Selasa, 22 September 2026
12:28 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Dryosaurus

Dryosaurus

Dryosaurus
Rentang waktu: Jura Akhir, 155–145 jtyl
330px-Beneski_Museum_of_Natural_History_Dryosaurus_altus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
D. altus, Museum Sejarah Alam Beneski
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Dinosauria
Klad: Ornithischia
Klad: Neornithischia
Famili: Dryosauridae
Genus: Dryosaurus
Marsh, 1894
Spesies tipe
Dryosaurus altus
(Marsh, 1878) [originally Laosaurus altus]
Other species
Artikel takson sembarang

Dryosaurus (/ˌdrəˈsɔːrəs/ berarti 'kadal pohon', dari Yunani δρῦς (drys) berarti 'pohon, ek', σαυρος (sauros) 'kadal'; namanya merefleksikan habitat hutan dari

dinosaurus ini, bukan merujuk kepada gigi pipinya yang secara rancu berbentuk daun ek seperti yang terkadang dianggap orang) adalah genus dari dinosaurus ornithopoda yang hidup pada periode Jura Akhir. Dryosaurus merupakan anggota dari Iguanodontia (sebelumnya diklasifikasikan sebagai anggota Hypsilophodontiae). Fosil dari genus ini sudah ditemukan pada Amerika Serikat barat, dan pertamakali ditemukan pada akhir abad ke-19. Valdosaurus canaliculatus dan Dysalotosaurus lettowvorbecki awalnya dianggap sebagai spesies dari Dryosaurus.[1][2][3]

Bedasarkan spesimen yang diketahui dari Dryosaurus, paleontolog mengestimasikan panjang dari dinosaurus ini dapat mencapai 3 meter dan berat 100 kilogram.[4] Namun karena belum pernah ditemukan spesimen dewasa, paleontolog masih belum mengetahui pasti ukuran dewasa dari dinosaurus ini.[5]

Referensi

  1. Tom R. Hübner; Oliver W. M. Rauhut (2010). "A juvenile skull of Dysalotosaurus lettowvorbecki (Ornithischia: Iguanodontia), and implications for cranial ontogeny, phylogeny, and taxonomy in ornithopod dinosaurs". Zoological Journal of the Linnean Society. 160 (2): 366–396. doi:10.1111/j.1096-3642.2010.00620.x.
  2. McDonald AT, Kirkland JI, DeBlieux DD, Madsen SK, Cavin J, et al. (2010). Farke AA (ed.). "New Basal Iguanodonts from the Cedar Mountain Formation of Utah and the Evolution of Thumb-Spiked Dinosaurs". PLOS ONE. 5 (11): e14075. Bibcode:2010PLoSO...514075M. doi:10.1371/journal.pone.0014075. PMC 2989904. PMID 21124919.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  3. Galton, P.M., 1977. "The Upper Jurassic dinosaur Dryosaurus and a Laurasia-Gondwana connection in the Upper Jurassic", Nature 268(5617): 230-232
  4. Paul, Gregory S. (2010). "Ornithischians". The Princeton Field Guide to Dinosaurs. Princeton: Princeton University Press. hlm. 214–316. doi:10.1515/9781400836154.214. ISBN 9781400836154.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  5. Horner, John R.; de Ricqlés, Armand; Padian, Kevin; Scheetz, Rodney D. (2009). "Comparative long bone histology and growth of the "hypsilophodontid" dinosaurs Orodromeus makelai, Dryosaurus altus, and Tenontosaurus tillettii (Ornithischia: Euornithopoda)". Journal of Vertebrate Paleontology. 29 (3): 734–747. doi:10.1671/039.029.0312. S2CID 86277619.
Avemetatarsalia
Ornithischia
Ornithopoda
    • lihat di bawah↓
Hypsilophodontidae?
Elasmaria
Rhabdodontomorpha
Tenontosauridae?
Rhabdodontidae
Dryosauridae
Hadrosauriformes
Iguanodontidae
Hadrosauroidea
    • lihat di bawah↓
Notohypsilodon comodorensis

Rhabdodon priscus

Ouranosaurus nigeriensis
Lambeosaurinae
Parasaurolophini
Lambeosaurini
Saurolophinae
Brachylophosaurini
Austrokritosauria
Kritosaurini
Saurolophini
Edmontosaurini
Qianjiangsaurus changshengi

Tlatolophus galorum Lambeosaurus lambei Gryposaurus? alsatei

Shantungosaurus giganteus
Artikel yang berkaitan
Iknotakson
Ootakson
Nomina dubia
Artikel lainnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan