Minggu, 04 Oktober 2026
06:48 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Stasiun Medari

Stasiun Medari

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Medari
Medari
330px-Stasiun_Medari_01.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Eks-Stasiun Medari yang kini menjadi posyandu.
Lokasi
Koordinat 7°40′52″S 110°20′15″E / 7.6811152°S 110.3375065°E / -7.6811152; 110.3375065
Operator
Letak
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
Sejarah
Dibuka1 Juli 1898
Ditutup5 Maret 1975
JenisBangunan
KriteriaKabupaten
Ditetapkan9 Januari 2018
No. referensiCB.6060.19700101.03083
Nomor SK5.9/Kep.KDH/A/2018
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-7.6811152,110.3375065,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Medari&revid=29516408&groups=_ff7cc849864e9f73743c4bd3d46d5225cff40810&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Medari (MDI) adalah stasiun kereta api nonaktif yang terletak di Caturharjo, Sleman, Sleman. Stasiun ini termasuk dalam Wilayah Penjagaan Aset VI Yogyakarta.

Stasiun ini dahulu dibangun sebagai bagian dari jalur kereta api Yogyakarta–Magelang oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), yang dibuka pada tanggal 1 Juli 1898.[3] Namun jalur dan semua stasiun di lintas ini dinonaktifkan menyusul letusan Gunung Merapi pada tahun 1972 hingga 1974 yang menyebabkan banjir lahar dingin serta menyebabkan terputusnya Jembatan Krasak pada awal tahun 1975.[4][5] Berdasarkan keterangan resmi dari KAI, jalur ini ditutup pada 5 Maret 1975 menyusul insiden banjir lahar tersebut.[6]

Dikisahkan bahwa ketika pada masa perjuangan pasca kemerdekaan Indonesia, stasiun ini pernah dibakar, namun setelah itu dibangun pada lokasi yang sama. Sekitar 70 persen bangunan stasiun Medari ini masih asli. Meskipun sudah samar, tulisan maupun dudukan telegraf masih ada.[7] Tulisan masih menempel di gunungan bangunan sebelah luar kiri dan kanan. Besi tiang telegraf masih terpancang di atas atap bangunan stasiun Medari.[8] Akan tetapi kini, papan nama tersebut sudah dihilangkan.

Dahulu layanan yang melintas di lintas Yogyakarta-Secang antara lain kereta api Taruna Ekspres dan Borobudur Ekspres yang semuanya ditarik lokomotif uap. Perjalanan Jogja-Magelang ditempuh selama 1 jam 30 menit menyusuri pinggir Jalan Magelang dan melewati Kota Sleman.

Setelah ditutup pada tahun 1976, kini stasiun Medari berubah menjadi posyandu dan perpustakaan. Dahulu, saat masih aktif, stasiun ini mempunyai jalur cabang menuju sebuah pabrik gula (PG Medari) yang terletak di sebelah stasiun ini.

Underpass Ganjuran

250px-Underpass_Ganjuran.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Underpass Ganjuran yang sudah ditumbuhi rumput-rumput liar dan lumut.

Tidak jauh dari stasiun Medari terdapat sebuah Underpass Ganjuran yang saat ini masih dipergunakan sebagai tempat melintas warga. Underpass atau "terowongan" ini berada pada jalur kereta api di tengah sawah dan ladang milik penduduk. Dahulu jalur rel yang ada di sekitar underpass ini lebih tinggi daripada tanah di sekitarnya. Namun kini jalur rel menjadi jalan setapak dan masih dapat ditelusur. Jalur ini menuju dusun Cungkuk Kidul, dan rel yang ada di situ berubah menjadi gang.

Referensi

  1. ↑ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. ↑ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Archiv Für Eisenbahnwesen. Vol. 58. 1935.
  4. ↑ "Stasiun Medari Pernah Dibumihanguskan - Tribun Jogja". Tribun Jogja. 2014-02-05. Diakses tanggal 2018-10-18.
  5. ↑ "Lahar, Lindu, Longsor, dan Lainnya Itu..." Tempo. 5: 45–48.
  6. ↑ Dokumen Lintas Cabang yang Masih Aktif dan Tidak Aktif (PPK.8-2011/OR/ORP-KP.BD). Bandung: Kereta Api Indonesia.
  7. ↑ "Bekas Stasiun Medari | TeamTouring". teamtouring.net (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-11. Diakses tanggal 2018-10-20.
  8. ↑ (Indonesia) Tribun Jogja: Stasiun Medari Pernah Dibumihanguskan
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Ngebong
menuju Secang
Secang–Yogyakarta Sleman
menuju Yogyakarta
Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Yogyakarta ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan