Sabtu, 17 Oktober 2026
14:57 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
S-Train (Seibu)

S-Train (Seibu)

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai S-train (Kopenhagen).
S-TRAIN
250px-S-TRAIN_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Seibu_40103_S-TRAIN_No.1_20180318.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rangkaian Seibu seri 40000 yang digunakan pada layanan S-Train
Ikhtisar
Sistemlayanan kereta komuter dengan kursi yang dipesan (Reservasi)
StatusAktif
TerminusTokorozawa (Hari Kerja)

Seibu-Chichibu (Akhir Pekan)

Toyosu (Hari Kerja)

Motomachi-Chukagai (Akhir Pekan)
Situs webhttps://www.seiburailway.jp/railway/reservedtrain/s-train/
Operasi
Dibuka25 Maret 2017
OperatorSeibu Railway, Tokyo Metro, Tokyu Corporation, dan Yokohama Minatomirai Railway
RangkaianKRL Seibu Seri 400000
Data teknis
Lebar sepur1,067 mm
Elektrifikasi1,500 V DC
250px-Route_map_of_S-train_en.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Rute layanan S-Train

S-Train (Jepang: Sトレイン Latin: S-Torein) adalah layanan kereta Komuter dengan kursi reservasi yang dioperasikan terutama oleh Seibu Railway, bersama dengan Tokyo Metro, Tokyu Corporation, dan Yokohama Minatomirai Railway .

ringkasan

Layanan S-Train pertama kali diumumkan oleh empat perusahaan yang beroperasi pada 16 Juni 2016,[1] dengan rincian lebih lanjut diberikan pada 10 Januari 2017. [2]Layanan ini dipusatkan di Seibu Railway, dan menggunakan kereta seri 40000 mereka. Dalam empat perusahaan yang beroperasi, S-Train adalah kereta kursi Reservasi pertama yang beroperasi di jalur Tokyu dan Minatomirai.[3]

Nama "S-Train" digunakan oleh 4 perusahaan saat pendaftaran merek dagang pada 21 November 2016, dan telah menjadi merek dagang sejak 21 April 2017 (No. 5941839). Huruf "S" dalam "S-Train" adalah singkatan dari:

  • Scene : Digunakan dalam berbagai skenario, seperti perjalanan ke tempat kerja, pergi ke sekolah, atau jalan-jalan
  • Seat : Kursi reservasi yang nyaman
  • Seamless : Perjalanan mulus tanpa Transit
  • Seibu

Keempat istilah di atas semuanya dimulai dengan huruf "S", oleh karena itu dinamai "S-Train".

Logo memiliki tiga warna berbeda, masing-masing dengan makna unik. Bagian atas huruf "S" berwarna hijau, menandakan kehijauan di sepanjang Garis Chichibu; bagian bawah "S" berwarna biru, menandakan Garis Minatomirai, yang juga berwarna biru; dan teks "S-TRAIN" berwarna abu-abu, menandakan urbanisasi di sekitar Shibuya dan Toyosu, yang dilayani kereta.[2]

Armada

Armada yang digunakan untuk pengoperasian S-Train adalah KRL Seibu Seri 40000 dengan Kursi Yang bisa diputar dan juga bisa dikonfigurasi Membujur atau juga Melintang (LONG/CROSS)

250px-Seibu_railway_40000_kei_interior.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Interior KRL Seibu 40000 pada S-Train dengan kursi Melintang
250px-Seibu-Series40000-LED_S-train.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Label "LONG/CROSS" di samping LED tujuan di bagian luar kereta, menunjukkan bahwa kursi Kereta dapat diputar

Referensi

  1. ↑ (Rilis pers).{{cite press release}}: |title= tidak ada atau kosong; Teks "和書" diabaikan
  2. 1 2 "2017年3月25日(土)から「S-TRAIN」運行開始!" (PDF). 西武鉄道. 2017-01-10. Diakses tanggal 2017-01-27.
  3. ↑ "西武「座れる通勤列車」の愛称は「S-TRAIN」". 東洋経済オンライン. 東洋経済新報社. 2017-01-10. Diakses tanggal 2017-03-27.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan