Sabtu, 26 September 2026
16:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Rhabdodon

Rhabdodon

Rhabdodon
Rentang waktu: Kapur Akhir (Maastrichtian), ~70–66 jtyl
250px-Rhabdodon_priscus_mount.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerangka rekonstruksi
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Dinosauria
Klad: †Ornithischia
Klad: †Neornithischia
Famili: †Rhabdodontidae
Genus: †Rhabdodon
Matheron, 1869
Spesies:
†R. priscus
Nama binomial
†Rhabdodon priscus
Matheron, 1869

Rhabdodon (berarti "gigi bergalur") adalah genus dari dinosaurus ornithopoda yang hidup di Eropa sekitar 70-66 juta tahun lalu pada periode Kapur Akhir. Mereka memiliki bentuk tubuh yang serupa dengan dinosaurus Hypsilophodontidae (ornithopoda non-iguanodontidae). Analisis filogenetika modern menemukan karakteristik ini sebagai pengelompokkan yang tidak alami, dan menyatakan bahwa Rhabdodon merupakan anggota basal dari Iguanodontia. Merupakan yang paling besar di antara kerabatnya, Rhabdodon dapat tumbuh hingga panjang 4 meter dan berat 250 kg, dengan beberapa spesimen dapat tumbuh hingga 6 meter panjangnya.[1]

Referensi

  1. ↑ Paul, Gregory S. (2016). The Princeton Field Guide to Dinosaurs. Princeton University Press. hlm. 312. ISBN 978-1-78684-190-2. OCLC 985402380.
Avemetatarsalia
Ornithischia
Ornithopoda
    • lihat di bawah↓
Hypsilophodontidae?
Elasmaria
Rhabdodontomorpha
Tenontosauridae?
Rhabdodontidae
Dryosauridae
Hadrosauriformes
Iguanodontidae
Hadrosauroidea
    • lihat di bawah↓
Notohypsilodon comodorensis

Rhabdodon priscus

Ouranosaurus nigeriensis
Lambeosaurinae
Parasaurolophini
Lambeosaurini
Saurolophinae
Brachylophosaurini
Austrokritosauria
Kritosaurini
Saurolophini
Edmontosaurini
Qianjiangsaurus changshengi

Tlatolophus galorum Lambeosaurus lambei Gryposaurus? alsatei

Shantungosaurus giganteus
Artikel yang berkaitan
Iknotakson
Ootakson
Nomina dubia
Artikel lainnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan