Rabu, 07 Oktober 2026
10:40 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Revolusi Oranye

Revolusi Oranye

Bagikan:
Revolusi Oranye
Bagian dari Revolusi warna
330px-Morning_first_day_of_Orange_Revolution.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Demonstran dengan simbol warna oranye berkumpul di Alun-alun Maidan Nezalezhnosti di Kyiv pada 22 November 2004.
Tanggal22 November 2004 – 23 January 2005
(2 bulan dan 1 hari)
LokasiUkraina, terutama Kyiv
Sebab
Tujuan
MetodeDemonstrasi, pembangkangan sipil, perlawanan sipil, mogok kerja
Hasil
Pihak terlibat
Tokoh utama
Jumlah
Central Kyiv: hundreds of thousands up to one million by some estimates[5]
Jumlah korban
Korban jiwa1 man died from a heart attack[6]
250px-Orange_rev2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Revolusi Oranye di Ukraina, 2004

Revolusi Oranye (bahasa Ukraina:Помаранчева революція, Pomarancheva revolyutsiya) adalah rangkaian protes dan even politik yang terjadi di Ukraina mulai akhir November 2004 hingga Januari 2005, tepat setelah selesainya pemilu Ukraina tahun 2004 yang dituding telah dicemari oleh korupsi besar-besaran, intimidasi terhadap para pemberi suara, dan penipuan hasil pemilu. Kiev, ibu kota Ukraina, menjadi pusat gerakan revolusi ini dengan ribuat pemrotes berdemonstrasi setiap hari.

Protes yang menjalar ke seluruh negeri tersebut berhasil dan hasil pemilu dibatalkan serta pemilu ulang diselenggarakan oleh pemerintah pada tanggal 26 Desember, 2004. Di bawah tekanan pengamat internasional dan lokal, pemilu ulang ini disebut sebagai "bersih dan bebas". Hasil akhir menunjukkan kemenangan bagi Victor Yushchenko yang pada pemilu pertama dikalahkan oleh pesaingnya, Victor Yanukovych. Yushchenko dinyatakan pemenang pemilu dan diangkat menjadi presiden pada tanggal 23 Januari 2005 di Kiev.

Lihat pula

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Presidential election of Ukraine, 2004.

Bacaan lanjutan

  • Paul D'Anieri, ed. Orange Revolution and Aftermath: Mobilization, Apathy, and the State in Ukraine (Johns Hopkins University Press; 2011) 328 pages
  • Tetyana Tiryshkina. The Orange Revolution in Ukraine - a Step to Freedom (2nd ed. 2007)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan