
Sel badai adalah suatu massa udara yang mengandung arus udara naik dan turun dalam sirkulasi konvektif serta bergerak dan bertindak sebagai satu kesatuan yang berfungsi sebagai bagian terkecil dari sebuah sistem atmosfer yang menghasilkan badai. Sekumpulan struktur awan guntur biasanya dipandang sebagai bentuk kumpulan sel badai dengan arus naik dan turunnya yang bersifat independen atau saling mempengaruhi.[1]
Ciri-ciri
Suatu sel badai dapat terlihat seperti awan kumulonimbus yang membentang seluas puluhan kilometer persegi dan dapat berlangsung dalam rentang waktu 30 menit atau lebih.[2] Saat arus udara naik dan geser angin di suatu wilayah berada dalam kondisi yang selaras, ukuran suatu sel badai dapat membesar dan umur sel badai dapat berdurasi lebih lama hingga menyebabkan terjadinya supersel.[3] Pergerakan yang lambat dari suatu atau sekumpulan sel badai dapat mengakibatkan curah hujan yang tinggi yang kemudian dapat memicu terjadinya banjir, banjir bandang, hujan es, bahkan angin puting beliung.[3] Selain itu, sel badai dapat terbentuk dari aliran keluar dari suatu sel badai sebelumnya yang dapat memicu sistem konvektif skala menengah atau badai guntur multisel.
Siklus hidup

Terdapat setidaknya tiga tahapan pertumbuhan suatu sel badai, yakni[2][3]
- Fase pembentukan, arus vertikal naik meningkat tajam dan memicu kondensasi uap air dari massa udara yang naik. Fase ini membentuk awan kumulus kongestus yang kemudian matang menjadi awan kumulonimbus dengan kandungan kristal es di puncaknya yang kemudian menyebar secara horizontal saat berada di tropopause.
- Fase kematangan, arus vertikal turun mulai terjadi dan di fase ini mulai muncul petir, guntur, hujan, dan pada kasus tertentu hujan es.
- Fase peluruhan, kolam udara dingin di awan pada fase ini mulai turun menjalar ke permukaan bumi. Penurunan kolam udara dingin ini juga menjadi pemicu terhentinya arus vertikal naik.
Lihat pula
Rujukan
- ↑ "A Comprehensive Glossary of Weather Terms For Storm Spotters". NOAA Technical Memorandum NWS SR-145 (dalam bahasa Inggris). NOAA. Diakses tanggal 2020-02-19.
- 1 2 "Cell". Meteorological Glossary (dalam bahasa Inggris). American Meteorological Society. Diakses tanggal 2020-02-19.
- 1 2 3 "Cellule orageuse". Glossaire météorologique (dalam bahasa Prancis). Météo-France. Diakses tanggal 2020-02-19..
Artikel bertopik meteorologi dan klimatologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |