Sabtu, 10 Oktober 2026
22:36 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Setaria sphacelata

Setaria sphacelata

Bagikan:
Setaria sphacelata
250px-Starr_090121-1149_Setaria_sphacelata.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monocots
Klad: Commelinids
Ordo: Poales
Famili: Poaceae
Subfamili: Panicoideae
Genus: Setaria
Spesies:
S. sphacelata
Nama binomial
Setaria sphacelata
Sinonim[1]
  • Chaetochloa aurea (A.Braun) Hitchc.
  • Panicum aureum (Hochst. ex A.Br.) Nees nom. illeg.
  • Panicum chrysanthum Steud.
  • Panicum rudimentosum Steud.
  • Panicum sphacelatum Schumach. nom. illeg.
  • Pennisetum aureum A.Rich. nom. illeg.
  • Setaria almaspicata de Wit
  • Setaria alpestris Peter
  • Setaria anceps Stapf
  • Setaria anceps Stapf ex Massey
  • Setaria angustifolia Stapf
  • Setaria aurea Hochst. ex A.Braun
  • Setaria bussei R.A.W.Herrm.
  • Setaria cana de Wit
  • Setaria chrysantha (Steud.) Heynh. nom. illeg.
  • Setaria decipiens de Wit nom. illeg.
  • Setaria flabellata Stapf
  • Setaria flabelliformis de Wit
  • Setaria homblei De Wild.
  • Setaria laxispica Stapf
  • Setaria myosuroides Peter
  • Setaria neglecta de Wit
  • Setaria perennis Hack. nom. illeg.
  • Setaria planifolia Stapf
  • Setaria rudimentosa (Steud.) T.Durand & Schinz
  • Setaria scalaris Peter
  • Setaria splendida Stapf
  • Setaria stenantha Stapf
  • Setaria stolzii Stapf
  • Setaria tenuispica Stapf & C.E.Hubb.
  • Setaria torta Stapf
  • Setaria trinervia Stapf

Setaria sphacelata adalah rumput tinggi asal Afrika, yang juga dikenal sebagai rumput merpati Afrika Selatan[2] dan rumput bulu Afrika.[3] Tanaman ini asli Afrika tropis dan subtropis, serta dibudidayakan secara luas di seluruh dunia sebagai rumput padang penggembalaan dan sebagai pakan ternak potong.[2][4] Tanaman ini merupakan rumput tahunan rizoma yang menghasilkan batang pipih, tidak berbulu, berwarna biru-hijau dengan tinggi mencapai 2 m. Perbungaannya berupa malai yang padat dan sempit dengan bulir yang kaku dan berwarna jingga, dengan panjang mencapai 25 cm.[2]

Di Afrika, kepala biji Setaria sphacelata merupakan sumber makanan penting bagi beberapa spesies burung, termasuk long-tailed widowbird.[5]

Kultivar komersial telah dikembangkan untuk berbagai iklim dan kondisi tanah. Semua kultivar memiliki kandungan oksalat yang tinggi, sehingga umumnya tidak cocok untuk kuda. Hama yang dikenal dalam budidaya tanaman ini meliputi ulat biji rumput buffel (Mampava rhodoneura) dan jamur Pyricularia trisa.[6]

Setaria sphacelata adalah pakan berkualitas baik untuk hewan ruminansia seperti sapi, domba, dan kambing. Tanaman ini dapat diberikan dalam kondisi segar maupun dijadikan silase.[7]

Setaria sphacelata telah menjadi ternaturalisasi di banyak negara dan merupakan gulma lingkungan yang signifikan di tiga negara bagian Australia.[2][4][8]

Referensi

  1. ↑ "The Plant List: A Working List of All Plant Species". Diakses tanggal 14 Desember 2014.
  2. 1 2 3 4 "Weeds of Australia". Biosecurity Queensland. Diarsipkan dari asli tanggal 2 Februari 2014. Diakses tanggal 1 Februari 2014.
  3. ↑ NRCS. "Setaria". PLANTS Database. United States Department of Agriculture (USDA). Diakses tanggal 11 November 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 "Tropical Forages Factsheet". Australian Centre for International Agricultural Research. Diakses tanggal 1 Februari 2014.
  5. ↑ Hockey P., Dean W. and Ryan P. (2005). Roberts - Birds of southern Africa, edisi ke-VII. The Trustees of the John Voelcker Bird Book Fund, Cape Town.
  6. ↑ "Setaria for coastal pastures". NSW Department of Primary Industries, Australia. Diakses tanggal 1 Februari 2014.
  7. ↑ Heuzé V., Thiollet H., Tran G., Giger-Reverdin S., Lebas F., 2018. Golden millet (Setaria sphacelata). Feedipedia, program oleh INRA, CIRAD, AFZ dan FAO. https://www.feedipedia.org/node/381
  8. ↑ "Warblers in the Mist". Australian Rainforest Conservation Society. Diakses tanggal 1 Februari 2014.

Pranala luar

Setaria sphacelata
Panicum sphacelatum
Ikon rintisan

Artikel bertopik Panicoideae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan