Selasa, 20 Oktober 2026
04:02 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Stasiun Giham

Stasiun Giham

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Giham
Kereta Api Indonesia
S07 KS11

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

120px-PapanNamaStasiun_GHM.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-GHM2022.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Giham, Juli 2022
Lokasi
Koordinat 4°25′26″S 104°29′51″E / 4.42389°S 104.49750°E / -4.42389; 104.49750
Ketinggian+ 44 m
Operator
Letak
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang agak rendah)
Jumlah jalur2:
  • jalur 1: sepur lurus jalur ganda ke arah Tanjungkarang sekaligus sepur raya jalur tunggal dari dan ke arah Kertapati
  • jalur 2: sepur lurus jalur ganda dari arah Tanjungkarang
LayananSemua perjalanan kereta api yang mengarah ke Kertapati hanya berhenti untuk perpindahan dari jalur ganda menuju jalur tunggal
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya 20px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Antarkota Stasiun berikutnya
Waytuba
menuju Kertapati
Rajabasa Blambangan Umpu
Perjalanan satu arah
Waytuba
menuju Baturaja
Kuala Stabas
Rajabasa atau Kuala Stabas menuju Tanjungkarang tidak berhenti di sini
Diagram lintasan stasiun
ke Tj. Rajo
ke B. Umpu
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-4.4238888888889,104.4975,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Giham&revid=30083766&groups=_87e0eca32492bbd0487f7d505f09bc2e9781e156&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Giham (GHM) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Tanjung Raja Giham, Blambangan Umpu, Way Kanan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +44 meter ini termasuk dalam Divisi Regional IV Tanjungkarang.

Terkait jalur ganda segmen Giham–Cempaka, segmen Giham–Blambangan Umpu menjadi segmen pertama yang telah dibuat pada tahun 2008, tetapi sempat mangkrak lantaran dibangun oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian di atas tanah yang labil, sehingga PT KAI Subdivre III.2 (kini Divre IV Tanjungkarang) menolak untuk mengoperasikannya.[3] Proyek ini kemudian dilanjutkan lagi pada tahun 2013–2014. Pada akhirnya, jalur segmen ini dapat beroperasi parsial pada tahun 2016 dan mulai diuji coba penuh di seluruh segmen pada Agustus 2018.[4][5][6]

Stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api. Pada awalnya, jalur 1 merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda pada segmen tersebut rampung, jalur 1 kini dijadikan sebagai sepur lurus jalur ganda ke arah Tanjungkarang sekaligus sepur raya jalur tunggal dari dan ke arah Baturaja-Kertapati, sedangkan jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus baru untuk jalur ganda dari arah Tanjungkarang.

Saat ini semua perjalanan kereta api yang menuju Baturaja, Prabumulih, dan Palembang, baik kereta api penumpang, barang, bahkan KLB sekalipun, diwajibkan berhenti di stasiun ini selama kurang lebih 2 menit berdasarkan Gapeka. Hal ini harus dilakukan karena stasiun ini merupakan peralihan dari jalur ganda menuju jalur tunggal, sehingga agar meyakinkan bahwa petak jalur di depannya aman dari kereta api lain, kereta diberhentikan sejenak hingga jalur di depannya aman.

Sejak berlakunya grafik perjalanan kereta api (Gapeka) 2021 per 10 Februari 2021, stasiun ini mulai melayani naik turun penumpang kereta api.

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 4 Juli 2026.[7]

Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Rajabasa Ekonomi Premium Tanjungkarang Kertapati Pemberhentian hanya untuk perjalanan dari arah Tanjungkarang.
Kuala Stabas Baturaja

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Sumatera Bagian Selatan Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Husin. "Rel KA di Blambangan Umpu Terlantar". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2019-04-18.
  4. ↑ Agus, Rustam. Kristianto, Feri (ed.). "KAI Bangun Rel Ganda Tanjung Enim-Tarahan Rp1,5 Triliun". Bisnis.com. Diakses tanggal 2019-04-17.
  5. ↑ Yuliawati, Lis (2018-09-05). "Kemenhub Bakal Bangun Jalur Ganda Kereta Api di Lampung". VIVA.co.id. Diakses tanggal 2019-04-17.
  6. ↑ Saeno. Newswire (ed.). "KAI Divre IV Tanjung Karang Selesaikan Pembangunan 111 Km Rel Dua Ganda". Bisnis.com. Diakses tanggal 2019-04-17.
  7. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Sumatera Bagian Selatan Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Pranala luar

(Indonesia) Situs web resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Tanjungrajo
menuju Prabumulih
Prabumulih–Panjang Blambangan Umpu
menuju Panjang
Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Lampung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan