Sabtu, 03 Oktober 2026
04:25 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri

Spartoi

Bagikan:

Dalam mitologi Yunani, Spartoí (bahasa Yunani:Σπαρτοί) adalah para prajurit yang muncul dari gigi naga yang ditaburkan ke tanah.

Spartoi di Thebes

Kadmos tiba di Thebes, Yunani setelah mengikuti seekor sapi atas anjuran Orakel Delfi.[1] Kadmos yang bermaksud mengorbankan sapi tersebut kemudian menyuruh anak buahnya ke mata air terdekat untuk mengambil air. Mata air tersebut dijaga oleh seekor naga yang membunuh semua anak buah Kadmos sebelum akhirnya mati oleh Kadmos

Menurut Apollodoros, naga itu adalah hewan suci milik Ares. Athena memberi setengah gigi naga tersebut pada Kadmos dan menyuruhnya untuk menaburkannya ke tanah. Kadmos melakukannya dan dari dalam tanah bermunculan pria bersenjata. Kadmos menjadi takut dan melempar batu ke tengah-tengah mereka. Para prajurit tersebut mengira bahwa batu tersebut dilempar oleh salah seorang di antara mereka dan kemudian saling bertarung sampai hanya lima yang tersisa: Ekhion, Udeus, Khthonios, Hiperenor dan Pelorus. Lima orang ini membantu Kadmos mendirikan kota Thebes. Menurut Hellanikos, hanya ada lima spartoi yang keluar sehingga tidak terjadi pertarungan di antara para Spartoi.[2] Ekhion menikahi Agave, anak Kadmos. Pentheus, anak mereka, menggantikan Kadmos memimpin Thebes.

Spartoi di Kolkhis

Setengah bagian dari gigi naga yang dibunuh Kadmos ditanam oleh Iason di Kolkhis. Aietes, raja Kolkhis, memperoleh gigi itu dari Athena dan memaksa Iason untuk menaburkannya ke tanah untuk memenangkan domba emas. Seperti Kadmos, Iason melempar batu ke tengah-tengah para Spartoi sehingga mereka saling bertarung, kali ini tak ada yang selamat.

Catatan kaki

  1. ↑ Gantz, hal. 467.
  2. ↑ Gantz, hal. 468.

Referensi

  • Gantz, Timothy. Early Greek Myth. Baltimore: Johns Hopkins University Press, 1993.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan