Senin, 21 September 2026
03:13 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Senggak

60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Senggak"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR

Senggak adalah seni olah suara manusia berupa sorakan yang dilakukan oleh pria dewasa dengan banyak orang secara keras, tegas, kompak dan serempak untuk mengiringi kesenian Reyog Ponorogo untuk meningkatkan semangat. Kata Senggak berasal dari bahasa Jawa panaragan yang berarti sorakan.

Sejarah

Selompret_Reyog_dan_Senggak_jaman_dulu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Suasan penyenggak Reyog Tahun 1990

Awalnya senggak adalah semacam Yel-yel militer kerajaan Bantarangin untuk menyemangati diri, hingga tibalah pertarungan antara kedua raja Kelana sewandana dari Kerajaan Bantarangin dengan raja singo barong dari kerajaan Lodaya, Kekuatan Raja Singo Barong yang lebih unggul membuat raja kelana sewandana mulai tersudutkan dan lemah. Namun, Seluruh prajurit Bantarangin selalu menyemangati rajanya untuk bangkit dengan sorakan, alhasil Raja kelana sewandana mengeluarkan pusaka berupa cambuk bernama kiai Samandiman yang di arahkan ke raja singo barong berkali-kali hingga tumbang dan kalah.

Pakem Olah Suara

Sorakan yang bernuansa Militer tersebut memiliki pakem Olah Suara Seperti:

Hak'e Hak'e Hok'ya Hok'ya

Hok'e oweo oweo yak yak hok'ya

Hyuh hasolo hasololo asololoe hok'ya

dengan demikian, Sorakan senggak di lakukan secara bergantian dengan bersautan dengan kompak untuk mengiringi gerak penari, biasanya senggak juga mengikuti suara Angklung Reyog besar dan kecil.

Dalam penelitian, Senggak merupakan sebuah sorakan yang berkaitan dengan militer elit.

Perkembangan

Saat ini senggak yang selalu mengiringi kesenian Reyog, dapat dilihat pada kesenian non Reyog seperti pada Wayang Kulit, Campursari, Dangdut Koplo, Dangdut Jaranan, jaranan, Lais, Dan seluruh budaya yang mendapat pengaruh dari reyog Ponorogo.

Bahkan Tari Kecak yang menggunakan sorakan suara "Cak-Cak" menggunakakan sorakan Senggak, mengingat Tari Barong Bali merupakan bentuk lain dari barong Ponorogo

Selain itu, Senggak juga kerap di gunakan sebagai soundtrack film Indonesia maupun Anime seperti Tendangan Dari Langit, Suromenggolo, Warok Singo Kobra, Ratu Ilmu Hitam, Wali Songo, Shingeki no Kyojin, Nanatsu no taizai dalam mengiringi Gamelan konvesional maupun Orkestra.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan