Senin, 02 November 2026
17:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Stasiun Pabuaran

Stasiun Pabuaran

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Stasiun Buaran, Stasiun Boharan, atau Stasiun Buyaran.
Stasiun Pabuaran

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-PapanNamaStasiun_PAB.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Stasiun_Pabuaran_%282%29_2023.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Pabuaran, 2023
Lokasi
Koordinat 6°24′33″S 107°34′51″E / 6.40917°S 107.58083°E / -6.40917; 107.58083
Ketinggian+28 m
Operator
Letak
km 97+898 lintas Jakarta—Jatinegara—Cikampek—Cirebon—Kroya[1]
Jumlah peronSatu peron sisi dan tiga peron pulau yang sama-sama agak tinggi
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
LayananHanya untuk penyusulan antarkereta api.
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiII[3]
Fasilitas dan teknis
FasilitasToilet Musala 
Diagram lintasan stasiun
ke Tanjungrasa
Jl. Raya Srengseng–Pabuaran
ke Pringkasap
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-6.4091666666667,107.58083333333,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Pabuaran&revid=29139291&groups=_e190ad5060ff93167cd7accf00b05a798554b236&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Pabuaran (PAB) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Pabuaran, Pabuaran, Subang; pada ketinggian +28 meter; termasuk dalam Daerah Operasi III Cirebon. Stasiun ini kini berfungsi sebagai pengontrol lalu lintas kereta api dan tidak melayani naik turun penumpang.

Bangunan dan tata letak

Berdasarkan peta yang diterbitkan oleh Belanda pada 1938, stasiun ini tampak memiliki sepur belok dan badug untuk bongkar muat hasil perkebunan. Terdapat dua perkebunan lidah naga dan ubi kayu milik perusahaan swasta Pamanoekan en Tjiasemlanden (P&T Lands) yang terhubung menuju stasiun ini, yakni Perkebunan Cipeundeuy di selatan dan Perkebunan Sukamandi di utara. Kedua perkebunan tersebut memasok hasil perkebunan menuju Stasiun Pabuaran menggunakan jalur lori decauville.[4]

Sebelum dibangunnya jalur ganda di lintas Cikampek–Haurgeulis, stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus.[5] Dengan selesainya jalur ganda di lintas tersebut, ditandai dengan peresmian oleh Megawati Soekarnoputri per 4 Desember 2003,[6] jumlah jalurnya bertambah menjadi empat. Tata letak jalur kereta api di stasiun ini diubah sehingga jalur 2 eksisting stasiun ini dijadikan sebagai sepur lurus arah Haurgeulis saja, sedangkan jalur 3 dijadikan sepur lurus baru arah Cikampek, serta jalur 4 sebagai sepur belok baru.

Sejak jalur ganda tersebut dioperasikan, tidak ada lagi kereta api yang berhenti di stasiun ini kecuali jika terjadi penyusulan antarkereta api. Kemudian pada tahun 2023, semua wesel di stasiun ini sudah dicabut sehingga stasiun ini hanya difungsikan sebagai stasiun pengontrolan lalu lintas kereta api saja.[7]

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. ↑ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ PT Kereta Api Indonesia (Persero) (2019). Selayang Pandang Daerah Operasi III Cirebon (PDF). e-PPID PT Kereta Api Indonesia. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2020-10-08. Diakses tanggal 2020-10-05.
  4. ↑ "Paboearan" (Peta). 1:50.000 (dalam bahasa Belanda). Universiteit Leiden. 1938.{{cite map}}: |title= tidak ada atau kosong
  5. ↑ Ikhtisar Lintas dan Emplasemen. Bandung: Perumka. 1992. hlm. 06–054.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Liputan6.com (2003-12-04). "Presiden Meresmikan Jalur Ganda KA Cikampek". liputan6.com. Diakses tanggal 2019-10-22.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  7. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2023 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2023-04-14. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2023-05-11 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Tanjungrasa
menuju Cikampek
Cikampek–Cirebon–Kroya
Cikampek–Cirebon
Pringkasap
menuju Cirebon
Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Jawa Barat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan