Senin, 21 September 2026
23:57 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Orbit Kepler

fenomena astronomi

Dalam mekanika benda langit, orbit Kepler (atau orbit Keplerian, dari nama astronom Jerman Johannes Kepler) adalah gerakan relatif suatu benda terhadap benda lainnya, contohnya pada gerak berbentuk elips, parabola, atau hiperbola, yang membentuk bidang orbit dua dimensi dalam ruang tiga dimensi.

Orbit Kepler juga dapat membentuk garis lurus. Gerakan ini hanya memperhitungkan gaya tarik gravitasi dari dua titik benda dengan mengabaikan gangguan yang disebabkan dari interaksi gravitasi objek lain, hambatan atmosfer, tekanan radiasi matahari, benda pusat non-bola, dan sebagainya.

Oleh karena itu, orbit Kepler ini dapat dikatakan sebagai solusi dari kasus khusus dari masalah dua benda atau yang dikenal sebagai masalah Kepler. Sebagai teori dalam mekanika klasik, orbit Kepler juga tidak memperhitungkan efek relativitas umum. Orbit Keplerian dapat diparametrikan menjadi enam elemen orbital dengan berbagai cara.

Dalam sebagian besar penerapannya, terdapat benda yang besar sebagai pusatnya, yang pusat massa benda tersebut dianggap sebagai pusat massa seluruh sistem. Dengan cara dekomposisi, orbit dua benda dengan massa yang sama dapat digambarkan sebagai orbit Kepler di sekitar pusat massa yang sama, barycenter kedua benda tersebut.


Cabang-cabang fisika
Divisi
Klasik
Mekanika klasik
Elektrodinamika
Mekanika statistika
Modern
Mekanika kuantum
Relativitas
Fisika partikel
Fisika atomik,
molekul, dan optik
Kosmologi
Antardisiplin
Lihat pula
Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan