Selasa, 13 Oktober 2026
00:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Sanma oriental

Sanma oriental

Bagikan:
Sanma oriental
250px-Oriental_Skylark_by_David_Raju_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dia India
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Passeriformes
Infraordo: Passerides
Famili: Alaudidae
Genus: Alauda
Spesies:
A. gulgula
Nama binomial
Alauda gulgula
Subspesies

Lihat teks

250px-Alauda_gulgula_distribution_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Sanma oriental ( Alauda gulgula ), juga dikenal sebagai branjangan sonca adalah spesies sanma yang ditemukan di Palearktik selatan, tengah dan timur. Seperti burung sanma lainnya, ia ditemukan di padang rumput terbuka tempat ia memakan biji-bijian dan serangga.

Di Indonesia, sanma oriental merupakan salah satu burung branjangan yang sangat populer dan umum dipelihara oleh para peminat burung kicau, dan kebanyakan dari mereka didatangkan dari Vietnam yang menciptakan asal-usul nama lain burung ini di Indonesia, yaitu burung Sonca yang diambil dari bahasa vietnam "Sơn ca".

Keterangan

Sanma oriental berukuran sekitar 16 cm (6,3 in) panjang. Mereka memiliki bulu bagian atas berwarna kuning kecokelatan dengan garis-garis, dengan bulu ekor bagian luar berwarna putih dan jambul pendek. Kedua jenis kelamin serupa.

Perilaku dan ekologi

Burung sanma ini sering kali terbang ke langit, berkibar dan bernyanyi sebelum turun ke bumi. Sanma Oriental jantan juga dapat melayang di udara dan bernyanyi, untuk menarik pasangan.

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2016). "Alauda gulgula". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T22717424A94531143. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T22717424A94531143.en. Diakses tanggal 13 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan