Minggu, 20 September 2026
08:01 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Revolusi Jerman 1848

Revolusi negara-negara Jerman 1848[1] atau dikenal dalam teks sejarah nasional Jerman sebagai Revolusi Maret (Märzrevolution) merupakan istilah yang dipakai untuk menggambarkan rangkaian demonstrasi dan kerusuhan di beberapa negara bagian anggota Konfederasi Jerman (Deutscher Bund ) yang berlangsung mulai Maret 1848 sampai dengan akhir musim panas 1849. Pengaruh revolusi ini menggema pula hingga ke negara-negara tetangga seperti Hungaria, Italia utara, dan bagian Polandia (Poznan). Peristiwa ini menandai dimulainya proses perlahan-lahan menuju terbentuknya negara Jerman dan Austria modern.

Revolusi Maret merupakan imbas langsung dari gelombang revolusi di Italia pada bulan Januari 1848 menentang kekuasaan dinasti Habsburg dari Austria dan dinasti Bourbon dari Spanyol. Pada bulan Februari 1848 bangkit pula revolusi di Prancis yang berakibat turunnya raja Louis Philippe dari Prancis. Semua revolusi ini mengusung tema sama, yaitu restorasi politik. Situasi status quo politik seusai Perang Napoleon berakibat pada represi oleh kaum monarkis dan borjuis terhadap kaum pekerja (buruh), petani, dan liberal.

Demonstrasi dan kerusuhan pertama-tama terjadi di wilayah Kadipaten Agung (Grossherzogtum) Baden yang berbatasan dengan Prancis. Dalam beberapa minggu kemudian meluas ke negara-negara anggota Konfederasi lainnya. Mereka menuntut dijalankannya pemerintahan liberal dari Berlin sampai Wina dan pelaksaanan pemilihan umum bagi parlemen nasional. Pemicu revolusi ini juga adalah sensor oleh pemerintah yang sangat ketat serta penerapan pajak yang tinggi di beberapa wilayah (misalnya di Pfalz oleh pemerintah Kerajaan Bayern) sehingga warga merasa terbebani.

Pada awalnya revolusi ini mendapat tanggapan positif dengan dikendurkannya sensor dan pembebasan pajak terhadap petani. Sejak musim gugur 1848 usaha-usaha untuk mendorong pembentukan konstitusi bagi cita-cita Reich Jerman mulai melemah, bahkan akhirnya cita-cita pembentukan negara Jerman bersatu (termasuk Austria) digagalkan oleh tentara Prusia dan Austria secara militer. Walaupun gagal secara keseluruhan, revolusi ini berhasil mengumpulkan dan mengkristalisasi sendi-sendi dasar bagi terbentuknya negara Jerman kelak.

Catatan kaki

  1. Judul artikel sesungguhnya kurang tepat karena belum ada negara Jerman pada saat itu. Judul ini diambil semata-mata untuk mempersingkat penamaan.
40px-Germany_flag-map-icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Jerman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan