Kamis, 01 Oktober 2026
08:22 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Spartoi

Bagikan:

Dalam mitologi Yunani, Spartoí (bahasa Yunani:Σπαρτοί) adalah para prajurit yang muncul dari gigi naga yang ditaburkan ke tanah.

Spartoi di Thebes

Kadmos tiba di Thebes, Yunani setelah mengikuti seekor sapi atas anjuran Orakel Delfi.[1] Kadmos yang bermaksud mengorbankan sapi tersebut kemudian menyuruh anak buahnya ke mata air terdekat untuk mengambil air. Mata air tersebut dijaga oleh seekor naga yang membunuh semua anak buah Kadmos sebelum akhirnya mati oleh Kadmos

Menurut Apollodoros, naga itu adalah hewan suci milik Ares. Athena memberi setengah gigi naga tersebut pada Kadmos dan menyuruhnya untuk menaburkannya ke tanah. Kadmos melakukannya dan dari dalam tanah bermunculan pria bersenjata. Kadmos menjadi takut dan melempar batu ke tengah-tengah mereka. Para prajurit tersebut mengira bahwa batu tersebut dilempar oleh salah seorang di antara mereka dan kemudian saling bertarung sampai hanya lima yang tersisa: Ekhion, Udeus, Khthonios, Hiperenor dan Pelorus. Lima orang ini membantu Kadmos mendirikan kota Thebes. Menurut Hellanikos, hanya ada lima spartoi yang keluar sehingga tidak terjadi pertarungan di antara para Spartoi.[2] Ekhion menikahi Agave, anak Kadmos. Pentheus, anak mereka, menggantikan Kadmos memimpin Thebes.

Spartoi di Kolkhis

Setengah bagian dari gigi naga yang dibunuh Kadmos ditanam oleh Iason di Kolkhis. Aietes, raja Kolkhis, memperoleh gigi itu dari Athena dan memaksa Iason untuk menaburkannya ke tanah untuk memenangkan domba emas. Seperti Kadmos, Iason melempar batu ke tengah-tengah para Spartoi sehingga mereka saling bertarung, kali ini tak ada yang selamat.

Catatan kaki

  1. ↑ Gantz, hal. 467.
  2. ↑ Gantz, hal. 468.

Referensi

  • Gantz, Timothy. Early Greek Myth. Baltimore: Johns Hopkins University Press, 1993.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan