Jumat, 25 September 2026
13:26 WIB
TERKINI
Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara

Seksologi

Seksologi adalah studi ilmiah tentang seksualitas manusia, termasuk minat, perilaku, dan fungsi seksual manusia.[1] Istilah seksologi umumnya tidak merujuk pada studi seksualitas non-ilmiah, seperti kritikisme sosial.[2][3]

Seksologis menggunakan alat dari beberapa bidang akademik, seperti antropologi, biologi, kedokteran, psikologi, epidemiologi, sosiologi, dan kriminologi.[4][5] Topik studi meliputi perkembangan seksual (pubertas), orientasi seksual, identitas gender, hubungan seksual, aktivitas seksual, parafilia, dan minat seksual atipikal. Ini juga mencakup studi tentang seksualitas sepanjang umur, termasuk seksualitas anak, pubertas, seksualitas remaja, dan seksualitas di kalangan orang tua. Seksologi juga mencakup seksualitas di antara mereka yang disabilitas mental atau fisikal. Studi seksologikal tentang disfungsi dan gangguan seksual, termasuk disfungsi ereksil dan anorgasmia, juga menjadi andalan.

Referensi

  1. ↑ "Sexology". Merriam Webster. Diakses tanggal Desember 29, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑
  3. ↑
  4. ↑ Johnson, Mark (20 April 2015). "Anthropology and Sexology". The International Encyclopedia of Human Sexuality: 1–111. doi:10.1002/9781118896877.wbiehs033. ISBN 9781118896877. Diakses tanggal 27 Mei 2022.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: terbitan berkala memiliki ISBN (link)
  5. ↑ "Sexology | interdisciplinary science". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-07-30.

Pranala luar

Pranala ke artikel terkait
Fisiologi dan biologi
Kesehatan dan
pendidikan
Identitas dan keragaman
Hukum
Sejarah
Hubungan
dan masyarakat
Berdasarkan negara
Aktivitas seksual
Industri seks
Agama dan seksualitas
Fenomena hubungan
seksual
Dinamika seksual
Hukum
Lihat juga
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan