Minggu, 18 Oktober 2026
02:03 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Sel ekalapis

Sel ekalapis

Bagikan:
250px-Mesothelium_peritoneal_wash_high_mag.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Sel ekalapis atau sel monolayer adalah sel kultur yang tumbuh membentuk lembaran pada permukaan dari tempat kultur.[1] Bentuk sel ekalapis merupakan suatu kumpulan sel yang membentuk satu lapisan dan terdapat ikatan antara satu sel dengan sel-sel lainnya. Bentuk sel ini jika ditumbuhkan ke dalam media dapat berikatan dengan dinding labu atau wadah lainnya.[1] Sel ekalapis dapat berupa sel mirip fibroblas dan sel mirip epitelial. Sedangkan sel suspensi biasanya adalah sel menyerupai limpoblas.[1] Sel ekalapis umumnya dapat ditumbuhkan di media DMEM (Dulbecco’s- Modified Eagle Medium).

Contoh dari sel epitelial adalah Sel Hela dan Sel Vero, sedangkan contoh dari sel limpoblas adalah Sel Raji.[2] Sel Raji adalah sel yang didapatkan dari Burkitt lymphoma.[3] Sel HeLa adalah sel yang ditumbuhkan dari kanker serviks wanita Afrika, Henrietta Lacks. Sel HeLa ini adalah sel manusia pertama yang ditumbuhkan secara kontinu pada kultur. Sel Vero adalah jalur sel yang didapatkan dari ginjal monyet hijau Afrika (vervet).[2]

Referensi

  1. 1 2 3 (Inggris) Mosby's Medical Dictionary.2009. Mosby's Medical Dictionary, 8th edition. Amsterdam: Elsevier.
  2. 1 2 (Inggris) Mondofacto. 2009. Raji cell. Diarsipkan 5 Maret 2016 di Wayback MachineDiakses tanggal 10 Juni 2010.
  3. ↑ (Inggris) Mondofacto. 2009. Vero cell. Diarsipkan 5 Maret 2016 di Wayback MachineDiakses tanggal 10 Juni 2010.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan