Samantha Smith | |
|---|---|
Smith saat mengunjungi kamp pionir Artek pada tahun 1983 | |
| Lahir | Samantha Reed Smith (1972-06-29)29 Juni 1972 Houlton, Maine, AS |
| Meninggal | 25 Agustus 1985(1985-08-25) (umur 13) Auburn, Maine, AS |
Penyebab kematian | Kecelakaan pesawat |
Tempat peristirahatan terakhir | Abu dimakamkan di Pemakaman Estabrook, Amity, Maine |
| Nama lain |
|
| Pekerjaan |
|
| Masa aktif | 1982–1985 |
| Tanda tangan | |
Samantha Reed Smith (29 Juni 1972 – 25 Agustus 1985) adalah seorang aktivis perdamaian dan aktris cilik Amerika Serikat yang terkenal berkat aksi antiperangnya selama Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. Pada tahun 1982, Smith mengirim surat kepada Sekretaris Jenderal Partai Komunis Uni Soviet yang baru diangkat, Yuri Andropov, dan mendapat balasan pribadi berisi undangan untuk mengunjungi Uni Soviet, yang kemudian ia penuhi.
Smith menarik perhatian media secara luas di kedua negara sebagai "Duta Niat Baik", hingga dijuluki Duta Termuda Amerika dan selanjutnya berpartisipasi dalam berbagai kegiatan misi perdamaian di Jepang.[2] Bersama ayahnya, Arthur (seorang akademisi), ia menulis buku berjudul Journey to the Soviet Union yang mengisahkan perjalanannya di negara tersebut. Ia kemudian merambah dunia seni peran, memandu acara khusus anak-anak mengenai Pemilihan umum Presiden Amerika Serikat 1984 di The Disney Channel serta membintangi serial televisi Lime Street. Smith tewas pada usia 13 tahun dalam musibah Bar Harbor Airlines Penerbangan 1808, yang jatuh di dekat landasan pacu saat melakukan pendekatan akhir ke Bandar Udara Munisipal Auburn/Lewiston di Maine.
Konteks sejarah
Ketika Yuri Andropov menggantikan Leonid Brezhnev sebagai pemimpin Uni Soviet pada November 1982, surat kabar dan majalah utama di Dunia Barat menampilkan banyak foto serta artikel mengenai dirinya di halaman depan. Sebagian besar liputan bernada negatif dan cenderung menciptakan persepsi tentang adanya ancaman baru terhadap stabilitas Dunia Barat. Andropov sebelumnya menjabat sebagai Duta Besar Soviet untuk Hungaria saat Revolusi Hungaria 1956 yang ditumpas oleh Angkatan Bersenjata Uni Soviet, serta Ketua KGB dari tahun 1967 hingga 1982. Selama masa jabatannya di KGB, ia dikenal di Barat atas perannya dalam menumpas Musim Semi Praha dan penindasan brutal terhadap para pembangkang, seperti Andrei Sakharov dan Aleksandr Solzhenitsyn. Ia mengawali masa jabatannya sebagai pemimpin Soviet dengan memperkuat wewenang KGB dan menindak para pembangkang.[3] Menurut Vasili Mitrokhin, Andropov menganggap perjuangan hak asasi manusia sebagai bagian dari konspirasi imperialis luas untuk meruntuhkan fondasi negara Soviet.[4] Ketegangan internasional yang bergejolak saat itu berpusat pada upaya Uni Soviet dan Amerika Serikat dalam mengembangkan senjata yang dapat diluncurkan dari satelit di orbit. Kedua pemerintah memiliki program penelitian dan pengembangan yang intensif untuk menciptakan teknologi tersebut. Kendati demikian, kedua negara menghadapi tekanan yang kian meningkat untuk menghentikan proyek tersebut. Di Amerika Serikat, Presiden Ronald Reagan mendapat tekanan dari kelompok lobi ilmuwan dan pakar senjata AS, sementara pemerintah Uni Soviet mengeluarkan pernyataan resmi yang berbunyi, "Mencegah militerisasi ruang angkasa adalah salah satu tugas paling mendesak yang dihadapi umat manusia".[5]
Pada saat yang sama, unjuk rasa antinuklir skala besar marak terjadi di seluruh Eropa dan Amerika Utara. Di tengah gelombang protes tersebut, penayangan film drama televisi bertema perang pascanuklir berjudul The Day After oleh jaringan ABC pada 20 November 1983 menjadi salah satu acara televisi yang paling dinantikan pada dekade tersebut.[6]
Pada saat itu, kedua negara adidaya telah meninggalkan strategi détente mereka. Sebagai tanggapan atas penempatan rudal SS-20 baru milik Uni Soviet, NATO menempatkan rudal jelajah dan Pershing II di Eropa. Perang Soviet–Afganistan (1979–1989) juga telah memasuki tahun ketiganya. Di tengah suasana ini, pada 22 November 1982, majalah Time menerbitkan edisi dengan Andropov sebagai sampul depannya. Saat Smith melihat edisi tersebut, ia bertanya kepada ibunya: "Jika orang-orang begitu takut padanya, mengapa tidak ada yang menulis surat untuk bertanya apakah ia menginginkan perang atau tidak?" Ibunya menjawab, "Mengapa tidak kamu saja?"[7]
Kehidupan awal
Samantha Smith lahir pada 29 Juni 1972 di kota kecil Houlton, Maine, yang terletak di perbatasan Kanada–Amerika Serikat dari pasangan Jane Goshorn dan Arthur Smith.[8] Pada usia lima tahun, ia menulis surat kepada Ratu Elizabeth II (yang perayaan Yubileum Perak pemerintahannya jatuh pada tahun 1977) untuk mengungkapkan kekagumannya kepada penguasa monarki Britania tersebut. Ketika Smith menyelesaikan kelas dua sekolah dasar pada musim semi 1980, keluarganya menetap di Manchester, Maine, tempat ia bersekolah di Sekolah Dasar Manchester. Ayahnya bekerja sebagai pengajar di Ricker College di Houlton[9] sebelum mengajar sastra dan penulisan di Universitas Maine di Augusta,[5] sementara ibunya bekerja sebagai pekerja sosial di Departemen Layanan Masyarakat Maine (Maine Department of Human Services).[10]
Pada November 1982, saat Smith berusia 10 tahun, ia menulis surat kepada pemimpin Soviet Yuri Andropov, mencoba memahami alasan mengapa hubungan Uni Soviet–Amerika Serikat begitu tegang:
|
Dear Mr. Andropov, |
"Yang terhormat Tuan Andropov, |
|
My name is Samantha Smith. I am 10 years old. Congratulations on your new job. I have been worrying about Russia and the United States getting into a nuclear war. Are you going to vote to have a war or not? If you aren't please tell me how you are going to help to not have a war. |
Nama saya Samantha Smith. Usia saya 10 tahun. Selamat atas jabatan baru Anda. Saya khawatir tentang kemungkinan Rusia dan Amerika Serikat terlibat dalam perang nuklir. Apakah Anda akan memilih untuk berperang atau tidak? Jika tidak, tolong beri tahu saya bagaimana Anda akan membantu mencegah terjadinya perang. |
|
This question you do not have to answer, but I would like it if you would. Why do you want to conquer the world or at least our country? God made the world for us to share and take care of. Not to fight over or have one group of people own it all. Please lets do what he wanted and have everybody be happy too. |
Pertanyaan ini tidak harus Anda jawab, tetapi saya akan sangat senang jika Anda mau menjawabnya. Mengapa Anda ingin menaklukkan dunia atau setidaknya negara kami? Tuhan menciptakan dunia untuk kita bagi dan rawat bersama. Bukan untuk diperebutkan atau dikuasai oleh satu kelompok orang saja. Mari kita lakukan apa yang Dia inginkan agar semua orang juga bisa bahagia. |
|
Samantha Smith[11] |
Samantha Smith" |
Suratnya diterbitkan di surat kabar milik negara Soviet, Pravda.[12] Smith gembira mengetahui bahwa suratnya telah diterbitkan. Namun, ia belum menerima balasan. Ia kemudian mengirimkan surat kepada duta besar Uni Soviet untuk Amerika Serikat, Anatoly Dobrynin, untuk menanyakan apakah Andropov berniat memberikan jawaban.[13] Pada 26 April 1983, ia menerima balasan dari Andropov:
|
Dear Samantha, |
"Kepada Samantha, |
|
I received your letter, which is like many others that have reached me recently from your country and from other countries around the world. |
Saya telah menerima suratmu, yang mirip dengan banyak surat lainnya yang saya terima baru-baru ini dari negaramu dan dari negara-negara lain di seluruh dunia. |
|
It seems to me—I can tell by your letter—that you are a courageous and honest girl, resembling Becky, the friend of Tom Sawyer in the famous book of your compatriot Mark Twain. This book is well known and loved in our country by all boys and girls. |
Menurut saya—jika saya dapat menilai dari suratmu—kamu adalah anak perempuan yang berani dan jujur, menyerupai Becky, teman Tom Sawyer dalam buku terkenal karya sesama warga negaramu, Mark Twain. Buku ini sangat terkenal dan dicintai di negara kami oleh seluruh anak laki-laki dan perempuan. |
|
You write that you are anxious about whether there will be a nuclear war between our two countries. And you ask are we doing anything so that war will not break out. |
Kamu menulis bahwa kamu khawatir apakah akan terjadi perang nuklir antara kedua negara kita. Dan kamu bertanya apakah kami sedang melakukan sesuatu agar perang tidak pecah. |
|
Your question is the most important of those that every thinking man can pose. I will reply to you seriously and honestly. |
Pertanyaanmu adalah pertanyaan paling penting yang dapat diajukan oleh setiap orang yang berpikir. Saya akan menjawabmu secara serius dan jujur. |
|
Yes, Samantha, we in the Soviet Union are trying to do everything so that there will not be war on Earth. This is what every Soviet man wants. This is what the great founder of our state, Vladimir Lenin, taught us. |
Ya, Samantha, kami di Uni Soviet berusaha melakukan segalanya agar tidak ada perang di Bumi. Inilah yang diinginkan oleh setiap insan Soviet. Inilah yang diajarkan oleh pendiri besar negara kami, Vladimir Lenin. |
|
Soviet people well know what a terrible thing war is. Forty-two years ago, Nazi Germany, which strove for supremacy over the whole world, attacked our country, burned and destroyed many thousands of our towns and villages, killed millions of Soviet men, women and children. |
Rakyat Soviet sangat tahu betapa mengerikannya perang itu. Empat puluh dua tahun yang lalu, Jerman Nazi, yang berjuang untuk menguasai seluruh dunia, menyerang negara kami, membakar dan menghancurkan ribuan kota dan desa kami, serta membunuh jutaan pria, wanita, dan anak-anak Soviet. |
|
In that war, which ended with our victory, we were in alliance with the United States: together we fought for the liberation of many people from the Nazi invaders. I hope that you know about this from your history lessons in school. And today we want very much to live in peace, to trade and cooperate with all our neighbors on this earth—with those far away and those near by. And certainly with such a great country as the United States of America. |
Dalam perang tersebut, yang berakhir dengan kemenangan kami, kami bersekutu dengan Amerika Serikat: bersama-sama kita berjuang demi membebaskan banyak orang dari penjajah Nazi. Saya berharap kamu mengetahui hal ini dari pelajaran sejarahmu di sekolah. Dan hari ini kami sangat ingin hidup damai, berdagang, dan bekerja sama dengan semua tetangga kami di bumi ini—baik yang jauh maupun yang dekat. Dan tentu saja dengan negara besar seperti Amerika Serikat. |
|
In America and in our country there are nuclear weapons—terrible weapons that can kill millions of people in an instant. But we do not want them to be ever used. That's precisely why the Soviet Union solemnly declared throughout the entire world that never will it use nuclear weapons first against any country. In general we propose to discontinue further production of them and to proceed to the abolition of all the stockpiles on Earth. |
Di Amerika dan di negara kami terdapat senjata nuklir—senjata mengerikan yang dapat membunuh jutaan orang dalam sekejap. Namun kami tidak ingin senjata-senjata itu pernah digunakan. Itulah sebabnya Uni Soviet secara khidmat menyatakan kepada seluruh dunia bahwa kami tidak akan pernah menjadi yang pertama menggunakan senjata nuklir terhadap negara mana pun. Secara umum kami mengusulkan untuk menghentikan produksi lanjutannya dan melanjutkan dengan pemusnahan seluruh cadangan senjata di Bumi. |
|
It seems to me that this is a sufficient answer to your second question: 'Why do you want to wage war against the whole world or at least the United States?' We want nothing of the kind. No one in our country–neither workers, peasants, writers nor doctors, neither grown-ups nor children, nor members of the government–want either a big or 'little' war. |
Menurut saya ini adalah jawaban yang cukup untuk pertanyaan keduamu: 'Mengapa Anda ingin berperang melawan seluruh dunia atau setidaknya Amerika Serikat?' Kami tidak menginginkan hal semacam itu. Tidak seorang pun di negara kami—baik pekerja, petani, penulis, maupun dokter, baik orang dewasa maupun anak-anak, ataupun anggota pemerintah—yang menginginkan perang besar maupun perang 'kecil'. |
|
We want peace—there is something that we are occupied with: growing wheat, building and inventing, writing books and flying into space. We want peace for ourselves and for all peoples of the planet. For our children and for you, Samantha. |
Kami menginginkan perdamaian—ada hal-hal lain yang sedang kami sibukkan: menanam gandum, membangun dan mencipta, menulis buku, serta terbang ke luar angkasa. Kami menginginkan perdamaian bagi diri kami sendiri dan bagi seluruh umat manusia di planet ini. Bagi anak-anak kami dan bagimu, Samantha. |
|
I invite you, if your parents will let you, to come to our country, the best time being this summer. You will find out about our country, meet with your contemporaries, visit an international children's camp—Artek—on the sea. And see for yourself: in the Soviet Union, everyone is for peace and friendship among peoples. |
Saya mengundangmu, jika orang tuamu mengizinkan, untuk datang ke negara kami, waktu terbaik adalah musim panas ini. Kamu akan mengenal negara kami, bertemu dengan teman-teman sebayamu, mengunjungi kamp anak-anak internasional—Artek—di tepi laut. Dan menyaksikan sendiri: di Uni Soviet, semua orang mendukung perdamaian dan persahabatan antarmanusia. |
|
Thank you for your letter. I wish you all the best in your young life. |
Terima kasih atas suratmu. Saya mendoakan yang terbaik untuk masa mudamu." |

Sirkus media pun terjadi, ketika Smith diwawancarai oleh Ted Koppel[16] dan Johnny Carson, serta menjadi bahan liputan berita malam oleh jaringan-jaringan televisi utama di Amerika Serikat. Pada 7 Juli 1983, ia terbang ke Moskow bersama orang tuanya dan menghabiskan waktu selama dua minggu sebagai tamu Andropov. Selama perjalanan tersebut, ia mengunjungi Moskow dan Leningrad, serta menghabiskan waktu di Artek, kamp pionir utama Uni Soviet di kota Gurzuf, Semenanjung Krimea. Saat berbicara dalam konferensi pers di Moskow, ia menyatakan bahwa orang-orang Rusia "sama seperti kita".[17] Di Artek, Smith memilih untuk tinggal bersama anak-anak Soviet alih-alih menerima akomodasi istimewa yang ditawarkan kepadanya.[18] Demi kemudahan berkomunikasi, para guru dan anak-anak yang fasih berbahasa Inggris dipilih untuk tinggal di gedung tempat ia menginap.[19] Smith tinggal di asrama bersama sembilan anak perempuan lainnya, serta menghabiskan waktunya di sana dengan berenang,[20] mengobrol, serta mempelajari lagu dan tarian Rusia. Selama di sana, ia menjalin banyak pertemanan, termasuk dengan Natasha Kashirina dari Leningrad yang fasih berbahasa Inggris.[21][18]
Samantha secara spontan berpartisipasi dalam film dokumenter The Capital of Childhood, yang didedikasikan untuk peringatan ke-60 Artek.[21] Bersama Natasha, ia menyanyikan lagu "Semoga Selalu Ada Sinar Matahari!". Sinematografer Nikolai Zherekhov mengenang: "Ia anak yang biasa, tidak ada bedanya dengan anak laki-laki dan perempuan kami, mungkin ia lebih leluasa, sementara anak-anak kami sedikit canggung pada awalnya. Saya ingat senyumnya yang luar biasa, ramah, hangat, ceria, dan tulus, tidak ada kesan tinggi hati khas bintang populer di dalamnya."[18]

Namun, Andropov tidak dapat menemuinya secara langsung selama kunjungannya,[22] meskipun mereka sempat berbicara melalui telepon. Belakangan terungkap bahwa Andropov tengah sakit parah dan menarik diri dari hadapan publik pada masa tersebut.[23][20] Smith juga bertemu dengan kosmonaut Rusia Valentina Tereshkova, wanita pertama yang mengorbit Bumi,[24][20] serta mengunjungi stasiun buah eksperimental di desa Malen'koe.[21] Media mengikuti setiap langkahnya—foto dan artikel tentangnya diterbitkan oleh surat kabar dan majalah utama Soviet sepanjang perjalanannya hingga setelahnya. Smith menjadi dikenal luas oleh warga Soviet dan disukai oleh banyak dari mereka. Di Amerika Serikat, peristiwa tersebut memicu kecurigaan dan sebagian pihak menganggapnya sebagai "aksi publisitas gaya Amerika".[25]
Kepulangan Smith ke AS pada 22 Juli 1983 dirayakan oleh warga Maine dengan bunga mawar, karpet merah, dan sebuah limosin,[26] serta popularitasnya terus meningkat di negara asalnya. Beberapa pengkritik pada saat itu tetap bersikap skeptis, memercayai bahwa Smith secara tidak sadar dimanfaatkan sebagai instrumen propaganda Soviet.[26][27] Pada Desember 1983, guna melanjutkan perannya sebagai "Duta Besar Termuda Amerika", ia diundang ke Jepang,[28] tempat ia bertemu dengan Perdana Menteri Yasuhiro Nakasone dan menghadiri Simposium Internasional Anak-Anak di Kobe. Dalam pidatonya di simposium tersebut, ia mengusulkan agar para pemimpin Soviet dan Amerika saling bertukar cucu perempuan selama dua minggu setiap tahunnya, dengan berargumen bahwa seorang presiden "tidak akan mau mengirimkan bom ke negara yang sedang dikunjungi cucunya".[29] Perjalanannya menginspirasi pertukaran duta niat baik anak-anak lainnya,[30] termasuk kunjungan anak Rusia berusia sebelas tahun, Katya Lycheva, ke Amerika Serikat.[31] Belakangan, Smith menulis buku berjudul Journey to the Soviet Union[32] yang sampulnya menampilkan dirinya di Artek, bagian paling berkesan baginya dalam perjalanan ke Uni Soviet tersebut.[33][34]
Smith melanjutkan perannya sebagai selebritas media ketika pada tahun 1984, diperkenalkan sebagai "Koresponden Khusus", ia memandu acara spesial anak-anak untuk The Disney Channel yang berjudul Samantha Smith Goes To Washington... Campaign '84.[35][36] Acara tersebut membahas politik, di mana Smith mewawancarai beberapa kandidat untuk Pemilihan pendahuluan presiden Partai Demokrat 1984, termasuk George McGovern, John Glenn, dan Jesse Jackson. Pada tahun yang sama, ia menjadi bintang tamu dalam serial televisi Charles in Charge sebagai Kim, bersanding dengan bintang tamu selebritas lainnya, Julianne McNamara. Popularitasnya membuat Smith menjadi sasaran penguntit bernama Robert John Bardo, pria yang kelak menguntit dan akhirnya membunuh aktris serial My Sister Sam, Rebecca Schaeffer. Bardo bepergian ke Maine dalam upaya untuk menemui Smith. Namun, ia membatalkan niatnya setelah diberi surat peringatan oleh polisi. Karena khawatir menarik terlalu banyak perhatian terhadap dirinya, Bardo pulang ke rumah. Ia belakangan mengaku sempat mencari cara-cara baru untuk menguntit Smith, tetapi kematian Smith kelak menghentikan rencana utamanya tersebut.[37]
Pada tahun 1985, ia membintangi peran pendamping sebagai putri sulung dari karakter yang dimainkan oleh Robert Wagner dalam serial televisi Lime Street.[38][39]
Kematian
Pada 25 Agustus 1985, Smith dan ayahnya dalam perjalanan pulang menumpangi Bar Harbor Airlines Penerbangan 1808 setelah menyelesaikan pengambilan gambar untuk satu segmen Lime Street. Saat mencoba mendarat di Bandar Udara Regional Lewiston-Auburn di Auburn, Maine, pesawat pengumpan Beechcraft 99 menabrak pepohonan 1.221 meter (4.006 ft) sebelum landasan pacu dan jatuh, menewaskan seluruh enam penumpang beserta dua awak pesawat di dalamnya.[40]
Banyak spekulasi mengenai penyebab kecelakaan tersebut beredar setelah peristiwa itu. Tudingan adanya tindak kejahatan beredar luas di Uni Soviet.[41] Sebuah laporan CIA yang ditulis pada tahun 1985 menyatakan: "Meskipun tidak ada tuduhan langsung mengenai adanya tindak kejahatan yang muncul di media Soviet, orang-orang mulai dari warga biasa hingga kaum intelektual tampaknya percaya bahwa Samantha telah dibungkam agar ia tidak dapat melanjutkan upayanya dalam membangun ikatan niat baik terhadap Uni Soviet".[42][43]
Penyelidikan dilakukan di Amerika Serikat dan laporan resmi—yang tidak menunjukkan bukti adanya tindak kejahatan—diumumkan kepada publik. Laporan tersebut menyatakan bahwa pesawat jatuh satu mil (1,6 km) di sebelah barat daya bandar udara pada pukul 22.05 EDT, serta menyimpulkan bahwa "sudut jalur penerbangan yang relatif curam serta sikap pesawat (orientasi pesawat terhadap horizon, arah gerakan, dan lain-lain) dan kecepatan pesawat saat benturan dengan tanah menutup kemungkinan bagi para penumpang untuk selamat dari kecelakaan tersebut".[44] Laporan itu juga menambahkan bahwa malam itu sedang hujan, para pilot yang mengoperasikan pesawat kurang berpengalaman, dan terjadi kegagalan radar darat yang tidak disengaja, sebuah gangguan yang tidak jarang terjadi dan biasanya tidak berakibat kritis.[45]
Sekitar 1.000 orang menghadiri pemakaman Smith di Gereja Katolik St. Mary di Augusta, Maine.[46] Ia disanjung di Moskow sebagai pejuang perdamaian. Pelayat yang hadir meliputi aktor Robert Wagner dan Vladimir Kulagin dari Kedutaan Besar Soviet di Washington, D.C., yang membacakan pesan belasungkawa pribadi dari Mikhail Gorbachev.[47]
Setiap orang di Uni Soviet yang mengenali Samantha Smith akan selamanya mengingat sosok gadis Amerika yang, seperti jutaan pemuda dan pemudi Soviet, memimpikan perdamaian, serta persahabatan antara rakyat Amerika Serikat dan Uni Soviet.[48]
Presiden Ronald Reagan menyampaikan belasungkawa secara tertulis kepada ibu Smith:
Mungkin Anda dapat memperoleh sedikit penghiburan dengan mengetahui bahwa jutaan warga Amerika, bahkan jutaan orang di dunia, turut menanggung beban duka Anda. Mereka juga akan selalu menghargai dan mengenang Samantha, senyumnya, idealismenya, serta kehangatan jiwanya yang tulus dan murni.[49]
Jenazah Samantha dan ayahnya dikremasi,[50] dan abu mereka dimakamkan di Pemakaman Estabrook, Amity, Maine.[51]
Warisan

Kontribusi Smith telah dihormati dengan sejumlah penghargaan oleh rakyat Rusia dan warga dari negara bagian asalnya, Maine. Sebuah monumen untuknya dibangun di Moskow; "Jalan Setapak Samantha Smith" di kamp Pionir Muda Artek dinamai menurut namanya pada tahun 1986.[52] Monumen yang dibangun untuk Smith dicuri oleh pencuri logam pada tahun 2003 menyusul pembubaran Uni Soviet pada tahun 1991. Pada tahun 2003, seorang pensiunan asal Voronezh, Valentin Vaulin, membangun sebuah monumen untuknya setelah mengumpulkan dana dari donasi pribadi.[53] Uni Soviet menerbitkan prangko peringatan dengan gambar dirinya. Pada tahun 1986, astronom Rusia Lyudmila Chernykh menemukan asteroid 3147, yang ia namai 3147 Samantha.[54][55] Komponis Denmark Per Nørgård menulis konserto viola tahun 1985-nya "Remembering Child" untuk mengenang Smith.[56] Sebuah berlian yang ditemukan di Siberia,[57] sebuah gunung di bekas Uni Soviet,[58] kultivar tulip dan dahlia, serta sebuah kapal samudra telah dinamai untuk menghormati Smith.[2] Pada tahun 1985, sebuah taman perdamaian didirikan di Michigan di sepanjang Sungai St. Clair untuk mengenang pencapaiannya.[59] Di Maine, hari Senin pertama di bulan Juni setiap tahunnya ditetapkan secara resmi sebagai Hari Samantha Smith berdasarkan hukum negara bagian.[60] Terdapat sebuah patung perunggu Smith di dekat Museum Negara Bagian Maine di Augusta, yang menggambarkan Smith sedang melepaskan seekor burung merpati dengan anak beruang yang beristirahat di kakinya.[61] Anak beruang tersebut mewakili Maine sekaligus Rusia. Terdapat jalan-jalan yang dinamai menurut Samantha Smith di permukiman-permukiman di Buryatia dan Wilayah Bryansk (Rusia), serta di Kazakhstan.[18] Sekolah-sekolah dasar di Sammamish, Washington,[62] dan di Jamaica, Queens, Kota New York,[63] telah dinamai menurut Samantha. Pada Oktober 1985, ibu Smith mendirikan The Samantha Smith Foundation,[64] yang memfasilitasi pertukaran pelajar antara Amerika Serikat dan Uni Soviet (dan, setelah Desember 1991, negara-negara penerus bekas Soviet) hingga penonaktifannya pada pertengahan 1990-an.[27] Yayasan tersebut secara resmi dibubarkan pada tahun 2014 setelah dua dekade tidak aktif.[65]

Sebuah episode komedi situasi AS The Golden Girls tahun 1987 yang berjudul "Letter to Gorbachev" terinspirasi dari kisah Smith. Selain itu, film tahun 1987 Superman IV: The Quest for Peace menampilkan sebuah adegan saat seorang anak laki-laki menulis surat kepada Superman untuk mengendalikan perlombaan senjata nuklir; menurut Christopher Reeve, adegan ini juga terinspirasi oleh kisah Smith.[66]
Pada pertengahan tahun 1980-an, setelah kematian Smith, sebuah naskah ditulis untuk film televisi berjudul The Samantha Smith Story dengan Robert Wagner sebagai produser.[67] Columbia Pictures Television dan R. J. Wagner Productions dilaporkan telah sepakat untuk memproduksi film tersebut untuk NBC, dengan perusahaan Soviet Sovin Film berminat untuk turut memproduksinya.[68] Pada akhirnya, Columbia Pictures Television memutuskan untuk tidak memfilmkannya karena kurangnya minat dari jaringan televisi mana pun.[69]
Spekulasi mengenai apa yang mungkin akan dilakukan Samantha saat dewasa jika ia selamat ditepis oleh ibunya, Jane, pada tahun 2003 sebagai hal yang tidak dapat dijawab, mengingat Samantha baru berusia tiga belas tahun ketika meninggal dan cita-citanya bervariasi dari seorang dokter hewan hingga penari balet.[70] Gagasan yang pernah disampaikan kepada Samantha sendiri pada tahun delapan puluhan, bahwa ia bisa menjadi Presiden Amerika Serikat ketika dewasa, ditepis oleh dirinya dalam acara spesial Disney Channel yang ia pandu, dengan ucapan "menjadi Presiden bukanlah pekerjaan yang ingin saya jalani".[36]
Pada tahun 2008, Smith secara anumerta menerima Penghargaan Courage of Conscience dari Peace Abbey karena "membantu mewujudkan pemahaman yang lebih baik antara rakyat [AS dan Uni Soviet], dan sebagai hasilnya, mengurangi ketegangan antara negara-negara adidaya yang bersiap untuk terlibat dalam perang nuklir".[71] Peace Abbey juga mengusulkan Proyek Sastra Perdamaian untuk Menghormati Samantha Smith "untuk mengedukasi siswa mengenai perdamaian dan mempromosikan sastra perdamaian bagi anak-anak usia sekolah di 50 sekolah percontohan terpilih di seluruh Amerika Serikat".[33]
Novel karya Elliott Holt tahun 2013, You Are One of Them, menggunakan kisah Smith sebagai inspirasi untuk karakter fiksi bernama Jennifer Jones.[72]
Pada peringatan 30 tahun kecelakaan pesawat tersebut pada tahun 2015, Museum Negara Bagian Maine membuka pameran baru berisi materi-materi yang berkaitan dengan Smith, termasuk foto-foto masa tinggalnya di kamp Artek, pakaian tradisional Rusia yang diberikan kepadanya, serta satu edisi majalah Soviet Life dengan gambar dirinya di halaman sampul.[73]
Sesi Pionir No. 7 di Artek—dari 20 Juni hingga 11 Juli—dinamai "Samantha's Smile" ("Senyuman Samantha"). Selama sesi ini, pusat tersebut "menjadi Sekolah Diplomasi Muda, dan setiap kamp berubah menjadi semacam korps pemelihara perdamaian." Terdapat pula "Samantha's Place" di Museum Artek.[18]
Pada Juli 2023, sebuah monumen perunggu untuk Samantha Smith diresmikan di Artek.[74] Ukiran prasasti pada alasnya bertuliskan: "Semoga Selalu Ada Sinar Matahari!".[75]
Sebuah pementasan teater tahun 2025 berjudul SpaceBridge, yang diciptakan dan disutradarai oleh Irina Kruzhilina di Teater La MaMa, Kota New York, mengisahkan rekaan Samantha Smith saat dewasa yang membimbing kisah-kisah nyata yang disampaikan oleh anak-anak pengungsi.[76]
Referensi
- ↑ Evening Magazine; WBZ-TV, Boston, 1985
- 1 2 Saint-André, Yvette Irène. "I Remember Samantha Smith: Goodwill Ambassador". U.S. Embassy in Moscow. Diarsipkan dari asli tanggal Februari 19, 2008. Diakses tanggal Februari 27, 2008.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Burns, John M. "The Emergence of Yuri Andropov". The New York Times, 6 November 1983. Diakses tanggal 14 Maret 2022.
- ↑ Christopher Andrew dan Vasili Mitrokhin. The Mitrokhin Archive: The KGB in Europe and the West. Gardners Books, 2000. ISBN0-14-028487-7.
- 1 2 "Pen Pals". Majalah Time, 9 Mei 1983. Diakses tanggal 14 April 2008.
- ↑ Allyn, Bruce (19 September 2012). The Edge of Armageddon: Lessons from the Brink. RosettaBooks. hlm. 10. ISBN 978-0-7953-3073-5.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen] - ↑ "Youngest Ambassador". samanthasmith.info. Diarsipkan dari asli tanggal 7 September 2015. Diakses tanggal 19 September 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Jane Goshorn Smith". Hollins. Diarsipkan dari asli tanggal 19 Februari 2020. Diakses tanggal 19 Februari 2020.
- ↑ Wright, Bruce (2007–2011) "Ricker College: A Small School in A Big County", Ricker College Trustees. Diakses tanggal 6 Februari 2015.
- ↑ Martínez, Alonso (7 Juli 2023). "Samantha Smith: the schoolgirl who became "America's Youngest Peace Ambassador"". EL PAÍS English. Diakses tanggal 10 Desember 2024.
- ↑ "The original of Samantha Smith's letter". The Russian State Archive of Contemporary History (RGANI) F. 82 Op. 1 D. 61 L. 8. 19 Juni 2021.
- ↑ Chazanov, Mathis (12 April 1983). "PRAVDA says it has letters from America". The Philadelphia Inquirer. hlm. E16.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Fedyashin, Anton (4 Mei 2020). "Andropov's Gamble: Samantha Smith and Soviet Soft Power". Journal of Russian American Studies. 4 (1): 3. doi:10.17161/jras.v4i1.13656.
- ↑ "Samantha's Letter". www.SamanthaSmith.Info. Diarsipkan dari asli tanggal 26 September 2018. Diakses tanggal 25 Mei 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Warner, Gale; Shuman, Michael (1987). Citizen diplomats: pathfinders in Soviet-American relations and how you can join them. Continuum. hlm. 285. ISBN 0826403824.
- ↑ Koppel, Ted (23 Desember 2004). "A Nightline Moment From 1983". ABC News. Diakses tanggal 25 Februari 2008.
- ↑ Krauthammer, Charles (15 Agustus 1983). "Deep Down, We're All Alike, Right? Wrong". Time. Diarsipkan dari asli tanggal 28 September 2008. Diakses tanggal 8 Maret 2008.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 С миссией мира: как 10-летней девочке удалось сблизить две супердержавы. Dalam bahasa Rusia
- ↑ Боролась за мир и погибла в 13 лет: как Саманта Смит из США написала Андропову и стала знаменитой. Dalam bahasa Rusia
- 1 2 3 «Будем жить!» Как Саманта Смит боролась за мир. Dalam bahasa Rusia
- 1 2 3 «Сказаla, что вернётся ещё раз». 35 лет назад в Крыму побывала Саманта Смит. Dalam bahasa Rusia
- ↑ "Andropov Is Too Busy To Meet Maine Girl". The New York Times. 21 Juli 1983. Diakses tanggal 3 Maret 2008.
- ↑ Smith, William E. (4 Februari 1985). "Soviet Union Sick Leave". Time. Diarsipkan dari asli tanggal 8 April 2008. Diakses tanggal 8 Maret 2008.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "An American girl gets a telephone call from a former cosmonaut". The Philadelphia Inquirer. 15 Juli 1983. hlm. A03.
- ↑ Moats, Alice-Leone (12 Juli 1983). "Yes, Samantha, there's a Soviet bear". The Philadelphia Inquirer. hlm. A11.
- 1 2 "From Russia back to 'regular things'". The New York Times. 23 Juli 1983. Diakses tanggal 8 Maret 2008.
- 1 2 "Samantha Smith remembered on 20th anniversary of Soviet visit". USA Today.com. 14 Juli 2003. Diakses tanggal 8 Maret 2008.
- ↑ "Andropov's Pen Pal Is Off to See Japanese". The New York Times. 22 Desember 1983. Diakses tanggal 3 Maret 2008.
- ↑ "Samantha's address to the Children's Symposium 1983 December 26". samanthasmith.info. Diarsipkan dari asli tanggal 19 Maret 2018. Diakses tanggal 25 Mei 2013.
- ↑ Hauss, Charles. "Beyond Confrontation: Transforming the New World Order". Westport, Connecticut: Praeger Publishers, 1996. hlm. 244. ISBN0-275-94615-0.
- ↑ Garcia, Guy D. (31 Maret 1986). "People". Time. Diarsipkan dari asli tanggal 8 April 2008. Diakses tanggal 8 Maret 2008.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Results for '0316801763'". Worldcat. 2011. Diakses tanggal 7 Juni 2011.
- 1 2 "The Samantha Smith Project". The Peace Abbey Foundation. 25 Agustus 1985. Diakses tanggal 18 September 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Warner, Gale; Shuman, Michael (1987). Citizen Diplomats. New York, USA: Continuum. hlm. 286. ISBN 0-8264-0382-4. Diakses tanggal 7 Juni 2011.
- ↑ Edisi Februari 1984, Disney Channel Magazine.
- 1 2 Samantha Smith Goes to Washington, DC di YouTube
- ↑ Snow, Robert L. (1998). Stopping a Stalker: A Cop's Guide to Making the System Work for You. Da Capo Press. hlm. 72. ISBN 0-306-45785-7. Diakses tanggal 25 Februari 2005.[pranala nonaktif permanen]
- ↑ "Samantha, SOV visitor, going on TV". Philadelphia Daily News. 25 Februari 1985. hlm. 9.
- ↑ Castro, Janice (11 Maret 1985). "People". Time. Diarsipkan dari asli tanggal 8 April 2008. Diakses tanggal 8 Maret 2008.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Accident report, 25 AUG 1985". Aviation Safety Network Database. Diakses tanggal 25 Februari 2008.
- ↑ Thomas, Evan (9 September 1985). "The Great War of Words". Time Magazine. Diarsipkan dari asli tanggal 2 Desember 2008. Diakses tanggal 28 Februari 2008.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Soviet rumor has Samantha Smith killed by CIA" (PDF). 2010.
- ↑ "Washington talk: U.S.-Soviet relations; Commonality at an Exhibition". The New York Times. 7 Desember 1987. Diakses tanggal 29 Februari 2008.
- ↑ Aircraft Accident Report: Bar Harbor Airlines Flight 1808 Beech BE-99, N300WP Auburn-Lewiston Municipal Airport Auburn, Maine August 25, 1985 (PDF). National Transportation Safety Board. 30 September 1986. hlm. 16. Diakses tanggal 22 Maret 2009.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Pilot Blamed in Samantha Death". The Los Angeles Times. 30 September 1986. Diakses tanggal 12 April 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Upi (29 Agustus 1985). "1,000 JAM CHURCH IN GIRL'S MEMORY". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 18 Februari 2026.
- ↑ "Diplomat, actor attend Samantha Smith's rites". The Sun. San Bernardino, California. Associated Press. 29 Agustus 1985. hlm. A-14, Col. 1. Diakses tanggal 17 Juni 2018 – via Newspapers.com.
- ↑ "Milestones: Samantha Smith". Time Magazine. 9 September 1985. Diarsipkan dari asli tanggal 17 Maret 2007. Diakses tanggal 25 Februari 2008.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "History: Samantha Reed Smith". samanthasmith.info. Diarsipkan dari asli tanggal 28 Juli 2018. Diakses tanggal 25 Mei 2013.
- ↑ Wallace, David (11 November 1985). "Still Mourning Samantha Smith, Robert Wagner Decides That His Lime Street Show Must Go on". People magazine.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ McKennett, Hannah (30 Juni 2019). "How This 10-Year-Old Girl Broke Through The Iron Curtain In The 1980s". All That's Interesting (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 29 September 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "The history of "Artek"" (dalam bahasa Rusia). ICC Artek. Diakses tanggal 20 September 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link) - ↑ "Voronezh Retiree Built A Monument to Samantha Smith". Voronezhsky Telegraph (dalam bahasa Rusia). Diarsipkan dari asli tanggal 21 Agustus 2006. Diakses tanggal 1 Juni 2006.
- ↑ Schmadel, Lutz D (2003). Dictionary of Minor Planet Names (Edisi 5th). New York, USA: Springer Verlag. hlm. 260. ISBN 3-540-00238-3.
- ↑ "Asteroid Named for U.S. Girl". The New York Times. 12 November 1986. Diakses tanggal 28 Februari 2008.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ John Warnaby (Juni 1992). "Per Norgaard: Remembering Child for Viola and Orchestra; In between for Cello and Orchestra by Pinchas Zukerman, Morton Zeuthen, Danish Radio Symphony Orchestra, Jorma Panula, Per Norgaard". Tempo. New Ser., No. 181 (Scandinavian Issue): 35+37–38. ISSN 0040-2982. JSTOR 945345.
- ↑ "Russians name gem for Samantha Smith". The New York Times. 8 September 1985. Diakses tanggal 26 Februari 2008.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Soviets name mountain after Samantha Smith". The Toronto Star. 6 Oktober 1986. ProQuest 435488885. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Oktober 2017. Diakses tanggal 28 Februari 2008.
- ↑ Keefe, William (20 Agustus 2009). "Port Huron Earns 'Maritime Capital' Title" (PDF). The Beacher. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 13 Juli 2020. Diakses tanggal 12 Juli 2020.
- ↑ "Samantha Smith Day". Maine law title 1 sec 126. State of Maine. Diakses tanggal 11 April 2006.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Samantha Smith Statue". The New York Times. 19 Desember 1985. Diakses tanggal 28 Februari 2008.
- ↑ "Samantha Smith Elementary School". Samantha Smith Elementary School. Diarsipkan dari asli tanggal 20 Februari 2009. Diakses tanggal 28 Februari 2008.
- ↑ "P.S. 182 Samantha Smith". The New York City Department of Education. Diakses tanggal 9 Maret 2008.
- ↑ "Samantha Smith Foundation". The New York Times. 6 Oktober 1985. Diakses tanggal 28 Februari 2008.
- ↑ Bouchard, Kelley (25 Agustus 2015). "Samantha Smith's legacy as America's peace ambassador endures after 30 years". Portland Press Herald. Diakses tanggal 18 September 2015.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Richard, Julie (19 Juni 1987). "Reeve Not Happy With Last Film's Promotion". Sun Sentinel. Diakses tanggal 18 September 2015.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link) - ↑ Mann, Roderick (5 Juli 1986). "Robert Wagner: Reluctant Star In A Very Busy Universe". Los Angeles Times. Diakses tanggal 20 September 2015.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Columbia Pictures to make TV film based on the life of Samantha Smith". Bangor Daily News. UPI. 20 Maret 1987. Diakses tanggal 20 September 2015.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Allen, Mel (Mei 1988). "Life After Samantha Smith". Yankee Magazine. Diarsipkan dari asli tanggal 27 September 2015. Diakses tanggal 20 September 2015.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Samantha Smith visit to U.S.S.R. recalled". Archive.
- ↑ "International Courage of Conscience Award: 1988–2015". The Peace Abbey Foundation. 2 Mei 2015. Diakses tanggal 18 September 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Shipstead, Maggie (24 Mei 2013). "Cold War, Cooled Heart". Sunday Book Review. The New York Times. Diakses tanggal 11 Desember 2013.
- ↑ Edwards, Keith (22 Agustus 2015). "Samantha Smith, Manchester's messenger of peace, to be featured in Maine State Museum exhibit". Kennebec Journal. MaineToday Media. Diakses tanggal 1 September 2015.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ В "Артеке" открыли памятник Саманте Смит Dalam bahasa Rusia
- ↑ В «Артеке» открыли памятnik Саманте Смит Dalam bahasa Rusia
- ↑ Vincentelli, Elizabeth (14 Januari 2025) [14 Januari 2025]. "Under the Radar: Venturing to Fantastical Universes With a Dodo and More". The New York Times (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 20 November 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Bacaan lanjutan
- Galicich, Anne (1987). Samantha Smith: A Journey for Peace. Minneapolis: Dillon Press. OCLC 734914712.
- Nelson, Lena (2023). America's Youngest Ambassador: The Cold War Story of Samantha Smith's Lasting Message of Peace Down East Books. ISBN978-1684750207
- Neumann, Matthias (April 2019). "Children Diplomacy During the Late Cold War: Samantha Smith's Visit of the 'Evil Empire'". History. 104 (360); hlm. 275–308. DOI:10.1111/1468-229X.12818.
- Peacock, Margaret (2018). "Samantha Smith in the Land of the Bolsheviks: Peace and the Politics of Childhood in the Late Cold War". Diplomatic History 43 (3); hlm. 418–444. DOI:10.1093/dh/dhy092.
- Smith, Samantha (1985). Journey to the Soviet Union. Boston and Toronto: Little Brown and Co. OCLC 244205886.
Pranala luar
- SamanthaSmith.info - Situs web resmi
- A Nightline Moment From 1983 - ABC News, December 2004
- Samantha Smith, This Day in History: August 25
- Samantha Smith di IMDb (dalam bahasa Inggris)
- (Inggris)Samantha Smith di Find a Grave
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |