Sabtu, 17 Oktober 2026
06:21 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super

Shosei Koda

Bagikan:
Shosei Koda
Lahir(1979-11-29)29 November 1979
Meninggal29 Oktober 2004(2004-10-29) (umur 24)
Penyebab kematian
Pemenggalan
Orang tuaSetsuko Koda
Masumi Koda

Shosei Koda (香田 証生, Kōda Shōsei, 29 November 1979 – 29 Oktober 2004) adalah seorang warga sipil Jepang yang diculik dan kemudian dipenggal di Irak pada 29 Oktober 2004, oleh kelompok Zarqawi, ketika berkunjung ke negara tersebut. Ia menjadi orang Jepang pertama yang dipenggal di Irak.[1]

Kehidupan awal dan pendidikan

Orangtua Koda, Setsuko Koda dan Masumi Koda, adalah anggota Gereja Serikat Kristus.[2] Karena afiliasi keluarga Koda dengan Gereja Serikat Kristus, sebuah tato salib terdapat pada lengannya.[3] Keluarganya berasal dari Nōgata, Fukuoka, sebuah kota selatan kecil di Jepang,[4] dan ibunya adalah seorang perawat. Koda keluar dari sekolah tinggi sebelum ia mulai bekerja sebagai pelukis dalam ruangan sampai 2002.[5]

Referensi

  1. ↑ "Shosei Koda was the first Japanese killed in Iraq". Pravda. 31 Oktober 2004. Diakses tanggal 31 Januari 2013.
  2. ↑ "Death Not in Vain: Son of Japanese Christian Parents Kidnapped and Killed by Militants in Baghdad." Japan Christian Activity News Fall/Winter 2004 Diarsipkan 2008-07-25 di Wayback Machine. () National Christian Council in Japan. ISSN 0021-4353. Number 737 (Northern Hemisphere) Fall/Winter 2004. 6 (6/20). Diakses pada 7 Maret 2011.
  3. ↑ On the kidnapping affair of Shosei Koda (dalam bahasa Jepang)
  4. ↑ "Shosei Koda". Khaleej Times. Tokyo. AFP. 31 Oktober 2004. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-02-21. Diakses tanggal 31 Januari 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Shosei Koda". Khaleej Times. Tokyo. AFP. 31 Oktober 2004. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-02-21. Diakses tanggal 31 Januari 2013.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan