. Mohon berikan penjelasan mengenai penulisan ulang setelah selesai pada halaman pembicaraan ini.
    • Sekadar memodifikasi teks yang dilindungi hak cipta saja tidak cukup untuk menghindari pelanggaran hak cipta—jika pelanggaran hak cipta asli tidak dapat dihilangkan sepenuhnya atau artikel dikembalikan ke versi sebelumnya, sebaiknya artikel tersebut ditulis ulang dari awal.
    • Untuk memenuhi persyaratan lisensi, setiap konten yang digunakan dari artikel asli harus diberi atribusi yang benar; jika Anda menggunakan konten dari artikel asli, harap cantumkan catatan di bagian atas tulisan ulang Anda yang menyatakan hal tersebut. Anda boleh menduplikasi teks yang tidak melanggar hak cipta yang telah Anda kontribusikan sendiri.
    • Silakan melakukan penulisan ulang, untuk mengidentifikasi titik konten berhak cipta diimpor ke Wikipedia dan untuk memastikan bahwa kontributor tidak menambahkan konten yang diimpor dari sumber lain. Saat menutup investigasi, pengurus mungkin menemukan masalah hak cipta lain selain yang telah diidentifikasi. Jika materi ini ada dalam penulisan ulang yang diusulkan dan tidak dapat dengan mudah dihapus, penulisan ulang tersebut mungkin tidak dapat digunakan.
Langkah-langkah untuk mencatatkan artikel di Wikipedia:Masalah hak cipta:
  1. Buat utas baru dengan mengetik nama artikel pada kotak yang disediakan.
  2. Beri tahu penulisnya di halaman pembicaraan pengguna
  3. Tempatkan {{PHC/bottom}} di bagian bawah porsi teks yang akan dikosongkan. Jika Anda ingin menominasikan keseluruhan halaman, silakan menempatkan templat ini di bagian atas, atur parameter "fullpage" ke "yes", dan tempatkan {{PHC/bottom}} di bagian bawah artikel.
Abdurrahman
GelarSultan Hadlirin
Sunan Hadiri
Pangeran Kalinyamat
Nasabbin Sultan Mughayat Syah
NisbahAr Rumi
LahirPangeran Toyib
Kesultanan Aceh
Meninggal1549
Jepara, Kalinyamat
Penyebab kematianMeninggal dibunuh pasukan Arya Penangsang setelah pulang dari Kediaman Sunan Kudus
Dimakamkan diMantingan, Tahunan, Jepara
Nama lainPangeran Toyib
Tjie Bin Thang
Win-tang
Kebangsaan- Kesultanan Aceh

- Kesultanan Demak

- Kesultanan Kalinyamat
PekerjaanSultan Kalinyamat (1536 - 1549)
DenominasiSunni
Murid dariSultan Mughayat Syah, Sunan Kudus Dan Guru-guru lainnya
Sultan Kalinyamat
1536 - 1549
PendahuluTidak ada
PenerusRatu Kalinyamat
IstriRatu Kalinyamat
Orang tuaSultan Mughayat Syah (ayah)

Sayyid Abdurrahman Ar Rumi atau Sultan Hadlirin[1] adalah gelar dari Kesultanan Demak kepada Sultan Kerajaan Kalinyamat yang bernama Toyib. Dia di beri gelar Sultan Hadlirin karena dia adalah pendatang yang hadir ke Jepara untuk menyebarkan Agama Islam. Sultan Hadliri mempunyai Istri yang berasal dari Kesultanan Demak yaitu Putri Sultan Trenggono yang bernama Retna Kencana yang mempunyai gelar Ratu Kalinyamat.

Nama

Pangeran Toyib memiliki beberapa nama dan gelar, yaitu

  • Sunan Hadiri, yang artinya Ulama Pendatang (Gelar Keagamaan); Karena menjadi penyebar agama Islam di Jepara.
  • Sultan Hadlirin, yang artinya Raja Pendatang (Gelar Kesultanan); Karena menjadi sultan pertama di Jepara.
  • Pangeran Kalinyamat, (Gelar Tokoh Masyarakat); Karena sebagai pendiri Kota Kalinyamat.

Kedatangan ke Jawa

Pangeran Kalinyamat berasal dari luar Jawa. Terdapat berbagai versi tentang asal-usulnya. Masyarakat Jepara menyebut nama aslinya adalah Win-tang, seorang saudagar Tiongkok yang mengalami kecelakaan di laut. Ia terdampar di pantai Jepara, dan kemudian berguru pada Sunan Kudus.

Versi lain mengatakan, Win-tang berasal dari Aceh. Nama aslinya adalah Pangeran Toyib, putera Sultan Mughayat Syah raja Kesultanan Aceh (1514-1528). Toyib berkelana ke Tiongkok dan menjadi anak angkat seorang menteri bernama Tjie Hwio Gwan. Nama Win-tang adalah ejaan Jawa untuk Tjie Bin Thang, yaitu nama baru Toyib.

Win-tang dan ayah angkatnya kemudian pindah ke Jawa. Di sana Win-tang mendirikan desa Kalinyamat yang saat ini berada di wilayah Kecamatan Kalinyamatan, sehingga ia pun dikenal dengan nama Pangeran Kalinyamat. Ia berhasil menikahi Retna Kencana putri bupati Jepara, sehingga istrinya itu kemudian dijuluki Ratu Kalinyamat. Sejak itu, Pangeran Kalinyamat menjadi anggota keluarga Kerajaan Demak dan memperoleh gelar Pangeran Hadiri.

Pangeran dan Ratu Kalinyamat memerintah bersama di Jepara. Tjie Hwio Gwan, sang ayah angkat, dijadikan patih bergelar Sungging Badar Duwung, yang juga mengajarkan Seni Ukir pada penduduk Jepara.

Kejayaan

Wilayah kekuasaan Kerajaan Kalinyamat meliputi Jepara, Kudus, Pati, Mataram (Jogja dan Solo yang masih hutan belantara. Sultan Hadlirin memimpin Kerajaan Kalinyamat sampai tahun 1549.

Kematian

Pada tahun 1549 Arya Penangsang dengan dukungan gurunya, yaitu Sunan Kudus, membalas kematian Raden Kikin dengan mengirim utusan bernama Soreng Rangkud untuk membunuh Sunan Prawoto dengan Keris Kyai Setan Kober. Rangkud sendiri tewas pula, saling bunuh dengan korbannya itu. Ratu Kalinyamat, adik Sunan Prawoto, menemukan bukti kalau Sunan Kudus terlibat pembunuhan kakaknya. Ia datang ke Kudus meminta pertanggungjawaban. Namun jawaban Sunan Kudus bahwa Sunan Prawoto mati karena karma membuat Ratu Kalinyamat kecewa. Ratu Kalinyamat bersama suaminya pulang ke Jepara. Di tengah jalan mereka diserbu anak buah Arya Penangsang. Ratu Kalinyamat berhasil lolos, sedangkan suaminya, yang bernama Sultan Hadlirin, terbunuh. Ini merupakan isi dari babad Tanah Jawa versi Kerajaan pajang kedua di mana Sunan Kudus selalu di sudutkan di manapun tempatnya. Pada babad Tanah Jawa setelah era Kerajaan pajang selesai yakni era Mataram Islam naik, disinilah adanya literasi kebenaran di mana kesalahan dari ratu Kalinyamat menyalahkan Sunan Kudus adalah keliru. Dan kematian sultan hadlirin yang di sinyalir adalah ulah dari Arya Penangsang juga di sangah di era Mataram ini. Dengan catatan bagaimana mungkin Arya Penangsang tau akan hadirnya Ratu Kalinyamat dan Sultan Hadlirin sedangkan yang di beri tahu hanya demak (sultan Hadiwijaya) sedangkan jarak jipan panolan (Cepu) ke Kudus memakan waktu beberapa hari menggunakan kuda. Sedangkan Ratu Kalinyamat datang ke Kudus sebelumnya setelah singgah ke Demak untuk minta bantuan kepada Sultan Hadiwijaya (ipar) di Kesultanan Demak. Saat waktu pengejaran ini di dengar oleh Sunan Kudus melalui santrinya, dengan cepat Sunan yang di beri gelar wali al-ilmi ini mengejar untuk menolong. Pada saat sampai di sebuah desa terdapat bekas darah seperti terseret atau merambat dan desa tersebut di beri nama desa Prambatan ( diambil dari kata merambat). Pencarian Pun untuk menolong masih dilakukan menuju arah barat (Jepara) di mana ada aliran sungai yang bercampur darah dan di telusuri sampai ujung terdapat sosok Sultan Hadlirin yang sudah wafat. Dengan kesedihan Sunan Kudus yang begitu besar karena sosok yang meninggal di hadapannya adalah salah satu murid santri kesayangan beliau sehingga di area di temukannya jenazah Sultan Hadlirin di beri nama kawasan Kaliwungu (sungai ungu) di mana airnya saat itu bercampur darah menjadi ungu. Pemakaman Sultan Hadlirin di laksanakan oleh Sunan Kudus sendiri di Jepara, karena saat jenazah ditemukan tidak di dapati Ratu Kalinyamat yang dalam cerita babad Tanah Jawa jatuh ke jurang.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan