Rabu, 30 September 2026
18:52 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Sabbaruddin Chik

mantan politikus Malaysia

Bagikan:
Ini adalah nama Melayu; nama "Chik" merupakan patronimik, bukan nama keluarga, dan tokoh ini dipanggil menggunakan nama depannya, "Sabbaruddin".
Sabbaruddin Chik
PSM (Persekutuan) SSAP (Pahang) DPMS (Selangor)
صبار الدين چيء
Menteri Kebudayaan, Kesenian, dan Pariwisata Malaysia
Masa jabatan
20 Mei 1987 –12 November 1996
PendahuluNajib Razak sebagai Menteri Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga
PenggantiAbdul Kadir Sheikh Fadzir
Wakil Menteri Keuangan Malaysia
Masa jabatan
1982 –20 Mei 1987
PendahuluMak Hon Kam
Najib Razak
PenggantiLoke Yuen Yow
Anggota Malaysia Parliament
dapil Temerloh
Masa jabatan
1982–1999
PendahuluHamzah Abu Samah (UMNO–BN)
PenggantiMohd Sarit Yusoh (UMNO—BN)
Informasi pribadi
Lahir13 Desember 1941
Meninggal4 Desember 2021(2021-12-04) (umur 79)
Kuala Lumpur, Malaysia
Sebab kematianCOVID-19
Partai politikOrganisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO)
Suami/istri
Faridah Mohamed
​
(d. 2017[1])​
AlmamaterUniversitas Malaya
PekerjaanBirokrat
Politikus
Situs websabbaruddinchik.blogspot.com

Tan Sri Sabbaruddin bin Chik (Jawi: صبار الدين بن چيء; 13 Desember 1941 – 4 Desember 2021)[2] adalah mantan politikus Malaysia yang pernah menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Kesenian, dan Pariwisata Malaysia, antara tahun 1987 sampai 1996. Salah satu sekretaris politiknya selama menjadi menteri adalah Ismail Sabri Yaakob yang merupakan Perdana Menteri Malaysia kesembilan.

Sabbaruddin meraih gelar BA (Hons) dari Universitas Malaya pada tahun 1966, kemudian memperoleh gelar magister di bidang Administrasi Publik dari Institute of Social Studies, Belanda pada tahun 1974.

Karier

Birokrat

Sabbaruddin menjabat sebagai Asisten Sekretaris Negeri Sembilan pada tahun 1966. Setahun kemudian, ia diangkat sebagai Asisten Sekretaris Kementerian Luar Negeri. Kemudian, ia diangkat sebagai Sekretaris Kedua di Kedutaan Besar Malaysia di Saigon, Vietnam. Setelahnya, ia diangkat sebagai Kuasa Usaha Kedutaan Besar (1969–1971).[3]

Kariernya sebagai seorang sipil begitu cemerlang hingga menduduki berbagai jabatan, termasuk Asisten Sekretaris Utama di Departemen Perdana Menteri, Direktur Unit Perencanaan Sosial-Ekonomi di Departemen Perdana Menteri, dan Direktur Perdagangan Internasional, Kementerian Perdagangan dan Industri, antara tahun 1971 hingga 1979. Terakhir, ia menjabat sebagai Wakil Sekretaris Negara Bagian Selangor dari 1980 hingga 1981.

Politik

Sabbaruddin memulai karier politiknya saat memperebutkan kursi parlemen Temerloh dan memegang kursi itu dari tahun 1982 hingga 1999. Ia kemudian diangkat menjadi Wakil Menteri Keuangan pada tahun 1982 hingga 1987 di bawah pemerintahan Mahathir Mohamad dan juga menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Kesenian, dan Pariwisata dari 1987 hingga 1999. Selain itu, ia menduduki jabatan Sekretaris Jenderal Organisasi Nasional Melayu Bersatu pada 1996.

Referensi

  1. ↑ "Puan Sri Faridah Mohamed passes away at 75" (dalam bahasa Inggris). NST. 19 April 2017. Diakses tanggal 4 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Sabbaruddin Chik meninggal dunia akibat Covid-19" (dalam bahasa Melayu). Utusan Malaysia. 4 Desember 2021. Diakses tanggal 4 Desember 2021.
  3. ↑ Profil Bloomberg
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan