Minggu, 27 September 2026
19:09 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Stasiun Secang

Stasiun Secang

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Secang
Secang
330px-Stasiun_SCA_2026.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampak depan Stasiun Secang ditahun 2026.
Lokasi
Koordinat 7°23′31.704″S 110°14′41.114″E / 7.39214000°S 110.24475389°E / -7.39214000; 110.24475389
Operator
Letak
Jumlah jalur8 (jalur 5: sepur lurus)
Layanan-
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
Sejarah
Dibuka15 Mei 1903
Ditutup5 Maret 1975
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-7.39214,110.24475388889,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Secang&revid=29149492&groups=_d3a4a33f98e28ee8ae081b6dea89ddb7d1308ef2&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Secang (SCA) adalah stasiun kereta api nonaktif yang terletak di Secang, Secang, Magelang. Stasiun ini termasuk dalam Wilayah Penjagaan Aset VI Yogyakarta.


250px-Stasiun_Secang_2026.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sisi lain stasiun dari peron.

Stasiun ini dahulu dibangun sebagai perpanjangan dari jalur kereta api Yogyakarta–Magelang oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), yang dibuka pada tanggal 1 Juli 1898. Stasiun ini dibuka oleh NIS pada tanggal 15 Mei 1903. Dari stasiun ini, dibangun jalur cabang menuju Parakan yang selesai pada tahun 1907 dan ke Ambarawa pada tahun 1905.[3]

Sebelum tahun 1970, stasiun ini masih ramai melayani calon penumpang. Namun, pada tahun 1970, para calon penumpang di stasiun ini menurun drastis karena kereta api saat itu berjalan sangat pelan dan sering menimbulkan kecelakaan karena rel kereta berada di pinggir jalan raya. Maka dari itu para penumpang lebih memilih menggunakan moda transportasi lain seperti bus, mobil pribadi, dll.

Namun jalur dan semua stasiun di lintas ini dinonaktifkan menyusul letusan Gunung Merapi pada tahun 1972 hingga 1974 yang menyebabkan banjir lahar dingin serta menyebabkan terputusnya Jembatan Krasak pada awal tahun 1975.[4][5] Berdasarkan keterangan resmi dari KAI, jalur ini ditutup pada 5 Maret 1975 menyusul insiden banjir lahar tersebut.[6] Oleh karena itu stasiun ini pun akhirnya ditutup. Pernah difungsikan sebagai kantor cabang sekretariat Persatuan Purnawirawan ABRI (Pepabri) Secang, tetapi kini sudah tidak lagi ditempati.[7]

Kini hanya tersisa bangunan utama stasiun. Pada saat stasiun ini masih beroperasi, stasiun ini dahulu memiliki atap Overcapping sehingga tampak sebagai stasiun besar, yang kini telah dibongkar dan dipindahkan ke Stasiun Tanah Abang pascakemerdekaan.[8]

Galeri

  • Gudang stasiun pada tahun 2026.
    Gudang stasiun pada tahun 2026.
  • Peron stasiun.
    Peron stasiun.
  • Stasiun Secang, foto diambil sekitar tahun 2018.
    Stasiun Secang, foto diambil sekitar tahun 2018.

Referensi

  1. ↑ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. ↑ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Archiv Für Eisenbahnwesen. Vol. 58. 1935.
  4. ↑ "Stasiun Medari Pernah Dibumihanguskan - Tribun Jogja". Tribun Jogja. 2014-02-05. Diakses tanggal 2018-10-18.
  5. ↑ "Lahar, Lindu, Longsor, dan Lainnya Itu..." Tempo. 5: 45–48.
  6. ↑ Dokumen Lintas Cabang yang Masih Aktif dan Tidak Aktif (PPK.8-2011/OR/ORP-KP.BD). Bandung: Kereta Api Indonesia.
  7. ↑ "Napak Tilas Stasiun Secang". pendekartidar.org (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2018-10-18.
  8. ↑ de Jong, Michiel van Ballegoijen (1993). Spoorwegstations op Java. Amsterdam: Uitgeverij de Bataafsche Leeuw.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Terminus Secang–Yogyakarta Payaman
menuju Yogyakarta
Candi Umbul
menuju Kedungjati
Kedungjati–Secang Terminus
Nguwet
menuju Parakan
Parakan–Secang
Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Jawa Tengah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan