Sabtu, 26 September 2026
17:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Sabbaruddin Chik

mantan politikus Malaysia

Ini adalah nama Melayu; nama "Chik" merupakan patronimik, bukan nama keluarga, dan tokoh ini dipanggil menggunakan nama depannya, "Sabbaruddin".
Sabbaruddin Chik
PSM (Persekutuan) SSAP (Pahang) DPMS (Selangor)
صبار الدين چيء
Menteri Kebudayaan, Kesenian, dan Pariwisata Malaysia
Masa jabatan
20 Mei 1987 –12 November 1996
PendahuluNajib Razak sebagai Menteri Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga
PenggantiAbdul Kadir Sheikh Fadzir
Wakil Menteri Keuangan Malaysia
Masa jabatan
1982 –20 Mei 1987
PendahuluMak Hon Kam
Najib Razak
PenggantiLoke Yuen Yow
Anggota Malaysia Parliament
dapil Temerloh
Masa jabatan
1982–1999
PendahuluHamzah Abu Samah (UMNO–BN)
PenggantiMohd Sarit Yusoh (UMNO—BN)
Informasi pribadi
Lahir13 Desember 1941
Meninggal4 Desember 2021(2021-12-04) (umur 79)
Kuala Lumpur, Malaysia
Sebab kematianCOVID-19
Partai politikOrganisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO)
Suami/istri
Faridah Mohamed
​
(d. 2017[1])​
AlmamaterUniversitas Malaya
PekerjaanBirokrat
Politikus
Situs websabbaruddinchik.blogspot.com

Tan Sri Sabbaruddin bin Chik (Jawi: صبار الدين بن چيء; 13 Desember 1941 – 4 Desember 2021)[2] adalah mantan politikus Malaysia yang pernah menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Kesenian, dan Pariwisata Malaysia, antara tahun 1987 sampai 1996. Salah satu sekretaris politiknya selama menjadi menteri adalah Ismail Sabri Yaakob yang merupakan Perdana Menteri Malaysia kesembilan.

Sabbaruddin meraih gelar BA (Hons) dari Universitas Malaya pada tahun 1966, kemudian memperoleh gelar magister di bidang Administrasi Publik dari Institute of Social Studies, Belanda pada tahun 1974.

Karier

Birokrat

Sabbaruddin menjabat sebagai Asisten Sekretaris Negeri Sembilan pada tahun 1966. Setahun kemudian, ia diangkat sebagai Asisten Sekretaris Kementerian Luar Negeri. Kemudian, ia diangkat sebagai Sekretaris Kedua di Kedutaan Besar Malaysia di Saigon, Vietnam. Setelahnya, ia diangkat sebagai Kuasa Usaha Kedutaan Besar (1969–1971).[3]

Kariernya sebagai seorang sipil begitu cemerlang hingga menduduki berbagai jabatan, termasuk Asisten Sekretaris Utama di Departemen Perdana Menteri, Direktur Unit Perencanaan Sosial-Ekonomi di Departemen Perdana Menteri, dan Direktur Perdagangan Internasional, Kementerian Perdagangan dan Industri, antara tahun 1971 hingga 1979. Terakhir, ia menjabat sebagai Wakil Sekretaris Negara Bagian Selangor dari 1980 hingga 1981.

Politik

Sabbaruddin memulai karier politiknya saat memperebutkan kursi parlemen Temerloh dan memegang kursi itu dari tahun 1982 hingga 1999. Ia kemudian diangkat menjadi Wakil Menteri Keuangan pada tahun 1982 hingga 1987 di bawah pemerintahan Mahathir Mohamad dan juga menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Kesenian, dan Pariwisata dari 1987 hingga 1999. Selain itu, ia menduduki jabatan Sekretaris Jenderal Organisasi Nasional Melayu Bersatu pada 1996.

Referensi

  1. ↑ "Puan Sri Faridah Mohamed passes away at 75" (dalam bahasa Inggris). NST. 19 April 2017. Diakses tanggal 4 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Sabbaruddin Chik meninggal dunia akibat Covid-19" (dalam bahasa Melayu). Utusan Malaysia. 4 Desember 2021. Diakses tanggal 4 Desember 2021.
  3. ↑ Profil Bloomberg
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan