Senin, 12 Oktober 2026
06:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Stasiun Delitua

Stasiun Delitua

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Delitua
Delitua
330px-Bekas_stasiun_Delitua.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bekas stasiun Delitua kini menjadi pasar.
Lokasi
Koordinat3°29′34″N 98°41′02″E / 3.492778°N 98.683889°E / 3.492778; 98.683889
Operator
Letak
km 11+250 lintas Medan-Batu[1]
Jumlah peron-
Jumlah jalur-
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII[2]
Sejarah
Dibuka4 September 1887
Ditutup1988
Lokasi pada peta
osm-intl,13,3.492778,98.683889,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Delitua&revid=29112509&groups=_d3c53ff1d5597fda0d3193f9fc8b58bd46b85b58&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Delitua (DLT) adalah stasiun kereta api nonaktif yang terletak di Deli Tua Timur, Deli Tua, Deli Serdang. Stasiun ini termasuk dalam Divisi Regional I Sumatera Utara dan Aceh.

Stasiun kereta api Delitua. Terakhir diketahui masih aktif melayani kereta api reguler pada akhir tahun 80an. Setelah itu lambat laun mangkrak dan sepanjang lintasannya semakin dipenuhi oleh bangunan.

Sejarah

Stasiun ini dibangun oleh DSM pada tahun 1887 pada masa-masa awal kereta api di Pantai Timur Sumatera. Sebagaimana beberapa bangunan stasiun yang lain pada awal pembangunan jalur kereta api Deli, stasiun ini juga dibangun secara sederhana dengan kontruksi tiang-tiang besi galvanis. Walaupun demikian, bangunan ini telah dilengkapi loket tiket dan gudang barang. Saat stasiunnya masih aktif terdapat 3 jalur di stasiun Delitua, di mana jalur 1 berada di bawah atap stasiun, Stasiun Delitua saat ini sudah dalam kondisi non aktif dan terlihat mengenaskan. Bangunan stasiun sempat dijadikan sebagai sekolah taman kanak-kanak, yang terlihat dari masih terdapatnya banyak gambar kartun warna-warni pada dinding bangunan, dan akhirnya bangunan ini kemudian digunakan sebagai bagian dari pasar.[3]

Kabar berita beberapa saat belakangan ini, telah disepakati kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan PT KAI Divre I Sumut untuk penataan kembali lokasi Stasiun Delitua sebagai lahan terbuka hijau yang akan sangat erat berkaitan dengan rencana reaktivasi jalur kereta api Medan - Delitua.[4]

Bangunan stasiun ini kemudian diganti dengan bangunan berdinding batu yang desainnya menyerupai dengan Halte Sunggal namun dengan ukuran agak lebih besar sedikit. Perubahan stasiun ini diperkirakan terjadi pada tahun 1949.

Referensi

  1. ↑ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ "Stasiun kereta api Delitua".
  4. ↑ "Pengaktifan Jalur KA Medan – Deli Tua – Pancur Batu masih Dipelajari".
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kedai Durian
menuju Medan
Medan–Batu Batu
Terminus
Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Sumatera Utara ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan