Kamis, 15 Oktober 2026
19:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Sepur belok

Sepur belok

Bagikan:
Sepur belok di emplasemen Stasiun Tanjung Priuk.
Sepur belok di emplasemen Stasiun Tanjung Priuk.
Sepur belok
Jalur utama
Sepur belok

Sepur belok (bahasa Inggris:passing loop, passing siding) adalah bagian dari stasiun kereta api, terutama pada jalur tunggal, yang digunakan untuk persilangan atau papasan kereta api atau trem.[1] Kereta/trem yang memiliki arah perjalanan yang sama dapat saling bersusulan, dengan menggunakan persinyalan kereta api. Sepur belok memilki dua ujung yang tersambung dengan sepur lurus menggunakan wesel, atau hanya pada salah satu ujung sebagai sepur simpan.

Idealnya, untuk memastikan agar sudah memenuhi preipal, sepur belok harus lebih panjang daripada panjang rata-rata kereta apinya. Kereta api pertama yang datang harus berhenti atau berjalan pelan-pelan (jika jalur beloknya sangat panjang) di sepur belok, kemudian kereta api kedua melaju kencang di sepur lurus. Jika kereta api pertama terlalu panjang untuk petak tersebut, kereta api harus menunggu kereta api lawan berhenti di sepur belok. Secara umum, kereta api yang lebih pendek harus datang pertama terlebih dahulu. Jika dua-duanya terlalu panjang, operasi see-saw diperlukan untuk persilangan.[2]

Jika stasiun menggunakan peron, terutama peron tinggi untuk penumpang yang naik dan turun dari kereta api, peron dapat disediakan di kedua jalur, atau dapat juga hanya satu.

Referensi

  1. ↑ Jackson, Alan A. (2006). The Railway Dictionary (Edisi 4th). Sutton Publishing Ltd. hlm. 80. ISBN 0-7509-4218-5.
  2. ↑ ""double saw-by"". Diarsipkan dari asli tanggal 2020-02-20. Diakses tanggal 2020-10-30.
Ikon rintisan

Artikel bertopik perkeretaapian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik perkeretaapian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan