Sabtu, 17 Oktober 2026
14:45 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Skala intensitas Mercalli yang dimodifikasi

Skala intensitas Mercalli yang dimodifikasi

Bagikan:
Untuk fisikawan Giuseppe Mercalli, lihat Giuseppe Mercalli.
250px-2022_Cianjur_Earthquake_Shakemap.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta intensitas Gempa bumi Cianjur 2022 dengan MMI IX (Hebat) pada skala Mercalli

Skala Mercalli atau Skala MMI (Modified Mercally Intensity Scale) adalah satuan untuk mengukur intensitas gempa bumi. Satuan ini diciptakan oleh seorang vulkanolog asal Italia yang bernama Giuseppe Mercalli pada tahun 1902. Skala Mercalli terbagi menjadi 12 tingkatan berdasarkan informasi dari orang-orang yang selamat dari gempa bumi dan juga dengan melihat serta membandingkan tingkat kerusakan akibat gempa bumi tersebut.

Skala Mercalli sangat subjektif dan kurang objektif jika dibandingkan dengan perhitungan magnitudo gempa yang lain. Saat ini penggunaan skala magnitudo lebih luas digunakan untuk untuk mengukur kekuatan gempa bumi.

Skala Intensitas Mercalli, pada tahun 1931 oleh ahli seismologi, Harry Wood dan Frank Neumann masih sering digunakan terutama apabila tidak terdapat peralatan seismometer yang dapat mengukur kekuatan gempa bumi di tempat kejadian.

Skala intensitas Mercalli termodifikasi

Tingkatan rendah pada skala Mercalii termodifikasi pada umumnya didasari oleh bagaimana gempa dirasakan oleh orang-orang. Angka skala yang lebih tinggi didasari oleh kerusakan struktural yang diamati.

Skala MMI memiliki 12 derajat intensitas yang dinyatakan dalam Angka Romawi (untuk mencegah penggunaan desimal):[1][2]

Skala Percepatan tanah puncak[3] Deskripsi Gambar Contoh peristiwa
I. Tidak dirasakan 0,0005 g0 (0,0049 m/s2) Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang. Skala_Intensitas_Mercalli_I.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
II. Lemah 0,003 g0 (0,029 m/s2) Getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Skala_Intensitas_Mercalli_II.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
III. Lemah Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Skala_Intensitas_Mercalli_III.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
IV. Ringan 0,028 g0 (0,27 m/s2) Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela atau pintu berderik, dan dinding berbunyi. Skala_Intensitas_Mercalli_IV.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled Gempa bumi Pacitan 2026
V. Sedang 0,062 g0 (0,61 m/s2) Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, dan bandul lonceng dapat berhenti. Skala_Intensitas_Mercalli_V.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled Gempa bumi Banten 2018
Gempa bumi Jawa Timur April 2021
VI. Kuat 0,12 g0 (1,2 m/s2) Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, dan kerusakan yang ditimbulkan masih sebatas kerusakan ringan. Skala_Intensitas_Mercalli_VI.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled Gempa bumi Banten 2019
Gempa bumi Sulawesi Barat 2021
Gempa bumi Poso 2025
VII. Sangat kuat 0,22 g0 (2,2 m/s2) Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan terjadi pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik, sedangkan bangunan yang konstruksinya kurang baik menjadi retak-retak bahkan hancur dan cerobong asap pecah. Gempa terasa oleh orang yang menaiki kendaraan. Skala_Intensitas_Mercalli_VII.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled Gempa bumi Jawa Barat 2009
Gempa bumi Aceh 2013
Gempa bumi Maluku 2019
VIII. Parah 0,40 g0 (3,9 m/s2) Kerusakan ringan terjadi pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak-retak terjadi pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari kerangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, dan air menjadi keruh. Skala_Intensitas_Mercalli_VIII.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled Gempa bumi Sumatra Barat 2009
Gempa bumi Lombok Agustus 2018
Gempa bumi Flores 2026
IX. Hebat 0,75 g0 (7,4 m/s2) Kerusakan terjadi pada bangunan yang kuat dan rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus dan banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari fondasinya. Pipa-pipa dalam rumah pun putus. Terjadi Pencairan tanah. Skala_Intensitas_Mercalli_IX.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled Gempa bumi Samudra Hindia 2004
Gempa bumi Yogyakarta 2006
Gempa bumi Venezuela 2026
X. Ekstrem >1,39 g0 (13,6 m/s2) Bangunan dari kayu yang kuat rusak, kerangka rumah lepas dari fondasinya, tanah terbelah, rel melengkung, dan tanah longsor terjadi di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam. Skala_Intensitas_Mercalli_X.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled Gempa bumi Haiti 2010
Gempa bumi dan tsunami Sulawesi 2018
Gempa bumi Myanmar 2025
XI. Ekstrem Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak sehingga lembah terjadi. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, dan rel sangat melengkung. Skala_Intensitas_Mercalli_XI.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled Gempa bumi besar Hanshin
Gempa bumi Sichuan 2008
Gempa bumi Noto 2024
XII. Ekstrem Hancur sama sekali, gelombang tampak pada permukaan tanah, pemandangan menjadi gelap, dan Benda-benda terlempar ke udara. Skala_Intensitas_Mercalli_XII.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled Gempa bumi Gansu 1920
Gempa bumi Valdivia 1960
Gempa bumi Turki–Suriah 2023

Skala intensitas Mercalli berdasarkan magnitudo

Magnitudo Skala intensitas Mercalli
1.0–3.0 I
3.0–3.9 II–III
4.0–4.9 IV–V
5.0–5.9 VI–VII
6.0–6.9 VII–IX
7.0+ VIII atau lebih tinggi
Magnitude/intensity comparison, USGS

Besaran dan intensitas, meskipun saling terkait, adalah konsep yang sangat berbeda. Besaran merupakan fungsi dari energi yang dilepaskan oleh gempa bumi, sedangkan intensitas adalah tingkat guncangan yang dialami pada suatu titik di permukaan, dan bervariasi dari intensitas maksimum di atau dekat episentrum, hingga nol pada jarak tertentu. Hal ini bergantung pada banyak faktor, termasuk kedalaman hiposentrum, topografi, jarak dari episentrum, apakah lapisan batuan di bawahnya memperkuat guncangan permukaan, dan arah guncangan yang disebabkan oleh mekanisme gempa bumi. Misalnya, gempa bumi Laut Jawa berkekuatan 7.5 magnitudo, pada tahun 2007, berkedalaman 282 km, tetapi memiliki intensitas maksimum yang hanya dirasakan sebesar V (Sedang),[4] sedangkan gempa bumi Cianjur berkekuatan 5.6 magnitudo, pada tahun 2022, berkedalaman 10 km, memiliki intensitas maksimum yang relatif besar, yaitu IX (Hebat).[5]

Tabel kecil ini merupakan panduan kasar untuk tingkatan skala MMI. Warna dan nama deskriptif yang ditampilkan di sini berbeda dengan yang digunakan pada peta guncangan tertentu di artikel lain.[6]

Intensitas XII

Intensitas XII adalah intensitas maksimum dalam skala intensitas Mercalli untuk kategori gempa bumi. Pada Intensitas XII kerusakannya total. Gelombang terlihat di permukaan tanah. Benda-benda terlempar ke atas udara. Pemandangan menjadi gelap. Dan sangat mustahil untuk berjalan atau berdiri.[7]

Gempa bumi Intensitas XII (Ekstrem)
Nama Tanggal Magnitudo Lokasi Intensitas XII
Gempa bumi Gansu 1920 01920-12-1616 Desember 1920 7.9 Mw Tiongkok, Tongxin, Lanzhou
Gempa bumi Erzincan 1939 01939-12-2727 Desember 1939 7.8 Mw Turki, Erzincan
Gempa bumi Valdivia 1960 01960-05-2222 Mei 1960 9.5 Mw Chile, Valdivia, Puerto Montt
Gempa bumi Gujarat 2001 02001-01-2626 Januari 2001 7.7 Mw India, Kutch, Rajkot
Gempa bumi Turki–Suriah 2023 02023-02-066 Februari 2023 7.8 Mw Turki, Kahramanmaraş, Gaziantep, Antakya

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Skala MMI (Modified Mercalli Intensity)". Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Diakses tanggal 3 Februari 2018.
  2. ↑ "Magnitude / Intensity Comparison". Survei Geologi Amerika Serikat. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-10-02. Diakses tanggal 3 Februari 2018.
  3. ↑ "3.5. Representing Macroseismic Intensity on Maps — ShakeMap Documentation documentation". usgs.github.io. Diakses tanggal 11 April 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ ANSS. "M 7.5 - 35 km NNE of Rengasdengklok, Indonesia 2007". Comprehensive Catalog. U.S. Geological Survey.
  5. ↑ ANSS. "M 5.6 - 11 km NE of Sukabumi, Indonesia 2022". Comprehensive Catalog. U.S. Geological Survey.
  6. ↑ ""How Much Bigger…?" Calculator". earthquake.usgs.gov. Diakses tanggal 2025-08-11.
  7. ↑ "Modified Mercalli Intensity Scale". Association of Bay Area Governments. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-26. Diakses tanggal 2017-09-02.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan