Minggu, 20 September 2026
18:32 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Shitong

Shitong (Hanzi:史通; Pinyin:Shǐtōng; harfiah: 'Generalitas Historiografi') adalah kitab historiografi berbahasa Tionghoa pertama yang disusun oleh Liu Zhiji antara 708 dan 710. Kitab ini menggambarkan pola umum historiografi dinasti resmi masa lalu mengenai struktur, metode, tahap-tahap pengaturan, urutan, keterangan dan komentar kembali ke era pra-Dinasti Qin.

Kitab ini berisi sekitar 88.000 kata termasuk komentar Liu, yang dibagi menjadi 39 bab dalam dan 13 bab luar, 3 bab dalam telah hilang sejak zaman Ouyang Xiu, sementara sisanya masih ada. Bab-bab dalam yang merupakan bagian utama dari buku ini memberikan informasi tentang jenis, bentuk, aturan, tata letak, pengumpulan bahan-bahan historis, garis besar, dan prinsip historiografi. Bab-bab luar menggambarkan sistem resmi historiografer, asal dan perkembangan sejarah, serta keberhasilan dan kegagalan sejarawan masa lalu.

Salinan Dinasti Song sudah tidak ada lagi, namun edisi Dinasti Ming yang dicetak ulang masih dapat dilihat. Yang tertua adalah edisi 1535 oleh Lu Shen, versi paling lengkapnya adalah edisi 1577 oleh Zhang Zhixiang, yang diterbitkan oleh Zhonghua Shuju pada tahun 1961.

Lihat juga

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan