Minggu, 01 November 2026
11:52 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Suku Burusho

Suku Burusho

suku bangsa

Bagikan:
Suku Burusho
250px-Burusho_women_in_the_Hunza_Valley%2C_Pakistan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wanita Burusho di Hunza
Jumlah populasi
87,000 (2000)
Daerah dengan populasi signifikan
Distrik Chitral, Hunza (Pakistan)
Hari Parbat, Jammu dan Kashmir (India)
Bahasa
Burushaski, Khowar[1]
Agama
Syiah Ismailiyah, awalnya Syamanisme, Buddha, dan Hindu[2]

Suku Burusho adalah suku bangsa yang menghuni lembah Hunza, Nagar, dan Chitral di provinsi Gilgit-Baltistan di utara Pakistan,[3] serta di Hari Parbat, Jammu dan Kashmir di India.[4] Mereka adalah penganut Syiah dan memiliki tradisi yang dijaga sampai sekarang. Bahasa Burushaski yang mereka gunakan termasuk bahasa isolat. Meski asal-usul mereka masih kurang jelas, mereka dipercaya sebagai penghuni asli Pakistan sebelum akhirnya terdesak ke tempat tinggal mereka sekarang oleh kedatangan orang Indo-Arya pada 1800  tahun sebelum masehi.[5]

Referensi

  1. ↑ "TAC Research The Burusho". Tribal Analysis Center. 30 Juni 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 17 Juli 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Diarsipkan 5 November 2012 di Wayback Machine
  3. ↑ "Jammu and Kashmir Burushaski : Language, Language Contact, and Change" (PDF). Repositories.lib.utexas.edu. Diakses tanggal 2013-10-20.
  4. ↑ Gordon, Raymond G. Jr., ed. (2005). Ethnologue: Languages of the World, Fifteenth edition (dalam bahasa English). Dallas, Texas: SIL International.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  5. ↑ West, Barbara A. (19 Mei 2010). Encyclopedia of the Peoples of Asia and Oceania (dalam bahasa English). Infobase Publishing. hlm. 139. ISBN 9781438119137. Keunikan bahasa membuat banyak ahli berpikir kalau mereka adalah penduduk asli India Barat Laut yang kemudian terdesak ke utara akibat invasi Indo-Arya yang bergerak ke selatan pada 1800 SM{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik kelompok etnik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan