Minggu, 11 Oktober 2026
15:17 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Hypsilophodon

Hypsilophodon

Bagikan:
Hypsilophodon
Rentang waktu: Kapur Awal, 130–125 jtyl
330px-HypsilophodonBrussels.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Replika fosil di Institut Sains Brussels
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Dinosauria
Klad: †Ornithischia
Klad: †Neornithischia
Famili: †Hypsilophodontidae
Genus: †Hypsilophodon
Huxley, 1869
Spesies:
†H. foxii
Nama binomial
†Hypsilophodon foxii
Huxley, 1869

Hypsilophodon (/ˌhɪpsɪˈlɒfoʊdɒn/; berarti "gigi berjambul tinggi") adalah genus dari dinosaurus neornithischia yang hidup di wilayah yang sekarang merupakan Inggris Raya dan Romania, pada periode Kapur Awal. Secara tradisional Hypsilophodon dianggap sebagai anggota awal dari kelompok ornithopoda, tetapi studi terbaru mempertanyakan hal tersebut.

Sisa fosil pertama dari Hypsilophodon ditemukan pada 1849;[1] spesies tipenya, Hypsilophodon foxii, dinamai pada 1869. Penemuan fosil yang melimpah di Pulau Wight memberi impresi yang baik mengenai bentuk tubuh dari hewan ini. Hewan ini merupakan neornithischia yang kecil dan gesit, dan berjalan dengan dua kaki. Mereka merupakan sebuah herbivor, dengan kemungkinan diet omnivor. Panjangnya 1.5 sampai 2 meter, dan beratnya sekitar 20 kilogram. Hypsilophodon memiliki kepala berparuh tajam yang digunakan untuk menggigit material tumbuhan, seperti burung beo masa kini.

Beberapa studi yang ketinggalan zaman memberi beberapa miskonsepsi umum mengenai hewan ini, salahsatunya adalah ide bahwa Hypsilophodon memiliki zirah, hidup dipohon (arboreal), dan dapat ditemukan pada area di luar Pulau Wright. Penelitian dari tahun-tahun setelahnya menunjukkan bahwa ide tersebut salah.

Referensi

  1. ↑ P.M. Galton, 2009, "Notes on Neocomian (Lower Cretaceous) ornithopod dinosaurs from England - Hypsilophodon, Valdosaurus, "Camptosaurus", "Iguanodon" - and referred specimens from Romania and elsewhere", Revue de Paléobiologie, Genève 28(1): 211-273
Avemetatarsalia
Ornithischia
Ornithopoda
    • lihat di bawah↓
Hypsilophodontidae?
Elasmaria
Rhabdodontomorpha
Tenontosauridae?
Rhabdodontidae
Dryosauridae
Hadrosauriformes
Iguanodontidae
Hadrosauroidea
    • lihat di bawah↓
Notohypsilodon comodorensis

Rhabdodon priscus

Ouranosaurus nigeriensis
Lambeosaurinae
Parasaurolophini
Lambeosaurini
Saurolophinae
Brachylophosaurini
Austrokritosauria
Kritosaurini
Saurolophini
Edmontosaurini
Qianjiangsaurus changshengi

Tlatolophus galorum Lambeosaurus lambei Gryposaurus? alsatei

Shantungosaurus giganteus
Artikel yang berkaitan
Iknotakson
Ootakson
Nomina dubia
Artikel lainnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan