Minggu, 04 Oktober 2026
14:23 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Fisika plasma

Fisika plasma

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Fisika plasma" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
330px-Plasma-lamp.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bola plasma

Fisika plasma adalah salah satu bidang dari fisika yang mempelajari gas terionisasi yang dikenal sebagai plasma. Studi tentang fisika plasma dimulai sejak penelitian tentang pelucutan listrik di dalam gas dilakukan pada awal tahun 1920. Fisika plasma merupakan bagian penting dalam pengembangan fisika atom, fisika nuklir, dan astronomi.[1] Dalam fisika dan kimia, plasma (juga disebut gas terionisasi karena terbentuk dari benda bersifat gas yang terionisasi oleh panas) adalah keadaan benda dalam fase gas berenergi, yang sering disebut sebagai "keadaan benda keempat", yang beberapa atau semua elektron di orbit atom terluar telah terpisah dari atom atau molekul. Hasilnya adalah sebuah koleksi ion dan elektron yang tidak lagi terikat satu sama lain. Berbagai partikel ini terionisasi (bermuatan) yang membuat gas tersebut memiliki sifat yang berbeda dari gas biasa. Salah satu contohnya, terdapat kehadiran medan elektromagnetik pada gas tersebut. Keadaan benda ini pertama kali diidentifikasi oleh Sir William Crookes pada 1879, dan disebut "plasma" oleh Irving Langmuir pada 1928.[2]

Perlakuan fluida biasa datang dari kombinasi persamaan Navier Stokes dinamika fluida dan persamaan Maxwell elektromagnetisme. Hasil dari himpunan persamaan ini, dengan perkiraan yang tepat, disebut magnetohidrodinamika (atau biasa disingkat MHD).

Fisika plasma sangat penting dalam astrofisika. Berbagai objek astronomi terdiri dari plasma, termasuk bintang, piringan accretion, nebula, dan interstellar medium. Fisika plasma juga penting dalam ilmu aerodinamika seperti hipersonik, karena pada kecepatan hipersonik, interaksi dari gelombang kejut (shockwave) dan lapisan batasan menciptakan panas yang mengionisasi udara di sekitar badan pesawat tersebut. Salah satu contohnya, pada saat Pesawat Ulang Alik masuk kembali ke atmosfer bumi. Fisika plasma juga digunakan dalam mempelajari fusi nuklir karena banyak reaksi fusi terjadi dalam plasma. Plasma dapat pula digunakan pada TV Plasma dan lampu neon.

Referensi

  1. ↑ Nur, Muhammad (2011). Fisika Plasma dan Aplikasinya (PDF). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro Semarang. hlm. 15. ISBN 978-979-097-093-9. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-01-10. Diakses tanggal 2021-02-02.
  2. ↑ Hirsh, Merle (2012-12-02). Gaseous Electronics (dalam bahasa Inggris). Elsevier. ISBN 978-0-323-14095-9. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-05-19. Diakses tanggal 2023-05-16.

Lihat pula

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan