| Nama | |
|---|---|
| Nama IUPAC
β-D-Glukopiranosil 13-[β-D-glukopiranosil-(1→2)-β-D-glukopiranosiloksi]-5β,8α,9β,10α,13α-kaur-16-en-18-oat | |
| Nama IUPAC (sistematis)
(4R,4aS,6aR,9S,11aR,11bS)-9-{[(2S,3R,4S,5S,6R)-4,5-Dihidroksi-6-(hidroksimetil)-3-{[(2S,3R,4S,5S,6R)-3,4,5-trihidroksi-6-(hidroksimetil)oksan-2-il]oksi}oksan-2-il]oksi}-4,11b-dimetil-8-metilidenatetradekahidro-6a,9-metanosiklohepta[a]naftalena-4-karboksilat | |
| Penanda | |
Model 3D (JSmol) |
|
| ChEBI | |
| ChEMBL | |
| ChemSpider | |
| Nomor EC | |
| KEGG | |
PubChem CID |
|
| Nomor RTECS | {{{value}}} |
| UNII | |
CompTox Dashboard (EPA) |
|
| |
| |
| Sifat | |
| C38H60O18 | |
| Massa molar | 804,8722 |
| Penampilan | bubuk putih |
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa). | |
| Referensi | |
Steviosida adalah glikosida yang berasal dari tanaman stevia, yang dapat digunakan sebagai pemanis.[1] Bukti manfaatnya kurang untuk efek jangka panjang pada penurunan berat badan dan risiko penyakit jantung.[2]
Asal-usul
Steviosida adalah pemanis utama (bersama dengan rebaudiosida A) yang ditemukan di daun Stevia rebaudiana, tanaman yang berasal dari Amerika Selatan. Daun kering, serta ekstrak air, telah digunakan selama beberapa dekade sebagai pemanis di banyak negara, terutama di Amerika Latin dan Asia (Jepang, Cina). Steviosida ditemukan pada tahun 1931 oleh ahli kimia Prancis yang memberinya nama tersebut. Kekuatan pemanis steviosida diperkirakan sekitar 300 kali lebih kuat daripada gula tebu.[3]
Keamanan
Sejak tahun 2008, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) tidak lagi berkeberatan terhadap penggunaan ekstrak stevia dan beberapa steviosida murni, terutama steviosida dan rebaudiosida, sebagai GRAS untuk digunakan sebagai bahan dalam makanan olahan.[4]
Referensi
- ↑ Ceunen S, Geuns JM (Juni 2013). "Steviol glycosides: chemical diversity, metabolism, and function". Journal of Natural Products. 76 (6): 1201–28. doi:10.1021/np400203b. PMID 23713723.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Azad MB, Abou-Setta AM, Chauhan BF, Rabbani R, Lys J, Copstein L, et al. (Juli 2017). "Nonnutritive sweeteners and cardiometabolic health: a systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials and prospective cohort studies". CMAJ. 189 (28): E929–E939. doi:10.1503/cmaj.161390. PMC 5515645. PMID 28716847.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Scientific Committee on Food (17 Juni 1999). "Opinion On Stevioside as a Sweetener" (PDF). The European Commission. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 9 Juli 2006.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Perrier, Judith D.; Mihalov, Jeremy J.; Carlson, Susan J. (2018). "FDA regulatory approach to steviol glycosides". Food and Chemical Toxicology. 122: 132–142. doi:10.1016/j.fct.2018.09.062. ISSN 0278-6915. PMID 30268795.
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |