Rabu, 07 Oktober 2026
07:56 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

Sejarah digital

Bagikan:
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.

Sejarah digital merujuk pada perkembangan dan transformasi teknologi digital serta dampaknya terhadap masyarakat, budaya, dan peradaban manusia. Era digital dimulai dengan penemuan Komputer dan terus berkembang dengan munculnya Internet, Komputasi awan dan Kecerdasan buatan. Artikel ini membahas sejarah teknologi digital dari masa awal hingga kontemporer.

Awal Mula (Pra-1940-an)

Konsep komputasi digital telah ada sejak abad ke-17, dengan penemuan mesin hitung oleh Blaise Pascal (1642) dan Gottfried Wilhelm Leibniz (1674). Pada abad ke-19, Charles Babbage merancang Mesin Analitik, yang dianggap sebagai cikal bakal komputer modern. Ada Lovelace, matematikawan Inggris, menulis algoritma pertama untuk mesin ini, menjadikannya programmer pertama di dunia.[1]

Era Komputer Digital (1940–1970)

Komputer digital pertama yang dapat diprogram, Colossus, dikembangkan selama Perang Dunia II oleh Inggris untuk memecahkan kode Jerman. Pada 1945, ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Computer) menjadi komputer elektronik pertama yang dapat diprogram ulang. Perkembangan Transistor pada 1947 oleh Bell Labs mempercepat evolusi komputer, diikuti oleh Sirkuit terintegrasi pada 1958.[2]

Revolusi Personal Computer (1970–1990)

Era Komputer pribadi dimulai dengan Altair 8800 (1975) dan diperluas oleh Apple II (1977) serta IBM PC (1981). Microsoft dan Apple menjadi pemain utama dalam industri perangkat lunak dan keras. Internet mulai berkembang dari proyek militer ARPANET (1969) menjadi jaringan global.<ref>{{Cite journal |last=Campbell-Kelly |first=Martin |title=From Airline Reservations to Sonic the Hedgehog: A History of the Software Industry |url=https://archive.org/details/fromairlinereser0000camp |journal=MIT Press |year=2003}}</ref>

Era Internet dan Digitalisasi Global (1990–2010)

World Wide Web diperkenalkan oleh Tim Berners-Lee pada 1989, mengubah internet menjadi platform global. Perusahaan seperti Google (1998) dan Facebook (2004) memanfaatkan jaringan ini untuk layanan berbasis data. Telepon pintar seperti iPhone (2007) memperluas akses digital ke kehidupan sehari-hari.[3]

Era Kontemporer (2010–sekarang)

Kecerdasan buatan, big data, dan Internet of Things (IoT) mendominasi perkembangan digital. Blockchain dan metaverse menjadi tren baru, sementara isu privasi digital dan Keamanan siber semakin penting.[4]

Dampak Sosial dan Budaya

Digitalisasi telah mengubah cara manusia berkomunikasi (Media sosial), bekerja (Kerja jarak jauh), dan mengakses informasi (Wikipedia). Tantangan seperti Kesenjangan digital dan dezinformasi juga muncul.[5]

Lihat Juga

Referensi

  1. ↑ Isaacson, Walter (2014). The Innovators. Simon & Schuster. ISBN 978-147670869.{{cite book}}: Periksa nilai |isbn=: panjangPemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ "Home". CHM (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-07-07.
  3. ↑ "The birth of the Web | CERN". home.cern. Diakses tanggal 2025-07-07.
  4. ↑ "The Rise of AI". The New York Times.
  5. ↑ Castells, Manuel (2010). The Rise of the Network Society. Wiley-Blackwell.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)


Pranala luar

  • [https://www.computerhistory.org/ Computer History Museum] – Arsip sejarah komputasi digital.
  • [https://internethalloffame.org/ Internet Hall of Fame] – Tokoh-tokoh kunci dalam perkembangan internet.

* [https://webfoundation.org/about/vision/history-of-the-web/ World Wide Web Foundation] – Sejarah web oleh Tim Berners-Lee.

40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik teknologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan