| Tea House on the Mooslahnerkopf Hill | |
|---|---|
Teehaus am Mooslahnerkopf | |
Adolf Hitler, Martin Bormann, Hermann Göring, dan Baldur von Schirach di titik pemandangan panorama di depan rumah teh | |
| Informasi umum | |
| Status | Dihancurkan |
| Lokasi | Obersalzberg |
| Kota | Berchtesgaden |
| Negara | Jerman |
| Koordinat | 47°38′22.3″N 13°02′12″E / 47.639528°N 13.03667°E / 47.639528; 13.03667 |
| Pemilik | Adolf Hitler |
Rumah Teh di Bukit Mooslahnerkopf adalah tempat tujuan favorit Adolf Hitler ketika ia berada di Berghof di Obersalzberg.
Sejarah
Setelah arsitek Roderich Fick memperluas Haus Wachenfeld menjadi Berghof untuk Hitler pada tahun 1936, Martin Bormann menugaskannya untuk membangun rumah teh di Mooslahnerkopf yang terletak tidak jauh dari kediaman di Obersalzberg tersebut. Namun, dalam katalog karya serta dalam rencana arsitektur dan memoar Eva Braun, tempat ini terdaftar sebagai "rumah teh di Moslahnerkopf".[1] Rumah teh berbentuk silinder ini dibangun pada tahun 1937 dan menjadi tempat tujuan favorit Hitler yang hampir setiap sore ia kunjungi, berbeda dengan Kehlsteinhaus. Pada 25 April 1945, kawasan di Obersalzberg diserang oleh Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF). Rumah teh ini tidak terkena bom. Bangunan tersebut akhirnya dihancurkan dan diratakan oleh pihak Amerika Serikat pada tahun 1951–1952 untuk mencegahnya digunakan sebagai tempat peringatan bagi Hitler.
Lokasi dan wujud bangunan
Rumah teh ini dibangun langsung di lereng bukit, yang merupakan kaki gunung dari Hoher Göll. Ruangan utama di lantai dasar memiliki diameter sembilan meter dan diterangi oleh tiga jendela besar, yang juga menyajikan pemandangan panorama terbatas ke arah Cekungan Berchtesgaden. Jaringan listrik, saluran air, dan saluran pembuangan juga dipasang di bangunan ini. Pintu masuk menuju rumah teh bundar ini berada di sisi lereng bukit.
Di tengah ruangan terdapat sebuah meja bundar dengan kursi-kursi berlengan berlapis kain empuk yang diatur mengelilinginya. Terdapat pula tempat duduk tambahan di sekeliling perabot utama tersebut. Ruangan ini juga dilengkapi dengan pilaster batu (yang dipasangi lampu kuningan) dan sebuah perapian.
Setelah bangunan bundar (rotunda) tersebut, terdapat sebuah bangunan penunjang berbentuk heksagonal sepanjang 12 meter. Di area yang lebih jauh—tersembunyi di dalam hutan sekitarnya sehingga tidak terlihat oleh para tamu—terdapat bungker perlindungan serangan udara untuk satu orang dan bangunan untuk para penjaga.[2]
Rutinitas harian

Hitler biasanya melakukan perjalanan dengan berjalan kaki selama 20 menit dari Berghof menuju rumah teh bersama anjingnya, Blondi, serta teman-teman terdekat dan para koleganya. Setelah menikmati teh, kopi, dan kue, Hitler sering kali tertidur dan diantar kembali ke Berghof menggunakan mobil.
Reruntuhan pascaperang

Sisa-sisa bangunan yang dulunya berada di dekat sebuah lapangan golf (lubang ke-13) akhirnya disingkirkan pada Agustus 2006 atas perintah pemerintah Bayern, setelah pembangunan Kempinski Hotel Berchtesgaden (awalnya bernama InterContinental dan sekarang menjadi Hotel Kempinski Berchtesgaden).[3][butuh rujukan] Saat ini tidak ada lagi sisa-sisa bangunan yang tertinggal, tetapi titik pemandangan panorama tersebut masih ada. Tempat ini sempat dibangun kembali untuk sebuah film tentang Albert Speer dan Hitler. Sebuah bungker perlindungan serangan udara untuk satu orang masih tersisa di dalam hutan terdekat.
Sumber
Referensi
- ↑ James A. Yannes (2013), The Encyclopedia of Third Reich Tableware (dalam bahasa Jerman), Trafford Publishing, hlm. 602, ISBN 978-1-4669-9985-5
- ↑ Franz Wilhelm Seidler, Dieter Zeigert (2000), Die Führerhauptquartiere: Anlagen und Planungen im Zweiten Weltkrieg (dalam bahasa Jerman) (Edisi 2), München: Herbig, hlm. 261, ISBN 3-7766-2154-0
- ↑ Die Geheimnisse der Alpenfestung
Bacaan tambahan
- GUIDO, Pietro (2013). Hitler's Berghof and the Tea-House (Edisi 2). Milan: ISEM. ISBN 978-88-87077-07-0.
- Walden, Geoffrey R. (2014). Hitler's Berchtesgaden – A Guide to Third Reich Sites in the Berchtesgaden and Obersalzberg Area. Fonthill Media. ISBN 978-1-78155-226-1.
