Minggu, 04 Oktober 2026
00:44 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Revolusi EDSA II

Revolusi EDSA II

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang Revolusi EDSA pada bulan Januari 2001. Untuk upaya revolusi serupa pada bulan April 2001, lihat EDSA III. Untuk Revolusi EDSA pada tahun 1986, lihat Revolusi EDSA.
Revolusi EDSA Kedua
Wakil Presiden Gloria Macapagal Arroyo mengucapkan sumpah pada waktu dilantik menjadi Presiden Filipina ke-14.
Tanggal17–20 Januari 2001
(3 hari)
LokasiFilipina, terutama di Jalan Raya Epifanio de los Santos, Metro Manila
SebabGagalnya negosiasi selama sidang pemakzulan Presiden Joseph Estrada pada bulan Desember 2000
TujuanPelengseran Joseph Estrada sebagai presiden
MetodeUnjuk rasa
HasilKemenangan pihak oposisi
Pihak terlibat

Oposisi
Pembelot militer:[1]

Lainnya:

  • Demonstran sipil anti-Estrada

Kelompok keagamaan:[1]

Kelompok militan:[1]

Kelompok individu:

Tokoh utama
Jumlah
100.000[8] hingga 250.000[9] demonstran

Revolusi EDSA Kedua (Inggris: Second EDSA Revolution; Tagalog: Ikalawang Rebolusyon sa EDSA), juga dikenal sebagai Revolusi Kekuatan Rakyat Kedua, EDSA 2001, atau EDSA II (diucapkan sebagai EDSA Two atau EDSA Dos (EDSA Dua)), merupakan aksi protes politik yang berlangsung dari tanggal 17 hingga 20 Januari 2001, yang secara damai melengserkan pemerintahan Joseph Estrada, Presiden ketigabelas Filipina.[8] Sebelumnya, Estrada menghadapi tuduhan korupsi yang sedang diselidiki oleh Kongres Filipina. Ia kemudian menghadapi proses pemakzulan yang dibuka pada tanggal 16 Januari. Keputusan beberapa senator untuk tidak memeriksa surat yang konon akan membuktikan kesalahan Estrada memicu protes besar-besaran di Tempat Ziarah EDSA di Metro Manila. Seruan agar Estrada mengundurkan diri semakin besar di hari-hari berikutnya, dengan Angkatan Bersenjata Filipina menarik dukungan mereka kepada presiden pada 19 Januari. Pada 20 Januari, Estrada meninggalkan jabatannya tanpa mengundurkan diri secara resmi dan melarikan diri dari Istana Malacañang bersama keluarganya. Ia digantikan oleh Wakil Presiden Gloria Macapagal-Arroyo, yang telah dilantik menjadi presiden oleh Ketua Mahkamah Agung Hilario Davide Jr. beberapa jam sebelumnya.

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 Baumgartner, Jody; Kada, Naoko, ed. (Jan 1, 2003). "Weak Institutions and Strong Movements: The Case of President Estrada's Impeachment and Removal in the Philippines". Checking Executive Power: Presidential Impeachment in Comparative Perspective (Edisi illustrated). Greenwood Publishing Group. hlm. 45–63. ISBN 9780275979263.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Tubeza, Philip C.; Aning, Jerome (Oktober 15, 2000). "Priest exorcises Estrada 'demons'". Philippine Daily Inquirer. hlm. A1, A16. Diakses tanggal November 30, 2025. Lina, who said he was parting ways with the President 'out of love' for his longtime friend, gave Mr. Estrada a 72-hour deadline to 'humble himself and repent.'{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Bordadora, Norman; Trinidad-Echavez, Andrea; Herrera, Christine (Januari 18, 2001). "'Stay on Edsa until evil is conquered by good'". Philippine Daily Inquirer. hlm. A1, A14. Diakses tanggal November 30, 2025. Laguna Gov. Joey Lina[...] asked all governors and mayors to speak up against Mr. Estrada, saying 'there cannot be local autonomy under the present administration.'{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Saludar, Ely (Desember 18, 2000). "Walkout banta ng prosecution panel" [Walkout warned by the prosecution panel]. Philstar.com (dalam bahasa Filipino). Diakses tanggal November 30, 2025. Hinikayat din ni Bagong Alyansang Makabayan Secretary-General Teodoro Casino ang mga prosecutor na mag-walkout sa paglilitis kapag nagpakita ng kawalang-galang sa proseso ng Konstitusyon ang mga senador.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Rivera, Blanche (Desember 28, 2000). "Kompil to put up scoreboard for senators". Philippine Daily Inquirer. hlm. A1, A14. Diakses tanggal November 30, 2025. Bayan secretary general Teodoro Casiño said the first major protest action for next year would be held on Jan. 2 on the Senate grounds. He said this would be followed by another big mass action on Jan. 15[...]{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Araneta, Sandy; Ramirez, Joanne Rae; Arquiza, Rey; Mendez, Cristina; Marichu, Villanueva; Crisostomo, Sheila; Jaymalin, Mayen; Alquitran, Non; Laude, Pete; Romero, Paolo; Estabillo, Matthew; Calica, Aurea; Dones, Liberty; Suarez, Wilfredo (Januari 18, 2001). "EDSA II to Erap: Resign". Philstar.com. Diakses tanggal November 30, 2025.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. 1 2 Eder, Ederic P. (Agustus 13, 2007). "Edsa 2 leaders split over Erap fate in plunder case". GMA News Online. Diakses tanggal November 30, 2025. At the helm was the 21-year-old Raymond Palatino, a convenor of Erap Resign Youth Movement and chair of the UP Student Council. Gari Lazaro, also 21 at that time, led a group of students under the Student Council Alliance of the Philippines.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 "Estrada: A Tarnished Legacy". The Wall Street Journal. Januari 22, 2001.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Filipinos rally to oust the president". The Guardian. Januari 19, 2001.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan lanjutan

Pranala luar

20px-Flag-map-of-philippines.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Filipina ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.


Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan