Sabtu, 07 November 2026
02:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Orbit Kepler

fenomena astronomi

Bagikan:

Dalam mekanika benda langit, orbit Kepler (atau orbit Keplerian, dari nama astronom Jerman Johannes Kepler) adalah gerakan relatif suatu benda terhadap benda lainnya, contohnya pada gerak berbentuk elips, parabola, atau hiperbola, yang membentuk bidang orbit dua dimensi dalam ruang tiga dimensi.

Orbit Kepler juga dapat membentuk garis lurus. Gerakan ini hanya memperhitungkan gaya tarik gravitasi dari dua titik benda dengan mengabaikan gangguan yang disebabkan dari interaksi gravitasi objek lain, hambatan atmosfer, tekanan radiasi matahari, benda pusat non-bola, dan sebagainya.

Oleh karena itu, orbit Kepler ini dapat dikatakan sebagai solusi dari kasus khusus dari masalah dua benda atau yang dikenal sebagai masalah Kepler. Sebagai teori dalam mekanika klasik, orbit Kepler juga tidak memperhitungkan efek relativitas umum. Orbit Keplerian dapat diparametrikan menjadi enam elemen orbital dengan berbagai cara.

Dalam sebagian besar penerapannya, terdapat benda yang besar sebagai pusatnya, yang pusat massa benda tersebut dianggap sebagai pusat massa seluruh sistem. Dengan cara dekomposisi, orbit dua benda dengan massa yang sama dapat digambarkan sebagai orbit Kepler di sekitar pusat massa yang sama, barycenter kedua benda tersebut.


Cabang-cabang fisika
Divisi
Klasik
Mekanika klasik
Elektrodinamika
Mekanika statistika
Modern
Mekanika kuantum
Relativitas
Fisika partikel
Fisika atomik,
molekul, dan optik
Kosmologi
Antardisiplin
Lihat pula
Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan