Senin, 19 Oktober 2026
21:54 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Stasiun Suka Cinta

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Suka Cinta

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-PapanNamaStasiun_SCT.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi
Koordinat 3°46′52″S 103°37′17″E / 3.78111°S 103.62139°E / -3.78111; 103.62139
Ketinggian+78 m
Operator
Letak
Jumlah jalur3 (jalur 2: sepur lurus)
LayananBaracinta, Barasimpang dan penyusulan antarkereta api.
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
  • SCT
  • 6202[2]
  • CINTO
KlasifikasiBesar tipe C[2]
Diagram lintasan stasiun
ke Merapi
Sepur simpang
BAU
Sepur simpang
BMSS
Sepur simpang
Dizamatra Powerindo
ke Lahat
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-3.7811111111111,103.62138888889,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Suka_Cinta&revid=27367902&groups=_b9cb3004493d6e1b6f1a89ccb37003f7d646dbab&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Suka Cinta (SCT) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe C yang terletak di Suka Marga, Merapi Barat, Lahat. Stasiun yang terletak pada ketinggian +78 meter ini termasuk dalam Divisi Regional III Palembang. Letak stasiun ini agak masuk dari jalan raya yang menghubungkan Lahat dengan Muara Enim. Meskipun diberi nama Suka Cinta, stasiun ini secara administratif tidak terletak di Desa Suka Cinta, tetapi terletak agak jauh di barat desa itu sendiri.

Stasiun ini terletak dekat dengan tambang batu bara dan melayani kereta api angkutan batu bara. Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Jalur ini cukup untuk memuat 30–45 unit gerbong batu bara dalam kontainer modifikasi. Stasiun ini juga masih mempergunakan persinyalan mekanik.[3] Untuk mendukung operasional kereta api batu bara, di sebelah timur stasiun ini terdapat area stockpile batu bara yang dikelola oleh PT Royaltama Mulia Kencana.[4]

Satu-satunya kereta api yang mengawali dan mengakhiri perjalanan kereta api di stasiun ini adalah kereta api angkutan batu bara Suka Cinta yang mengangkut batu bara milik swasta. Selain itu, stasiun ini juga melayani persilangan dan penyusulan antarkereta api.

Layanan kereta api

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Sumatera Bagian Selatan Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Setiawan, Budi (2017). Perancangan Tata Letak Jalur di Stasiun Sukacinta untuk Mendukung Operasional Jalur Ganda Kereta Api Muara Enim-Lahat (Undergraduate tesis). Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
  4. ↑ Kurnia, Fadjrin. "PT KAI Akan Layani Angkutan Batubara". Kementerian BUMN. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-06-20. Diakses tanggal 2019-06-20.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Lahat Lubuk Linggau–Prabumulih Merapi
menuju Prabumulih


Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Sumatera Selatan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan