Senin, 21 September 2026
02:57 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Sistem kompetisi

Sistem Pertandingan yang Dipakai Suatu Turnamen

Sistem kompetisi adalah sistem pertandingan yang dipakai dalam suatu turnamen, biasanya olahraga, yang mempertemukan setiap peserta dengan peserta lainnya secara lengkap. Sebagai contoh, dalam suatu turnamen dengan delapan peserta, setiap peserta akan bertemu/bertanding dengan tujuh peserta lainnya.
Sistem kompetisi yang paling umum dipakai adalah sistem kompetisi penuh dan sistem setengah kompetisi. Dalam kompetisi penuh (bahasa Inggris: [double round-robin] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)), setiap peserta akan bertemu dengan peserta lainnya dua kali, biasanya satu pertemuan sebagai tuan rumah ("pertandingan kandang") dan satu pertemuan sebagai tamu ("pertandingan tandang"). Dalam sistem setengah kompetisi (round-robin), setiap peserta akan bertemu dengan semua peserta lainnya satu kali. Sistem kompetisi penuh dipakai dalam banyak kompetisi liga olahraga penting, seperti sepak bola dan bola basket. Sistem setengah kompetisi biasanya dipakai dalam suatu babak penyisihan suatu turnamen, yang sering kali dilanjutkan dengan sistem gugur.
Suatu turnamen setengah kompetisi dengan empat peserta diistilahkan dengan "quad".

Algoritma

  • Jika n {\displaystyle n} {\displaystyle n} adalah banyaknya peserta, suatu kompetisi penuh akan memerlukan n ( n − 1 ) {\displaystyle {\begin{matrix}{n}\end{matrix}}(n-1)} {\displaystyle {\begin{matrix}{n}\end{matrix}}(n-1)} pertemuan dan setengah kompetisi memerlukan n 2 ( n − 1 ) {\displaystyle {\begin{matrix}{\frac {n}{2}}\end{matrix}}(n-1)} {\displaystyle {\begin{matrix}{\frac {n}{2}}\end{matrix}}(n-1)} pertemuan.
  • Jika n {\displaystyle n} {\displaystyle n} genap, maka sebanyak n 2 {\displaystyle {\begin{matrix}{\frac {n}{2}}\end{matrix}}} {\displaystyle {\begin{matrix}{\frac {n}{2}}\end{matrix}}} pertemuan dapat diadakan secara paralel, asalkan tempat pertandingan mencukupi.
  • Jika banyaknya peserta ganjil, dapat ditambahkan satu "peserta bohong" (dummy), sehingga dalam setiap putaran ada satu peserta yang tidak bermain.

Pengurutan peringkat

Pengurutan peringkat dalam klasemen sistem kompetisi dilakukan dengan cara sbb:

  • Mengurutkan perolehan poin kumulatif setiap peserta.
  1. Menang poin +3
  2. Seri poin +1
  3. Kalah poin +0
  • Jika ada >1 peserta yang memperoleh poin kumulatif sama besar, maka selisih perolehan skor menjadi penentu.

Jenis olahraga

Beberapa jenis olahraga tergolong sistem kompetisi yaitu

JenisNormalPerpanjangan waktuAdu penaltiSistem poin
Sepak bola2 × 4530maksimal 5 poin
selisih 1 jika imbang 4-4
M=3, S=1, K=0
Futsal2 × 2020maksimal 5 poin
selisih 1 jika imbang 4-4
Kasti
Bola lantai
Bola jaring
Bola tangan
Basket4 × 1020maksimal 5 poin
selisih 1 jika imbang 4-4
M=2, K=1
Basket 3x3
Voli
Voli pantai
Polo air
Sepak takraw
Sofbol
Bisbol
Hoki lapangan
Hoki ruangan
Hoki es
Kriket
Rugbi

tenis meja

Aturan undi grup

Jika pertandingan memiliki lebih dari 5 peserta dan dilakukan babak grup serta babak gugur, maka rumus babak grup sebagai berikut:

JumlahJumlah grupJumlah kelompok yang ikut diuji
(batas bawah-batas atas)
n {\displaystyle n} {\displaystyle n} 2 n {\displaystyle 2^{n}} {\displaystyle 2^{n}} 2 n .3 {\displaystyle 2^{n}.3} {\displaystyle 2^{n}.3} ( 2 n .3 ) − 1 {\displaystyle (2^{n}.3)-1} {\displaystyle (2^{n}.3)-1}
013 – 5
126 – 11
2412 – 23
3824 – 47
41648 – 95

Lihat pula


Ikon rintisan

Artikel bertopik olahraga ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan