Rabu, 21 Oktober 2026
03:50 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Stadion Gelora Sriwijaya

stadion di Indonesia

Bagikan:
"Stadion Jakabaring" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Stadion Jakabaring (disambiguasi).
Stadion Gelora Sriwijaya
ستاديون ڬلورا سريويجايا
Stadion Jakabaring
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stadion_Gelora_Sriwijaya&revid=30083370&groups=_1fa38df53d7abc33bd13a13d68b3669f4e33517d&parser=parsoid
Peta interaktif Stadion Gelora Sriwijaya
Informasi stadion
PemilikDinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan
OperatorSriwijaya FC
Lokasi
LokasiJl. Gubernur HA Bastari, Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia
Koordinat3°01′17″S 104°47′21″E / 3.021400°S 104.789200°E / -3.021400; 104.789200
Transportasi umum LRT  Jakabaring
Konstruksi
DibuatJanuari 1, 2001;25 tahun lalu (2001-01-01)
Dibuka2004
Direnovasi2017
Data teknis
PermukaanRumput
Kapasitas23,000[1]
Sejarah kapasitas
  • 36,000 (2004–2018)
    23,000 (2018–sekarang)
Ukuran lapangan105 x 68 m (344 x 223 ft)
Pemakai
Sriwijaya FC
Sumsel United FC
Sunting kotak info
Sunting kotak info •L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stadion Gelora Sriwijaya (juga dikenal sebagai Stadion Jakabaring, (Abjad Jawi: ستاديون ڬلورا سريويجايا), adalah sebuah stadion serbaguna berkapasitas 23.000 penonton yang terletak di kompleks Jakabaring Sport City di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia.[1]

Saat ini sebagian besar digunakan untuk pertandingan sepak bola. Pembangunannya dimulai pada tahun 2001 dan selesai pada tahun 2004 untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional 2004.[2] Stadion ini awalnya bernama stadion Jakabaring karena lokasi stadion di pinggiran selatan Kota Palembang. Namun, kemudian stadion itu berganti nama menjadi "Gelora Sriwijaya", untuk menghormati dan merayakan Kerajaan Nusantara abad ke-7—13 Sriwijaya. Playoff Tempat Ketiga Piala Asia AFC 2007 diadakan di stadion ini. Klub sepak bola Sriwijaya dan Sumsel United bermarkas di stadion ini.[3]

Sejarah

250px-SEA_Games_2011_Opening_Ceremony%2C_Palembang%2C_Indonesia_2011-11-11.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pertunjukan kembang api setelah penyulutan obor menandai dimulainya SEA Games XXVI di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia pada tanggal yang istimewa, Jumat, 11-11-2011.

Stadion yang mulai bangun pada tanggal 1 Januari 2001 ini ditujukan untuk menyelenggarakan PON XVI ketika Kota Palembang ditunjuk sebagai penyelenggara pada tanggal 2 September 2004. Stadion ini diberi nama berdasarkan kemaharajaan maritim Sriwijaya yang berpusat di Palembang dan berhasil mempersatukan wilayah barat Nusantara pada abad 7 sampai dengan abad 12. Selain itu stadion ini juga merupakan markas dari klub sepak bola Indonesia, Sriwijaya FC. Stadion ini dipakai sebagai salah satu stadion yang menyelenggarakan pertandingan dalam Piala Asia 2007 sebagai pendamping Stadion Utama Gelora Bung Karno pada hari pertandingan ketiga dan juga perebutan tempat ketiga.Hasil verifikasi AFC menjadikan Stadion ini satu dari 3 stadion standar A AFC di Indonesia.[4] Stadion ini menjadi stadion utama pada upacara pembukaan dan penutupan SEA Games 2011 di Palembang.

Renovasi

Pada tahun 2017, Stadion Gelora Sriwijaya terpilih menjadi tempat perhelatan Asian Games 2018. Oleh karena itu, Pemerintah Sumatera Selatan melakukan perenovasian pada bagian dalam dan beberapa fasilitas di Stadion Gelora Sriwijaya.[5] Hal ini menjadi perenovasian pertama yang dilakukan untuk Stadion Gelora Sriwijaya. Adapun bagian yang direnovasi ialah tribun bagian utara dan selatan venue cabang olahraga Sepak Bola Putri. Penambahan jumlah kursi penonton dari 35.000 menjadi 66.000 penonton dan mengubah tipe kursi menjadi single seat.

Kemudian, renovasi selanjutnya dilakukan pada tahun 2020. Hal ini dilatarbelakangi karena adana rencana untuk pergelaran Piala Dunia U-20. Pada perenovasian ini terfokus pada rumput lapangan bola, kursi penonton dan perbaikan minor lainnya. Selain melakukan renovasi, Pemerintah juga menambah dan membangun empat arena latihan yakni arena atletik, bisbol, panahan dan Stadion Bumi Sriwijaya.[6]

Akan tetapi, setelah melakukan perenovasian pada sejumlah bagian dari Stadion Gelora Sriwijaya mulai dari tahun 2020 sampai dengan 2022 ini hingga mengeluarkan anggaran senilai Rp. 30 Miliar, yang tadi nya digadang - gadang akan menjadi tempat perhelatan Piala Dunia U-20 malah gagal menjadi tuan rumah dikarenakan FIFA (Federation Internationale de Football Assosiation) mencabut status Indonesia. Namun, dibalik kegagalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tetap bangga melakukan renovasi karena Stadion Gelora Sriwijaya sekarang sudah sesuai dengan standar FIFA.[7]

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. 1 2 Stefanus Aranditio (3 Januari 2018). "GALERI FOTO - Kemegahan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Setelah Direnovasi, Kapasitas Jadi 23 Ribu Penonton!". Bolasport.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Juni 2018. Diakses tanggal 12 Januari 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ [pranala nonaktif permanen]
  3. ↑ Prasetya, Riskha (7 Februari 2018). "Sriwijaya FC Gembira Pulang ke Rumah yang Megah". bola.com. Diakses tanggal 10 Maret 2018.
  4. ↑ Wiharyo, Tjatur (ed.). "Stadion Jakabaring Masuk Kategori A". Kompas.com. Diakses tanggal 2021-02-18.
  5. ↑ "Stadion Gelora Sriwijaya Palembang". Tutur Visual - Kompas.id. 2023-04-11. Diakses tanggal 2026-10-10.
  6. ↑ Kompas, Tim Harian (2020-12-08). "Renovasi Stadion Gelora Sriwijaya Ditargetkan Tuntas Desember 2020". Kompas.id. Diakses tanggal 2026-10-10.
  7. ↑ Wahyudi, ANTARA FOTO/Nova (2026-02-31). "Renovasi Puluhan Miliar, Stadion Jakabaring Gagal Jadi Venue Pildun U-20". sepakbola. Diakses tanggal 2026-10-10.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
Sumatera
Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Kepulauan Riau
Bengkulu
Jambi
Bangka Belitung
Sumatera Selatan
Lampung
Jawa
Banten
Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
Yogyakarta
Jawa Timur
Nusa Tenggara
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Utara
Sulawesi
Gorontalo
Sulawesi Barat
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Selatan
Sulawesi Utara
Maluku
Maluku Utara
Maluku
Papua
Papua
Papua Pegunungan
Papua Barat
Papua Barat Daya
Papua Tengah
Papua Selatan
Abad 20
Abad 21


Ikon rintisan

Artikel bertopik stadion ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan