Jumat, 09 Oktober 2026
23:30 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Sagittarius A*

Sagittarius A*

lubang hitam supermasif di pusat galaksi bima sakti

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Sagittarius A.
Sagittarius A* (Sgr A*)
250px-Sag_A%2A.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Foto Sagittarius A* oleh Event Horizon Telescope pada tahun 2017 (dirilis tahun 2022)
Data pengamatan
Epos J2000      Ekuinoks J2000
Rasi bintang Sagittarius
Asensio rekta  17j 45m 40.0409d
Deklinasi  −29° 0′ 28.118″ [1]
Detail
Massa8,553130×1036 kg
4,3×106[2] M☉
Astrometri
Jarak26.000[2] tc
(8178±13[2] pc)
Referensi basis data
SIMBADdata
250px-Gcle.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sgr A* (tengah) dan dua gema cahaya dari ledakan baru-baru ini (dilingkari)
250px-Chandra_image_of_Sgr_A.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar Sgr A* dari Observatorium sinar-X Chandra.

Sagittarius A* (diucapkan "Sagittarius A-star", biasa disingkat Sgr A*) adalah sebuah lubang hitam supermasif[3][4][5] di Pusat Galaksi Bima Sakti. Sgr A* terletak dekat perbatasan rasi bintang Sagittarius dan Scorpius, kira-kira 5,6° selatan ekliptika, dan tampak dekat Gugus Kupu-kupu (M6) dan Shaula.

Observasi beberapa bintang yang mengorbit Sagittarius A*, terutama bintang S2, digunakan untuk mementukan massa dan batas maksimum radius objek. Berdasarkan massa dan batas radius yang semakin presisi, para astronom menarik kesimpulan bahwa Sagittarius A* adalah lubang hitam supermasif di pusat Bima Sakti.[6] Nilai massanya saat ini adalah 4,3 juta massa Matahari.[2]

Reinhard Genzel dan Andrea Ghez menerima Penghargaan Nobel Fisika 2020 untuk menemukan bahwa Sgr A* adalah objek supermasif dan padat, di mana lubang hitam adalah satu-satunya penjelasan yang masuk akal pada saat itu.[7]

Pada 12 Mei 2022, menggunakan Teleskop Event Horizon, para astronom merilis foto Sagittarius A* yang menggunakan data dari observasi radio pada April 2017,[8] dan memastikan bahwa objek ini adalah lubang hitam. Ini adalah gambar terkonfirmasi lubang hitam kedua, setelah foto lubang hitam supermasif Messier 87 pada tahun 2019.[9][10]

Observasi

Para astronom telah mampu mengamati Sgr A* dalam spektrum optik karena efek dari 25 besaran magnitudo antara Sgr A* dan Bumi.[11] Beberapa tim peneliti telah berusaha untuk menggambarkan Sagittarius A* dalam spektrum radio dengan menggunakan interferometri dasar yang sangat panjang (VLBI). Pengukuran dengan resolusi tertinggi saat ini, telah dibuat dengan panjang gelombang 1,3 mm, yang mana menunjukkan diameter sudut untuk sumber dari 37 μas.[12] Sagittarius A* berjarak 26.000 tahun cahaya (~44 juta kilometer) dari Bumi.

Sejarah

Sgr A* ditemukan pada tanggal 13 dan 15 Februari 1974 oleh astronom Bruce Ballick dan Robert Brown dengan menggunakan interferometri dasar dari Observatorium Radio Astronomi Nasional.[13] Nama Sgr A* diciptakan oleh Brown karena sumber radio itu "menarik", karena keadaan tereksitasi dari atom ditandai dengan tanda bintang.[14]

Observasi radio Sgr A* dengan VLBI juga bisa disejajarkan terpusat dengan gambar sehingga bintang S2 bisa dilihat mengorbit Sagittarius A*. Dari analisis bintang S2 terhadap Orbit Kepler, Sagittarius A* bermassa sekitar 2,6 ± 0,2 juta massa matahari.[15] Mereka juga menentukan jarak dari Bumi ke pusat galaksi, yang mana hal yang sangat penting dalam mengkalibrasi skala astronomi, seperti 8,0 ± 0,6 × 103 parsec.

Pada bulan November 2004, sebuah tim astronom melaporkan penemuan lubang hitam bermassa menengah yang bernama GCIRS 13E, mengorbit Sagittarius A* dengan jarak 3 tahun cahaya. Lubang hitam ini bermassa 1.300 kali massa matahari. Penemuan ini dapat menambahkan gagasan bahwa lubang hitam supermasif tumbuh dengan menyerap lubang hitam kecil disekitarnya.

Pusat lubang hitam

Jika posisi Sagittarius A* benar-benar berada di pusat lubang hitam, akan ada kemungkinan ukurannya telah diperbesar dari ukuran aslinya, karena disebabkan oleh lensa gravitasi. Menurut teori relativitas umum, hal ini akan menghasilkan ukuran minimal setidaknya 5,2 kali lebih besar daripada radius lubang hitam Schwarzschild.[12]

Para astronom yakin bahwa pengamatan ini memberikan bukti empiris baik bahwa galaksi Bima Sakti kita memiliki lubang hitam supermasif di pusatnya yang berjarak 26.000 tahun cahaya dari Tata Surya,[6] karena:

  • Bintang S2 mengikuti orbit elips dengan periode 15,2 tahun dan ber-apsis (jarak terdekat) 17 jam cahaya (1,8×1013 m) dari pusat objek.[16]
  • Dari pergerakan bintang S2, massanya dapat diperkirakan sekitar 4,1 juta kali massa matahari.[17]
  • Jari-jari objek sentral harus secara signifikan kurang dari 17 jam cahaya, karena jika tidak, S2 akan bertabrakan dengannya.
  • Satu-satunya objek yang bermassa 4,1 juta kali massa matahari dalam volume yang kecil adalah lubang hitam.
Elemen orbital dari bintang yang mengorbit Sagittarius A*[18]
Bintang Nama lain a (″) a (SA) e P (tahun) T0 (tanggal) Referensi
S1 S0-1 0,412±0,024 3300±190 0,358±0,036 94,1±9,0 2002,6±0,6 [19]
S2 S0-2 0,1226±0,0025 980±20 0,8760±0,0072 15,24±0,36 2002,315±0,012 [19]
919±23 0,8670±0,0046 14,53±0,65 2002,308±0,013 [20]
S8 S0-4 0,329±0,018 2630±140 0,927±0,019 67,2±5,5 1987,71±0,81 [19]
S12 S0-19 0,286±0,012 2290±100 0,9020±0,0047 54,4±3,5 1995,628±0,016 [19]
1720±110 0,833±0,018 37,3±3,8 1995,758±0,050 [20]
S13 S0-20 0,219±0,058 1750±460 0,395±0,032 36±15 2006,1±1,4 [19]
S14 S0-16 0,225±0,022 1800±180 0,9389±0,0078 38±5,7 2000,156±0,052 [19]
1680±510 0,974±0,016 36±17 2000,201±0,025 [20]
S0-102 S0-102 0,68±0,02 11,5±0,3 2009,5±0,3 [21]

Catatan

  1. ↑ Reid and Brunthaler 2004
  2. 1 2 3 4 The GRAVITY collaboration (April 2019). "A geometric distance measurement to the Galactic center black hole with 0.3% uncertainty". Astronomy & Astrophysics. 625: L10. arXiv:1904.05721. Bibcode:2019A&A...625L..10G. doi:10.1051/0004-6361/201935656. S2CID 119190574. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-10-04. Diakses tanggal 2019-10-04.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Scientists find proof a black hole is lurking at the centre of our galaxy". Metro (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2018-10-31. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-10-31. Diakses tanggal 2018-10-31.
  4. ↑ "A 'mind-boggling' telescope observation has revealed the point of no return for our galaxy's monster black hole". The Middletown Press. 2018-10-31. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-10-31. Diakses tanggal 2018-10-31.
  5. ↑ Plait, Phil (2018-11-08). "Astronomers see material orbiting a black hole *right* at the edge of forever" (dalam bahasa Inggris). Syfy Wire. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-11-10. Diakses tanggal 12 November 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 Henderson, Mark (Desember 9, 2008). "Astronomers confirm black hole at the heart of the Milky Way". Times Online. Diakses tanggal 2009-05-17.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "The Nobel Prize in Physics 2020" (dalam bahasa American English). 6 Oktober 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-04-24. Diakses tanggal 7 Oktober 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Bower, Geoffrey C. (Mei 2022). "Focus on First Sgr A* Results from the Event Horizon Telescope". The Astrophysical Journal. Diakses tanggal 12 Mei 2022.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Astronomers reveal first image of the black hole at the heart of our galaxy". eso.org. 12 Mei 2022. Diakses tanggal 12 Mei 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Overbye, Dennis (2022-05-12). "The Milky Way's Black Hole Comes to Light". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2022-05-12.
  11. ↑ Osterbrock and Ferland 2006, p. 390
  12. 1 2 Doeleman et al. 2008
  13. ↑ Melia 2007, p. 2
  14. ↑ http://arxiv.org/abs/astro-ph/0305074
  15. ↑ Ghez et al. 2003
  16. ↑ Schödel, R. (17 Oktober 2002). "A star in a 15.2-year orbit around the supermassive black hole at the centre of the Milky Way". Nature. 419 (6908): 694–696. arXiv:astro-ph/0210426. Bibcode:2002Natur.419..694S. doi:10.1038/nature01121. PMID 12384690.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. ↑ Ghez, A. M. (Desember 2008). "Measuring Distance and Properties of the Milky Way's Central Supermassive Black Hole with Stellar Orbits". Astrophysical Journal. 689 (2): 1044–1062. arXiv:astro-ph/0808.2870. Bibcode:2008ApJ...689.1044G. doi:10.1086/592738.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan); Periksa nilai |arxiv=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. ↑ "Orbital Parameters of Stars Orbiting Sgr A*". The Astrophysics Spectator (4.10). Juli 11, 2007.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. 1 2 3 4 5 6 Eisenhauer, F. (Juli 20, 2005). "SINFONI in the Galactic Center: Young Stars and Infrared Flares in the Central Light-Month". The Astrophysical Journal (628): 246–259.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. 1 2 3 Ghez, A. M. (Mei 2005). "Stellar Orbits around the Galactic Center Black Hole". The Astrophysical Journal. 620 (2): 744–757. arXiv:astro-ph/0306130. Bibcode:2005ApJ...620..744G. doi:10.1086/427175.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. ↑ Meyer, L. (4 Oktober 2012). "The Shortest Known Period Star Orbiting our Galaxy's Supermassive Black Hole" (PDF). Diakses tanggal 6 Oktober 2012.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sagittarius A*.
Lokasi
Bima Sakti → Subgrup Bima Sakti → Grup Lokal → Lembaran Lokal → Supergugus Virgo → Supergugus Laniakea → Alam semesta teramati → Alam semesta
Setiap panah (→) bisa berarti "di dalam" atau "bagian dari".
Galaksi Bima Sakti
Galaksi Bima Sakti
Inti galaksi
Lengan spiral
Galaksi satelit
Awan Magellan
Sferoid Sagittarius
Katai
Lainnya
Terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan